Siswi yang Diteror Gegara Tak Berjilbab di Sragen Akhirnya Pindah Sekolah. Pengakuan sang Ayah Jadi Sorotan

10.33

Beritaterheboh.com -  Siswi SMA Negeri 1 Gemolong Sragen, Z yang diteror karena tak berjilbab, akhirnya pindah sekolah. Berikut ini pernyataan ayah Z, Agung Purnomo tentang keputusan itu.

"Saya pindahkan ke sekolah swasta di Solo," ujar orang tua Z, Agung Purnomo, dihubungi detikcom, Minggu (19/1/2020).

Agung melanjutkan, Z sudah mulai masuk di sekolah barunya sejak Jumat (17/1). Dirinya mengungkapkan, setelah mendapatkan sekolah baru, Z langsung bisa berinteraksi baik dengan teman-teman sekelasnya. Kondisi psikologis Z pun diakuinya berangsur membaik.

"Sudah berangsur-angsur baik, dia sudah merasa di tempat barunya dia menemukan teman-teman yang katanya seru. Kemarin kan sempat stres banget, sempat diare terus berat badannya sampai gering (kurus), turun lima kilogram," lanjutnya.

Agung sendiri merasa lebih tenang usai anaknya pindah sekolah. Menurutnya, masih banyak faktor yang membuatnya memilih untuk memindahkan anaknya ke sekolah lain. Namun pihaknya tidak bisa mengutarakan hal ini ke publik.

"Banyak hal yang saya nggak kemukakan di luaran, tapi sudah saya sampaikan waktu mediasi dengan bupati kemarin," tambah dia.

Agung menuturkan, langkah yang dilakukannya selama ini semata-mata dalam kapasitas wali murid yang berhak dan berkewajiban mendukung anaknya untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik. Selain itu, dirinya sebagai warga negara juga merasa harus punya kepedulian dan fungsi kontrol terhadap sesuatu yang dianggapnya tidak benar."Saya sudah sampaikan (waktu mediasi), dan itu sudah bukan kapasitas saya lagi untuk menyelesaikannya. Saya sudah matur (bilang) ke semua pihak yang hadir, ini sudah harus negara yang menyelesaikan," imbuhnya.

Agung meminta insiden teror yang menimpa anaknya menjadi pembelajaran semua pihak. Terutama dirinya menunggu tindakan nyata dari pemerintah, untuk memastikan institusi pendidikan bersih dari intoleransi.

"Di sana (sekolah) itu ratusan orang tua mempercayakan anaknya untuk dididik menjadi generasi-generasi kita yang siap menyongsong masa depan, saya berpikirnya ke arah itu, bukan ke arah individual saya. Biar anak saya jadi martir, yang terpenting ke depannya harus lebih baik. Kalau tidak, harus ada tindakan tegas dari pemerintah. Paling tidak Pancasila itu adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar," jelasnya.(detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/38f6pyW
via IFTTT

Bayinya Disebut Tak Dapat Warisan dari Mendiang Lina, Ini Komentar Teddy

10.03
Beritaterheboh.com - Teddy Pardiyana, suami amarhum Lina Zubaedah mengaku tak takut mendengar kabar bahwa bayinya disebut tak mendapat hak warisan.

Menurut Teddy Pardiyana, bayinya tersebut akan mendapat rezeki lain, sehingga ia dan bayinya tak perlu takut dengan kabar yang beredar itu.

"Iya enggak apa-apa (dikabarkan enggak dapat warisan). Enggak usah takut si kecil pasti Allah kasih rezeki," kata Teddy kepada Tribunnews.com, Minggu (19/1/2020).

Dikatakan Teddy, almarhumah istrinya sudah bersikap adil dan akan membagi rata seluruh aset yang dimiliki.

Hal tersebut sudah sempat ia sampaikan di hadapan awak media, namun tak tersampaikan ke khalayak umum.

"Almarhumah istri adil dan bijak semua kebahagian apa yang kita miliki, anak-anak harus merasakan, makanya saya pernah utarakan di media tapi sayang enggak tersampaikan malah di cut," ujarnya.

"Sekarang ditambah ada laporan luka/memar di jenazah baru dihubungkan dengan warisan," bebernya.

Bayi buah cinta pernikahan Teddy dan Lina dikabarkan tak berhak atas aset harta milik Lina, sebab bayi Teddy tak masuk ke dalam surat ahli waris yang dituliskan oleh Lina.

Aset harta warisan Lina yang bernilai total 10 miliar itu kabarnya akan diserahkan seutuhnya pada empat anak hasil pernikahan Lina dan mantan suami Lina, Sule.



Tribunwow.com

from Berita Heboh https://ift.tt/2NIhjVV
via IFTTT

Dituding Plagiat Lagu Demeises Band, Ini Respon Al Ghazali

09.03

Beritaterheboh.com -  Al Ghazali belum lama ini merilis lagu terbarunya yang berjudul Kesayanganku. Lagu yang menjadi soundtrack sinetron ini juga berhasil masuk ke dalam trending musik di YouTube Indonesia dan telah ditonton lebih dari 2 juta kali.


Namun, seiring dengan populernya lagu tersebut, banyak netizen yang menyebut Kesayanganku itu sangat mirip dengan lagu Dengarlah Bintang Hatiku yang dipopulerkan Demeises Band.

Dari situlah muncul dugaan kalau karya baru Al Ghazali itu hasil plagiat. Namun alih-alih kesal, Al Ghazali justru menyikapinya dengan santai.

"Kalau aku sebagai penyanyi bukan pencipta, tanggapanku sendiri gimana ya, kan pencipta (lagu) nya sama jadi gimana dia mau bikin chordnya gimana juga," kata Al Ghazali di kantor Suara.com, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020).


Menurut putra Sulung Ahmad Dhani ini, kedua lagu tersebut sama-sama dibuat oleh musisi Dodhy, eks gitaris Kangen Band. Karenanya, Al Ghazali tidak mau terlalu ambil pusing.

"Kaya Dewa, chord ini mirip lagu Dewa yang ini. Ya penciptanya sama-sama Ahmad Dhani, ya hak dia. Kecuali kalau penciptanya beda baru aku ada perasaan malu, tapi ini penciptanya sama, mas Dodhy," jelas Al Ghazali.(suara.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/36cmFPE
via IFTTT

Fakta Kecelakaan Bus di Subang yang Bawa Rombongan Posyandu Depok

08.33
Beritaterheboh.com - Sebuah bus pariwisata terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Raya Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (18/1) sore. Bus tersebut diketahui memuat rombongan kader Posyandu Kota Depok.

Kecelakaan itu berawal saat bus berjalan dari arah Bandung ke Subang. Namun, karena sopir diduga tidak mampu mengendalikan kendaraannya di tikungan, bus tersebut justru menabrak pembatas dan terguling.


Berikut fakta-fakta kecelakaan tersebut:

Rombongan dari Tangkuban Parahu
Salah satu keluarga korban menyebut, bus tersebut memuat rombongan kader Posyandu Kota Depok yang baru pulang berwisata di Gunung Tangkuban Parahu. Acara itu beragendakan perpisahan pengurus.

“Jalan-jalan ke Tangkuban Parahu, PP (Pulang-Pergi). Acaranya mah kata dia perpisahan bidan di posyandu,” ucap salah satu keluarga korban, Junaedi, di RSUD Kota Depok, Minggu (19/1).

Sopir Bus Meninggal
Dalam kecelakaan ini, sopir bus yang bernama Dede Purnama juga menjadi korban meninggal. Untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut, polisi akan memeriksa korban dan pemilik bus.

"(Akan periksa pemilik bus). Nanti, (dari pemeriksaan tersebut) dilihat faktor terjadinya laka, apakah faktor manusia atau kendaraannya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso saat dihubungi, Minggu (19/1).

8 Orang meninggal
Selain sopir bus, kecelakaan tersebut juga menewaskan 7 penumpang. Berikut identitas korban tewas dalam insiden ini:

1) Nama : DEDE PURNAMA, laki-laki, umur 41 tahun, pekerjaan pengemudi, alamat Kp. Cikuda Rt. 35/16 Kec. Gunung Putri Kab. Bogor. (SOPIR Bus)

2) Nama : MARIA KHRISTINA KHRISNIATY, perempuan, umur 40 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kp. Blok Citayam Ds. Bojong Pondok Terong Kec. Cipayung Kota Depok.

3) Nama : MAYA SUSILAWATI, perempuan, umur 43 tahun, pekerjaan Wiraswasta/kondektur, alamat Jl,. Bakung raya No. 129 Rt. 02/04 Kel. Depok Jaya Kec. Pancoran Mas Kota Depok.

4) Nama : FITRIYAH MAHRI, perempuan, umur 57 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kp. Bojong bambon No. 72 Rt. 06/05 Kel. Bojong Pondok terong Kec. Cipayung Kota Depok.

5) Nama : RIRI APRIYANTI, perempuan, umur 37 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kp. Pondok Tirta Mandala Blok Q-3 No. 13 Rt. 04/17 Kec. Cilodong Kota Depok.

6) Nama : DIAH LARASATI, perempuan, umur 51 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Pos Citayam No. 7 Rt. 04/12 Kel. Bojong Pondok Terong Kec. Cipayung Kota Depok.

7) Nama : NAHRUYATI, perempuan, umur 57 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kp. Bojong No. 29 Rt. 05/02 Ds. Pondok Terong Kec. Cipayung Kota Depok.

8) Nama : ENI INDRIYANI, perempuan, umur 46 tahun, pekerjaan Ibu Rumah tangga, alamat Kp. Pala Bali No. 26 Rt. 07/06 Kel. Pondok Terong Kec. Cipayung Kota Depok.

30 Penumpang Terluka
Akibat kecelakaan ini, 10 penumpang mengalami luka berat dan 20 lainnya luka ringan. Dari jumlah tersebut, 10 orang yang dirujuk ke RSUD Kota Depok sudah boleh pulang, sedangkan 3 lainnya masih dirawat. Sedangkan korban lainnya dirawat di RSUI.

Wali Kota Depok Mohammad Idris memastikan, seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung Pemkot Depok. Selain itu, korban yang memiliki BPJS Kesehatan bisa langsung menggunakannya.

"Bagi korban yang dirawat di RSUD Kota Depok otomatis gratis, sedangkan yang dirawat RSUI jika memang pasien ada BPJS maka bisa digunakan, jika belum punya maka menggunakan biaya tak terduga (BTT) kesehatan untuk perawatan sampai mereka sembuh," kata Idris, seperti dikutip dari Antara, Minggu (19/1).

from Berita Heboh https://ift.tt/2G6M5Ug
via IFTTT

7 Film Horor Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak

18.37
Sejumlah film horor karya sineas Indonesia berhasil menyedot jutaan penonton. Antara rasa penasaran dengan takut membuat orang berbondong-bondong menonton film yang membuat bulu kuduk berdiri ini.
SEJUMLAH film horor karya sineas Indonesia berhasil menyedot jutaan penonton. Antara rasa penasaran dengan takut membuat orang berbondong-bondong menonton film yang membuat bulu kuduk berdiri ini. Berikut daftar film horror Indonesia terlaris.

1. Pengabdi Setan (4,2 juta/2017)*

Film arahan sutradara kondang, Joko Anwar, ini merupakan film horor remake dengan judul sama pada tahun 80-an. Film yang dirilis pada 2017 ini mengisahkan tentang Rini beserta bapak, ibu, dan ketiga adiknya yang terpaksa pindah ke rumah neneknya setelah rumah mereka dijual untuk pengobatan ibunya.
Ibunya sakit selama tiga setengah tahun tanpa diketahui penyebabnya. Setelah ibu meninggal, keluarga ini mulai mengalami teror dari sosok hantu perempuan yang menyerupai ibu mereka hingga akhirnya terkuak masa lalu keluarganya yang terlibat dalam suatu perjanjian dengan Iblis.

2. Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur (3,3 juta/2018)

Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur merupakan film remake era 80-an yang pernah dibintangi oleh ratu film horor Suzzanna. Dibintangi oleh Luna Maya dan Herjunot Ali, film ini menceritakan mengenai suami istri, Satria dan Suzzanna, yang belum dikaruniai anak selama tujuh tahun menikah.

Hingga suatu ketika, kehamilan yang ditunggu-tunggu ini akhirnya tiba. Namun nahas, Suzzanna terbunuh saat rumahnya sedang disambangi perampok yang ingin balas dendam kepada Satria. Anehnya, Suzzanna masih tampak hidup dan beraktivitas seperti biasa di keesokan harinya.

3. Danur: I Can See Ghosts (2,7 juta/2017)

Danur: I Can See Ghosts, merupakan film yang diangkat dari novel laris karya Risa Saraswati, menceritakan tentang pengalaman Risa dengan teman-teman gaibnya. Diperankan oleh Prilly Latuconsina, pada hari ulang tahunnya ke-8, Risa meminta seorang teman menemaninya, karena kesibukan ibunya yang membuat dia merasa kesepian di rumah.
Ibunya, Elly, mendapati Risa sedang bercanda dengan sahabatnya yang ternyata hantu. Elly memutuskan untuk melakukan berbagai cara agar bisa memisahkan mereka dan pindah dari rumah tersebut.

4. Jailangkung (2,5 juta/2017)

film arahan Jose Poernomo dan Rizal Mantovani, dibintangi oleh Amanda Rawles dan Jefri Nichol ini menceritakan tiga gadis yang ingin menguak misteri ayah mereka yang ditemukan koma secara misterius. Dengan bantuan Rama (Jefri Nichol) dan seorang pilot, mereka menemukan jailangkung yang membuka rahasia gelap di masa lalu dan kini membahayakan nyawa mereka.

5. Asih (1,7 juta/2018)

Asih, merupakan spin-off dari waralaba film Danur. Film ini menceritakan tentang Asih, seorang perempuan yang mengakhiri hidupnya lantaran mengalami banyak kejadian nahas. Terutama sejak dia diusir oleh orang tuanya karena hamil di luar nikah. Begitu pula dengan tetangga di kampungnya yang mencemooh Asih.

Sehari setelah Asih wafat, arwahnya kini menghantui Puspita (Citra Kirana) yang sedang hamil besar tinggal tidak jauh dari lokasi Asih bunuh diri. Terornya semakin menjadi-jadi setelah Puspita melahirkan bayinya.

6. Sabrina (1,3 juta/2018)

Film ini mengisahkan seorang pembuat boneka Sabrina, Aiden, yang baru saja menikah dengan Maira. Kehadiran Maira belum bisa diterima Vanya, anak angkat Aiden, karena dia belum merelakan bundanya, Andini, yang baru saja meninggal.

Kejadian aneh mulai muncul ketika Vanya melakukan permainan Pensil Charlie untuk memanggil bundanya. Kejanggalan-kejanggalan pun mulai terjadi, seperti boneka Sabrina yang berpindah tempat sendiri, kotak musik berbunyi, dan Vanya yang suka berbicara sendirian. Hingga akhirnya, kejadian mistis ini juga menimpa Maira dan Aiden.

7. Mata Batin (1,2 juta/2017)

Mata Batin menceritakan tentang Alia (Jessica Mila) yang harus pindah dari Bangkok dan kembali ke Jakarta setelah kedua orang tuanya meninggal. Dia dan Abel, adiknya yang masih remaja, pindah ke rumah masa kecil mereka yang jauh dari pusat kota.
Setelah menempati rumah tersebut, sikap Abel mulai berubah. Dia bisa melihat makhluk halus dengan mata batinnya. Hingga akhirnya mereka meminta bantuan seorang paranormal, Bu Windu (Citra Prima).

Pasangan Kekasih asal Sragen Kepergok Mesum di Parkiran Mal Solo

18.37
Petugas Laka Satlantas Polresta Solo menemukan bungkus kondom di dalam mobil Jazz yang menabrak petugas sekuriti Solo Paragon Mall, Sabtu (18/1/2020).
Sepasang kekasih kepergok sedang berbuat mesum di dalam mobil saat sedang parkir di Solo Paragon Mall. Lantaran panik, pengemudi menabrak petugas sekuriti yang memergokinya dan berusaha kabur. Namun akhirnya, pasangan mesum itu berhasil ditangkap dan harus berurusan dengan polisi.

Detik-detik mobil menabrak petugas sekuriti terekam di CCTV dan viral di media sosial. Pengemudinya belakang diketahui bernama Bekti Nugroho (40), warga Mijehan, Gemolong, Kabupaten Sragen, sementara pasangannya Desy Ita (27), warga Pungkrik, Sragen. Adapun petugas sekuriti mal yang ditabrak bernama Andika.

Kanit Laka Satlantas Polresta Solo Iptu Adis Gani Garta menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis, (17/1/2020), sekitar pukul 17.55 WIB. Saat itu, petugas sekuriti parkiran mal, Andika, merasa curiga setelah melihat mobil Honda Jazz abu-abu AD 8941 HN yang pakir di lantai P1. Kondisi lampu mobil menyala dan ternyata pengemudi berada di dalam dan diduga berbuat mesum.

Saat petugas mengetuk pintu mobil untuk menegur, Bekti dan pasangannya terlihat panik. Bekti langsung menghidupkan mesin mobil bernomor polisi AD 8941 HN. Pelaku kemudian tancap gas meninggalkan lokasi parkiran mal.

Melihat pengemudi mobil itu berusaha kabur, Andika mencoba menghentikan laju kendaraan. Namun, bukannya berhenti, Bekti malah menabrak Andika dari depan hingga terpelanting.

Melihat kejadian tersebut, karyawan mal lain mencoba mengejar pelaku dengan bantuan pengemudi ojek maupun taksi online yang biasa mangkal di kawasan Solo Paragon Mall. Warga yang mengetahui kejadian itu juga ikut mengejar pelaku. Mereka berhasil menemukan Bekti dan menghajarnya, sebelum akhrinya diserahkan ke polisi.

“Pelaku berhasil ditangkap di daerah Sukoharjo. Warga kemudian menyerahkannya ke petugas Satlantas Polresta Solo,” kata Adis Gani Garta.

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku panik saat perbuatan asusilanya terpergok. Karena malu, pelaku kabur dengan mobilnya dan menabrak salah seorang satpam mal tersebut. Polisi juga telah mengamankan mobil pelaku dan menemukan kasur lipat serta bungkus kondom di dalamnya.

“Kami menemukan ada alat kontrasepsi di dalam mobil, kasur busa dan tisu, bantal di bagian belakang mobil,” ujarnya.

Sementara korban sudah dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan intensif karena sempat mengeluh kesakitan di bagian dada setelah ditabrak mobil pelaku. Hasil pemeriksaan, korban luka ringan.

Setelah Kerajaan Agung Sejagat, Kini Muncul Kerajaan Jipang

18.37

Munculnya Kerajaan Agung Sejagat memancing perhatian untuk menyoroti keberadaan kerajaan-kerajaan lain yang juga kembali bermunculan. Salah satunya ada Kerajaan Jipang di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Namun Nama Kerajaan Jipang bukan hal baru.

Kerajaan ini sudah ada sejak abad 15, ini dibuktikan dengan peninggalan sejarah yang ada di Desa Jipang Kabupaten Blora. Namun kini sudah tak ada lagi Kerajaan Jipang, yang ada hanya pemerintahan desa dan petilasan Kadipaten Jipang. Kepala dinas pemuda olahraga dan kebudayaan pariwisata Kabupaten Blora juga menegaskan tak ada kemunculan Kerajaan Jipang di Kabupaten Blora yang ada hanya sekedar kirab budaya.

Sebelumnya Keraton Kerajaan Jipang muncul kepermukaan setelah 2016 lalu, melakukan kirab budaya demi melestarikan warisan budaya namun Keraton Kerajaan Jipang diklaim berbeda dengan Kerajaan Agung Sejagat yang mengelabui orang lain demi meraup keuntungan.