Polri Sebut Istri Hakim PN Medan Diduga Otak Pelaku Pembunuhan

15.44


Beritaterheboh.com - Polisi menangkap pelaku pembunuhan hakim PN Medan, Jamaluddin. Ada tiga orang yang ditangkap termasuk istri korban.

"Kemarin Polda Sumatera Utara yang mem-backup Polrestabes Medan berhasil menangkap pelakunya. Ada 3 pelaku, yang pertama adalah istri korban (ZH), kemudian bersama 2 orang suruhannya (JP dan R)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono di PTIK, Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

Argo menyebut istri hakim PN Medan diduga otak pembunuhan. Keterangan rinci akan disampaikan Polda Sumut.


"Yang terpenting kami sampaikan pelakunya sudah terungkap, pelakunya 3 di mana otaknya itu istrinya sendiri," sambung Argo.


Hakim Jamaluddin ditemukan tewas oleh warga di dalam mobil berpelat nomor BK-77-HD di area kebun sawit Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (29/11).

Irjen Agus Andrianto saat menjabat Kapolda Sumut mengatakan kasus ini merupakan pembunuhan berencana.

"Ini pembunuhan berencana, pembunuhan berencana itu agak relatif butuh waktu untuk mengungkapnya," ujar Agus, Sabtu (14/12). (abw/fdn/detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2FttuRW
via IFTTT

Pompa Air Tak Berfungsi, Polda Panggil Kasudin SDA Jakbar

15.14
Beritaterheboh.com -  Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memanggil Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat Purwanti Suryandari untuk mengklarifikasi terkait pompa air yang tidak berfungsi saat banjir.

Berdasarkan surat panggilan kepolisian, Purwanti dipanggil pada Senin (6/1) kemarin oleh Subdit III Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Pemanggilan Purwanti dilakukan berdasarkan laporan informasi nomor R/LI/03/I/2020/Ditreskrimsus tanggal 2 Januari 2020.


Dalam surat itu dijelaskan bahwa Purwanti dipanggil terkait tidak berfungsinya alat pompa penyedot air yang berakibat banjir pada Rabu (1/1) di wilayah Daan Mogot Jakarta Barat.

"Yang bersangkutan dipanggil untuk diklarifikasi terkait dengan fungsionalisasi dan atau malfungsi pompa air yang kesemuanya terkait dengan tata kelola air," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Selasa (7/1).

Yusri menuturkan laporan informasi itu dibuat oleh anggota polisi dari hasil pemantauan saat melakukan proses evakuasi korban banjir.

Yusri mengatakan sampai saat ini Purwanti hanya dimintai klarifikasi saja berkaitan dengan tidak berfungsinya pompa itu, karena yang bersangkutan menjabat sebagai Kasudin SDA Jakbar.

"Yang bersangkutan hanya diminta untuk mengklarifikasi," ujar Yusri.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengakui bahwa pompa air di Jakarta tak mampu menghadapi cuaca ekstrem. Hal ini diungkapkan Anies menyusul sejumlah pompa yang dikabarkan tidak sanggup menampung debit air.

"Tentu dengan curah hujan yang ekstrem maka kemampuan pompa untuk mengalirkan dibandingkan dengan hujan yang jatuh memang tidak seimbang, jadi itu faktanya," kata Anies di Kampung Makassar, Jakarta, Minggu (5/1).

Ketika meninjau banjir, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi juga mendapati pompa air rusak sehingga tidak dapat bekerja maksimal mengurangi banjir. Dia pun menyarankan agar Anies mengecek seluruh petugas dan alat berat yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta menjelang cuaca ekstrem.

"Karena kami turun ke lapangan contoh kecil yang paling gampang buat penyedot air ternyata enggak berfungsi, kesiapan kita sekali lagi siap saya rasa ditanggulangi," ujarnya.(Cnnindonesia.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/2sKTC8q
via IFTTT

Curhat Martunis, Terkendala Dana & Butuh Sponsor Datangkan Cristiano Ronaldo ke Pernikahannya

14.14

Beritaterheboh.com - Martunis Sarbini sangat berharap ayah angkatnya, pesepak bola Cristiano Ronaldo, bisa hadir di acara pernikahannya. 

"Kalau berharap, iya sangat berharap. Semoga saja dia datang, dia ada waktu," harap Martunis saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2020). 

Martunis yang selamat dari bencana tsunami Aceh saat tahun 2004 akan melangsungkan pernikahan dengan Sri Wahyuni bulan depan

Sementara itu, resepsi pernikahan pria kelahiran 1997 ini dan Sri Wahyuni baru akan digelar setelah Lebaran nanti. 

Namun, Martunis mengaku terkendala dana apabila ingin menghadirkan Ronaldo ke pernikahannya di Aceh. 

"Kalau misalnya ada waktu pasti kita undang. Karena kita butuh investor untuk sponsorin dia untuk dia datang ke sini. Tetapi, kalau misalnya dia enggak sibuk, datang," ucap Martunis.

Atas dasar itu, Martunis rupanya belum berani mengundang secara resmi sang ayah angkat menjadi saksi pada hari bahagianya. 

"Kalau misalnya mencoba undang sih belum, tapi mereka sudah tahu. Saya chat melalui asistennya. Kita kan harus siapkan juga masalah keamanan dia. Kalau Ronaldo itu keamanannya nomor satu," jelas Martunis. 

Selain itu, Martunis berpendapat, jika mengundang Ronaldo maka acara pernikahan harus dilakukan di gedung, tak mungkin hanya di rumah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terkendala Dana, Martunis Butuh Sponsor Datangkan Cristiano Ronaldo ke Pernikahannya", 

from Berita Heboh https://ift.tt/39MpKsX
via IFTTT

Pengantin Pria Ngamuk di Pernikahan, Istrinya Dituduh Pakai Pelet

13.44

Beritaterheboh.com - Pernikahan seharusnya menjadi momen paling indah yang dialami setiap pasangan. Tetapi, pengantin pria asal Vietnam ini telah merusak momen indah tersebut karena tiba-tiba ngamuk di hari pernikahannya.

Pada video yang viral, awalnya resepsi pernikahan tampak berjalan mulus. Tiba-tiba pengantin pria meluapkan emosinya dengan melempar gelas. Ia terus melampiaskan amarahnya dan membuat para tamu terkejut.

Pada mulanya netizen marah dengan mengungkapkan bahwa pengantin pria tidak sopan kepada orangtua pengantin wanita dan para tamu. Tetapi banyak netizen berubah pikiran setelah menemukan kebenaran di balik perilaku pengantin pria yang tidak biasa.

Menurut Sin Chew, mempelai laki-laki marah oleh ayahnya sendiri karena mempermalukan pengantin perempuan dan ayah mertuanya di depan para tamu. Setelah kejadian itu, pengantin pria menjelaskan kepada publik bahwa ayahnya tidak setuju dengan pernikahan mereka, karena pengantin wanita memiliki latar belakang keluarga yang buruk.

Namun, pernikahan tetap dilaksanakan setelah mereka berhasil melalui rintangan dan perjuangan yang cukup panjang. Mempelai pria menjelaskan bahwa ia tidak berharap ayahnya mempermalukan ayah mempelai wanita di depan umum.

Menurutnya, sang ayah menyebut jika mempelai wanita menggunakan sihir atau ilmu 'pelet' agar putranya jatuh cinta padanya. Karena tak mampu membalas ucapan ayahnya, ia malah melampiaskan dengan kemarahan dan resepsi pernikahan dihentikan.

Pengantin pria juga mengakui bahwa ia tahu apa yang dilakukannya adalah salah, tetapi ia masih berpikir bahwa ayahnya tidak seharusnya secara terbuka mempermalukan pengantin wanita dan keluarganya dalam resepsi pernikahan mereka.(detik.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/37EZz5q
via IFTTT

Sempat Geger Burung Kacer Seharga Rp 150 Juta Hilang di Bagasi Garuda. Ini Kabar Terbarunya..

11.44
Beritaterheboh.com - Kasus hilangnya burung kacer seharga Rp 150 juta milik warga bernama Rendy Lesmana di dalam bagasi pesawat Garuda Indonesia berakhir secara damai.

Pihak Garuda mengakui kelalaian mereka dalam menyusun barang di bagasi sehingga menyebabkan sangkar rusak dan burung lepas.

"(Kami akui) ada kesalahan dari kita. (Jadi) sebagai bentuk tanggung jawab, sesuai kesepakatan, kami beri kompensasi," kata General Manager Gapura Pontianak, Jerry Widjanarko, Senin (6/1/2020) malam.

Baca juga: Kasus Burung Kacer Seharga Rp 150 Juta Hilang di Bagasi, Garuda Indonesia Akui Lalai

Jerry enggan mengungkapkan besaran kompensasi yang diberikan. Dia hanya menegaskan, peristiwa hilangnya burung tersebut tidak ada unsur kesengajaan.

Jerry juga memastikan bahwa petugas yang menyebabkan hilangnya burung kacer itu mendapat sanksi atas kelalaian yang dilakukan.

"Yang bersangkutan menyatakan kelalaiannya. Ada tindakan kedisiplinan, diberikan pembinaan. Surat pembinaan agar tidak terulang lagi," tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Rendy Lesmana, si pemilik burung berencana menyumbangkan uang kompensasi sebagai ganti rugi kehilangan ke panti-panti asuhan.

Meski demikian, Rendy juga enggan mengungkapkan besaran kompensasi yang diterima.

"Uang kompensasinya akan kita sedekahkan ke panti asuhan atas nama kicau mania seluruh Indonesia," kata Rendy.

Diberitakan sebelumnya, seorang penumpang Garuda dari Jakarta ke Pontianak, Kalimantan Barat, Rendy Lesmana, mengaku kehilangan seekor burung kicau berjenis kacer seharga Rp 150 juta yang disimpan di bagasi pesawat.

Burung itu, merupakan salah satu burung kicau yang dibawa Rendy ke Jakarta dari Pontianak, untuk mengikuti kontes kicau mania, Kamis (12/12/2019).

Rendy terbang dari Jakarta ke Pontianak, Selasa (17/12/2019), dengan membawa 8 ekor burung yang terdiri dari 3 jenis burung, murai 3 ekor, kacer 2 ekor, dan burung love bird 3 ekor.

"Pesawatnya pukul 18.15 WIB. Sampai di Pontianak sekitar pukul 20.00 WIB, dan langsung menuju antrean bagasi," kata Rendy, Kamis (19/12/2019).

Namun, setelah semua sangkar diperiksa satu per satu, burung kacer sudah tidak ada.

Baca juga: Kronologi Hilangnya Burung Kacer Seharga Rp 150 Juta di Bagasi Garuda Indonesia



Kondisi bagian atas sangkar juga rusak dan masih berbungkus kain.

Menurut Rendy, dia telah mengikuti semua prosedur untuk membawa burungnya dengan penerbangan maskapai Garuda.

"Kami tidak mau burung ini stres, burung ini untuk kontes tingkat nasional, enggak mungkin kami gunakan kargo, karena kami jaga stamina dan kondisi burung, jangan sampai stres," ujarnya. (kompas.com Kontributor Pontianak, Hendra Cipta)

from Berita Heboh https://ift.tt/2T0mPXq
via IFTTT

Remaja Perempuan yang Viral Joget di Pinggir Jalan Ditetapkan Jadi Tersangka

11.14
Beritaterheboh.com -  Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, aparat Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru menetapkan FD (19), warga Pasar Putih, remaja perempuan yang viral joget di pinggir Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (2/1/2020) lalu dan rekannya RM (19), warga Cipta Karya sebagai tersangka atas penyalahgunaan narkoba.

Keduanya ditetapkan tersangka karena berdasarkan hasil tes urine mereka positif menggunakan narkoba.

"Keduanya sudah kita naikkan statusnya sebagai tersangka. Keduanya mengakui memakai narkoba," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, melalui Kasatres Narkoba Kompol Deddy Herman, Jumat (3/1/2020) siang, dikutip dari TribunJabar.id.

Baca juga: Remaja Perempuan yang Viral Joget di Pinggir Jalan Positif Gunakan Narkoba

Dikatakan Deddy, dalam kasus narkoba setiap tersangka tidak bermakna sebagai pelaku melainkan juga bisa sebagai korban.

"Dalam Undang-Undang Narkotika, bisa saja tersangka adalah korban. Jadi mereka tetap di sini (Mapolresta) dulu, sambil menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan sementara. Sampai nanti menunggu keputusan lebih lanjut. Kita akan koordinasikan dulu ke BNNK," jelasnya.

Kepada polisi, kedua tersangka yang bukan pasangan suami istri ini mengaku mengonsumsi narkotika jenis sabu di salah satu hotel yang ada di Pekanbaru, pada saat pergantian malam tahun baru.

Baca juga: 4 Fakta Video Remaja Perempuan Joget di Pinggir Jalan, Viral di Medsos dan Positif Gunakan Narkoba

Dari pengakuan FD, kata Deddy, saat akan diantar pulang pada Rabu (1/1/2020) siang, ia mengonsumsi lagi narkotika jenis ekstasi.

"Mereka murni hanya memakai narkotika pada malam tahun baru, memasuki subuhnya. Kemudian siangnya pengakuan wanita (FD) itu, dia ketemu seseorang di hotel katanya dikasih ekstasi. Itu keterangannya. Masih kita dalami siapa," jelasnya.

Setelah video FD viral di media sosial, sambungnya, polisi langsung mengamankan keduanya dari kediamannya masing-masing, petugas kemudian melakukan penggeledahan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya barang bukti narkotika yang disimpan.

Baca juga: Remaja Perempuan yang Viral Berjoget di Pinggir Jalan Disiram dengan Air Parit

Eddy mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya kepada FD dan RM, mereka beberapa kali mengonsumsi narkotika ada sebulan 1 kali, atau sebulan 2 kali.

Ditambahkan Deddy, keduanya kemungkinan akan menjalani proses assessment di BNNK Pekanbaru.

"Kemungkinan assessment. Tapi masih ditelusuri. Benar-benar dipastikan dulu mereka ini adalah korban penyalahguna narkoba. Jika sudah tentunya tindakan paling tepat mereka direhab di BNNK," ungkapnya.

Baca juga: Viral Video Remaja Perempuan Diduga Mabuk Joget di Pinggir Jalan Disiram Air Got

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja perempuan yang diduga mabuk akibat menggunakan narkoba, joget di pinggir Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru, Riau.



Dalam video berdurasi 30 detik yang beredar di pesan WhatsApp, yang dilihat Kompas.com, Kamis (2/1/2020), remaja tersebut tampak berjoget sambil duduk dekat sepeda motor matic.

Sejumlah warga yang berada di lokasi tampak menyiram tubuh remaja itu dengan air di parit. Baju hitam bermotif bunga dan celana jeans panjang yang dipakainya tampak basah. Warga juga terlihat memberikan susu kaleng.

"Dinetralisir dulu. Kasian lah gitu," kata seorang warga dalam rekaman video tersebut.(kompas.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/35unAe3
via IFTTT
Trucker Set Down Coffee Mug, Allegedly Caused Fatal Crash - Newser

Trucker Set Down Coffee Mug, Allegedly Caused Fatal Crash - Newser

09.47

(Newser) – Police in Indiana say a fatal crash on an interstate happened after a trucker took his eyes off the road to set down his coffee mug, reports Fox News. The crash occurred Sunday morning on I-65 when a semi plowed into eight vehicles that had slowed down ahead, says the Boone County Sheriff's Office. One vehicle ended up pinned against a guardrail and caught on fire; its three occupants were declared dead at the scene. They were identified as Mariah Tomey, 21; Kaylee Kirk, 19; and Hadley Tomey, just a year old. Fourteen people were injured.

The truck's driver, 34-year-old Mathew Lewis Small, has been charged with three felony charges of reckless homicide, reports the Indianapolis Star. He told authorities that he'd been heading northbound when he looked to set down his mug and then crashed into the slowing vehicles. The sheriff's office says distracted driving is a major cause of accidents, and "in this case, we believe it was a contributing factor." (Another crash killed five on the Pennsylvania Turnpike.)

Let's block ads! (Why?)



"mug" - Google News
January 07, 2020 at 03:00AM
https://ift.tt/35xBxrr

Trucker Set Down Coffee Mug, Allegedly Caused Fatal Crash - Newser
"mug" - Google News
https://ift.tt/2PkclyJ
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update