Kutip Ayat Al Quran dan Injil, Petinggi Sunda Empire Ajak Ikut Sistemnya

21.33
Beritaterheboh.com - Raden Rangga alias HRH Rangga, petinggi Sunda Empire berharap pemerintahan seluruh dunia mengikuti sistemnya.

Hal ini disampaikannya dalam video berjudul "Rangga Sasana Sunda Empire HARAPAN dan Penjelasan Tatanan Dunia" yang diunggah tanggal Sabtu (18/1/2020) di Youtube.

Dalam video berdurasi 1.35 menit ini, Rangga bahkan mengutip istilah dalam Al Quran, Injil, Undang-undang Dasar (UUD) 1945 dan Pancasila.

“Harapan ke depan adalah bagi kami Sunda Empire menginginkan negara-negara dan pemerintahan seluruh dunia berkaitan dengan persoalan manusia mengikuti sistem internasional, yaitu sistem Sunda Empire," tutur Rangga.

Katanya, proses tatanan bagi keseluruhan itu akan "mewujudkan apa yang ditentukan Allah yang maha kuasa”.

Rangga mengatakan, "Dalam Al Quran disebut baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Di dalam injil disebutkan bahwa kerajaan surga akan turun. Di dalam tatanan kita, UUD 45 dan Pancasila disebutkan bahwa untuk mencapai adil makmur.”

Ia meyakini tatanan itu dapat terwujud jika dilakukan bersama-sama meskipun dengan cara yang berbeda.

"Persoalan ini mari kita wujudkan bersama, apa pun jalannya dari masing-maisng mereka di luar, silahkan," ujarnya.

Ia melanjutkan,"Lah ini kita saling menghargai dan menghormati. Terpenting adalah tidak merugikan masyarakat, juga tidak mengganggu stabilitas nasional"

Ia mengklaim, Sunda Empire justru akan melahirkan tatanan yang menyelamatkan bumi dan umat.

Dipantau BIN

Kepala Badan Intelijen Negara, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, mengatakan, mereka telah lama mendeteksi keberadaan “Keraton Agung Sejagat” dan “Sunda Empire” yang baru muncul dan membuat geger publik.

“Itu kami sudah lama mendeteksinya, tetapi baru muncul (ramai),” ujar dia, kepada wartawan selepas acara pelantikan PB e-Sports, di Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu.

Begitupun dengan Sunda Empire, bahwa BIN telah lama mengetahui keberadaan kerajaan itu dan bahkan telah berada di bawah radar dan pemantauan mereka sejak dulu.

Berdasarkan pengamatan BIN, kata dia, memang ada beberapa “kerajaan” itu merupakan bagian dari keraton Nusantara.

Meski begitu, aparat kepolisian baru akan memproses secara hukum jika benar-benar ada unsur pidana di dalamnya.

“Yang penting ada memang keraton-keraton yang tergabung dalam kerajaan Nusantara. Lain hal kalau ada unsur pidananya di dalamnya. Di antaranya sekarang yang dikembangkan masalah penipuan dan lain-lain, itu yang ditelusuri,” katanya.(suara.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2NJ1P3V
via IFTTT

Ini Pengakuan Calon Istri Raden Rangga Sasana Petinggi Sunda Empire, Pangkatnya Mentereng

21.33


Beritaterheboh.com - Usai ramai kemunculan kerajaan Keraton Agung Sejagat (KAS) di Purworejo, kini ramai kemunculan Sunda Empire di Bandung.

Salah satu petinggi Sunda Empire diketahui warga Brebes, Raden Rangga Sasana.

Raden Rangga Sasana yang merupakan warga asli Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Brebes, itu memiliki nama asli Edi Raharjo.

Ia tinggal di rumah sederhana bercat putih bersama adiknya, Ratna, dan ibunya, Siyem.

Hanya saja, keduanya tidak bersedia diwawancarai.

Calon istri Raden Rangga alias Edi Raharjo, Dewi Alfiyah (25) mengatakan, pernah mendengar soal Kerajaan Sunda Empire.

Hanya saja, saat itu Dewi mengaku tidak begitu tertarik soal tersebut.

"Yang saya pernah dengar, Mas Rangga yang merupakan petinggi sunda Empire.

Dia berpangkat Letnan Jenderal Imperial Force The Pentagon dengan nama Ki Ageng Rangga Sasana," katanya, Senin (20/1/2020).

Sebagai calon istri, Dewi cukup banyak tahu tentang Raden Rangga.

Belakangan, Raden Rangga sering mengabarinya jika sedang sibuk mendatangi undangan media untuk wawancara Sunda Empire.

Berbeda dari Dewi, para tetangga dan kerabat justru mengaku tidak tahu menahu soal aktivitas Raden Rangga.

Seorang kerabat, Susi (32) mengatakan, Edi Raharjo diketahui jarang pulang ke rumah.

Sekali pulang, Edi selalu mengumpulkan banyak orang di rumahnya tersebut.

"Kalau orangnya (Edi--red) jarang pulang."

"Terakhir ketemu sekitar seminggu lalu."

"Di rumah hanya kumpul-kumpul sama teman temannya, habis itu pergi lagi," kata Susi di rumahnya.

Meski masih kerabat dekat, Susi yang rumahnya bersebelahan, mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait keterlibatan Edi Raharjo dalam Sunda Empire.

Dia beberapa kali menyaksikan bahwa Edi Raharjo sering mengenakan seragam loreng lengkap layaknya serdadu.

"Di sini tidak ada yang tahu apa-apa."

"Hanya beberapa kali pernah melihat dia mengenakan seragam yang aneh."

"Pakaian doreng seperti tentara," lanjutnya.

Senada, Lilis (48), tetangga Raden Rangga mengaku sering melihat Raden Rangga melakukan pertemuan di rumah orangtuanya.

"Kalau tidak siang ya malam."

"Banyak yang datang dan kumpul-kumpul di situ."

"Setelah melakukan pertemuan pergi lagi," tutur Lilis.

Sementara, seorang tokoh masyarakat Desa Grinting, Wamadiharjo Susanto, mengaku sangat mengenal Edi Raharjo alias Raden Rangga Sasana.

Diterangkan Wamad, sapaannya, sebelum berita Kerajaan Sunda Empire ini mencuat, Raden Rangga kerap melontarkan pengakuan yang bisa dibilang aneh.

"Saya tahu dia itu lulusan SPM Baros."

"Sekolah itu sudah lama tutup."

"Tapi tahu-tahu mengaku profesor."

"Kan heran, tapi bagi saya biarlah dia mengaku profesor, kita kan belum tahu prosesnya dia jadi profesor," kata Wamad yang juga anggota DPRD Brebes itu.

Yang paling mengherankan, lanjutnya, belakangan dia mengaku sebagai keturunan Prabu Siliwangi.

Sebagai warga asli Grinting, Wamad mengaku sedikit banyak tahu asal usul penduduk desa.

Kata Wamad, Raden Ranggasasana adalah anak dari pasangan Murwat (alm) dan Siyem alias Siyong.

Menurut Wamadiharjo mereka adalah warga asli Grinting.

"Saya hanya diam saja dengan pengakuan yang aneh aneh dari Edi."

"Terakhir mengaku keturunan Prabu Siliwangi."

"Tapi biar saja lah karena kami sudah terbiasa melihat keanehan dia," tuturnya.

Kepala Desa Grinting, Hartono mengaku pihaknya mengetahui warganya yang terlibat dalam Sunda Empire dari beberapa media masa.

Pihaknya memang tak mengetahui pasti apa aktivitas dari Edi Raharjo.

Sebab, keberadaannya jarang sekali terlihat di Desa Grinting.

"Tahu soal kabar ini dari televisi setelah beberapa kali muncul di pemberitaan media masa," kata Hartono.

Kabar keterlibatan Edi Raharjo alias Raden Rangga Sasana dalam Kerajaan Sunda Empire, membuat petugas Sat Reskrim Polres Brebes bersama Intel dan Unit Reskrim Polsek Bulakamba mendatangi rumah keluarga Edi Raharjo di Jalan Nila Desa Grinting, Senin (20/1/2020).

Mereka melakukan pengecekan rumah keluarga Edi Raharjo dan memintai informasi keluarga dan sejumlah tetangga.

Hal itu disaksikan langsung Kades Grinting, Hartono.

"Rumah yang bersangkutan yang berada di RT 07 RW 05 saat kami mendatangi lokasi nampak sepi.

Informasi terakhir penghuni rumah sedang ta'ziyah," pungkasnya.(Tribunnews.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/3axXham
via IFTTT

Polisi Telah Periksa Perdana Menteri Sunda Empire Nasri Banks. Ini Hasilnya

21.33


Beritaterheboh.com - Polisi masih menyelidiki keberadaan Sunda Empire. Polisi telah memintai keterangan dari tiga orang termasuk petinggi Sunda Empire yakni sang Perdana Menteri, Nasri Banks.

"Dari teman-teman penyidik Dirkrimum, kita ambil keterangan inisial NB atau perdana menterinya, sama anggotanya berinisial A, dan ada staf dari UPI," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga di Mapolda Jabar, Selasa (21/1).

Ke depan, Erlangga menambahkan, polisi bakal pula memintai keterangan ahli dari budayawan Sunda. "Nanti ada budayawan Sunda, kita mintai keterangan juga karena ada nama-nama Sunda kita mintai keterangan juga," ucap dia.

Erlangga menegaskan, polisi masih terus menyelidiki dan mendalami Sunda Empire. Adapun sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat soal Sunda Empire kepada polisi sehingga penyelidikan dilakukan dengan laporan model A atau temuan polisi.

"Kita masih terus berproses dalam hal ini penyidik masih mendalami keterangan," terang dia


Sebelumnya, Petinggi Sunda Empire, HRH Ki Ageng Ranggasasana menjelaskan, Sunda Empire merupakan lembaga tingkat dunia yang memiliki tujuan untuk menyejahterakan dan mewujudkan perdamaian dunia. Menurut dia, Sunda Empire beranggotakan negara dan pemerintahan di dunia.

Rangga menambahkan, Sunda Empire terdiri atas enam wilayah yang meliputi Atlantik sebagai pusat ibu kota dunia yang berada di Bandung sebagai titik nol, Sunda Nusantara, Sunda Archipelago, Sunda Eropa, Sunda Pasific, dan Sunda Mainland.

Polisi sudah periksa sejumlah anggota "Sunda Empire"


Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menyatakan sudah memeriksa dua anggota "Sunda Empire" untuk mendalami keberadaan kerajaan "fiktif" tersebut yang diduga memiliki motif serupa dengan "Keraton Agung Sejagat" di Jawa Tengah.

Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan pihaknya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum memeriksa pemimpin "Sunda Empire" berinisial NB, dan anggotanya berinisial A.

"Dia menyebut dirinya Perdana Menteri, berinisial NB, dan salah satu anggotanya berinisial A," kata Saptono di Bandung, Selasa.

Selain itu, kata Saptono, pihaknya juga telah memeriksa seorang staf dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) karena kampus tersebut pernah menjadi tempat berkegiatan "Sunda Empire".

Kemudian pihak kepolisian menurutnya akan melibatkan budayawan Sunda untuk membantu mencari titik terang sejarah yang diklaim oleh perkumpulan "Sunda Empire" tersebut.

"Nanti akan kita cek, kita teliti, bersama teman-teman dari ahli sejarah, budayawan Sunda, kan yang menyampaikan ini katanya ada sertifikat dari NATO (pakta pertahanan atlantik utara)," ujarnya

Sebelumnya, unggahan video tentang "Sunda Empire" sempat beredar pada Kamis (16/1) malam. Sejumlah konten mengenai "Sunda Empire" itu menyebar ke masyarakat melalui media sosial.

Salah satu video yang tersebar, berisi tentang sejumlah orang yang mengenakan atribut seperti militer lengkap dengan topi baret. Salah satu dari mereka ada yang berorasi tentang masa pemerintahan negara-negara yang akan berakhir pada 2020.(kumparan.com/Antaranews.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/2vb6Ls7
via IFTTT

Kata Uus Soal Rezekinya Dipotong Andhika Pratama: Nikita Ada Benernya

21.33
Beritaterheboh.com - Uus akhirnya buka suara mengenai perseteruan Nikita Mirzani dan Andhika Pratama yang menyeret namanya. Perseteruan itu diawali rasa sakit hati dengan Andhika, Nikita pun membocorkan bahwa Andhika punya karakter yang tak baik.

Niki, sapaan akrabnya, mengklaim bahwa Andhika menutup rezeki beberapa artis. Ia mengungkap nama-nama itu lewat unggahan di Instagram Story dengan menyebut beberapa inisial. Salah satunya komika berinisial 'U' yang diduga adalah Uus dan komedian 'N' yang diduga adalah Narji. Uus dan Narji pernah mengisi satu program televisi yang sama dengan Andhika. Niki menjelaskan bahwa Uus dan Narji dikeluarkan karena omongan Andhika.

Perkara awalnya, Nikita tersinggung ketika Andhika menganggap bahwa dia menjiplak konsep program acara yang dia pandu. Konsep wawancara dengan narasumber yang berbaring di kasur dianggap Andhika adalah konsep yang dia pelopori.

Nikita pun naik pitam karena sebelum Andhika pun sudah ada tayangan dengan konsep wawancara narasumber sambil berbaring di kasur. Itulah mengapa perseteruan Nikita dan Andhika jadi melebar kemana-mana.

Meski begitu, Uus mengaku bahwa apa yang disampaikan Nikita adalah fakta namun bukan semuanya.

"Apa yang diucap Niki ada benernya. Gue tidak membenarkan keseluruhan kalau Andhika motong rezeki gue, enggak," kata Uus lewat tayangan Insert.

Uus mengatakan bahwa dia memang sering beradu argumen dengan suami Ussy Sulistiawaty itu. Bahkan kru televisi sering melihat mereka cekcok.

“Mungkin yang diceritain Niki soal bagaimana kru yang ngomong pernah ngeliat gue sama Andhika adu bacot. Karena gue bertiga yang paling sering adu bacot gue sama Andhika,” lanjut ayah satu anak itu.

Uus pun ternyata langsung menghubungi mantan istri Sajad Ukra itu membahas fakta yang diucapkan Niki.

"Komunikasi, kemarin gue sempet teleponan gue mencoba untuk tidak ngomong karena gue takut salah ngomong karena yang namanya media tiba-tiba dipotong. Ya kita ngomongin fakta aja,” ungkap Uus.(viva.co.id)

from Berita Heboh https://ift.tt/38tSAMW
via IFTTT

Klarifikasi Gadis Cantik soal Isu Anak Kandung Ratu Keraton Agung Sejagat

21.33
Beritaterheboh.com - Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia baru-baru ini ditangkap polisi. Fanni ditangkap bersama sang raja, Toto Santoso lantaran dugaan penyebaran berita hoax dan mendirikan kerajaan palsu. Dari situ lah, kehidupan pribadi Fanni dikulik oleh netizen.

Salah satu yang menjadi sasaran adalah Ratu Kachita. Gadis cantik kelahiran 1999 itu disebut-sebut sebagai putri kerajaan. Ia disebut netizen sebagai putri atau princess karena Fanni mengunggah foto bersamanya dan menyebut Ratu Kachita di caption sebagai anak.

"Partner in Crime with luv daughter," tulis Fanni.

Sebelum foto itu diunggah, Fanni juga menyatakan rasa bangga pada Ratu Kachita karena lolos SNMPTN tahun 2017. Ia memberi selamat dan doa pada Ratu.

Lalu, pada 15 Januari 2020, Ratu Kachita membuat klarifikasi seputar hubungannya dengan Fanni. Namun, karena video live-nya hilang, ia menggunggah ulang video klarifikasi lewat Instagram Stories. Ratu Kachita mengaku Fanni bukan ibu kandungnya, namun sudah seperti ibu sendiri.

"Hai semuanya jadi aku akan menjelaskan kembali, apa hubungan aku dengan Mama Fanni Aminadia. Sebenarnya aku sudah menjelaskan ini di Live Instagram aku tanggal 15 Januari 2020, jam 9 malam, tapi bukan cara efektif, karena 24 jam itu udah hilang," kata Ratu Kachita.


"Jadi hubungan aku dengan Fanni Aminadia itu udah kayak Mama sendiri, dan udah kenal sama mama kandungku juga, ayah juga. Jadi kayak mama sendiri, mama itu baik, sayang, sabar, menginspirasi," sambungnya.

Ratu Kachita mengaku terakhir bertemu Fanni pada April 2019. Saat itu ia bawa teman-temannya ke Yogyakarta dan dikenalkan ke Fanni. Setelah itu, Ratu dan Fanni hilang kontak, tak berhubungan dengan intensif.

Menanggapi masalah penangkapan, Ratu mengaku kaget karena enggak tahu sama sekali. Banyak yang menanyakan padanya perihal penangkapan Fanni dan Keraton Agung Sejagat.

"Jadi yang DM maaf enggak bisa jawab karena aku enggak tahu. Tapi aku selalu support Mama Supaya mama bisa melewati cobaan ini, diberi kekuatan dan tabah," ujarnya.

Dukungan Ratu juga ia sampaikan lewat unggahan Instagram. Ia selalu mendukung dan mendoakan supaya Fanni kuat dan sabar melewati itu semua

"dear @fanniaminadia, kakak dan mamah @dianiyay hanya bisa mendoakan mama kuat, sabar, dan tabah melewati ujian ini," tulis Ratu Kachita.(Helobunda.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/38r7Fin
via IFTTT

Prabowo Jawab Kritik PKS soal Kunjungan Kerja Luar Negeri

21.33
Beritaterheboh.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto merespons kritik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) soal rangkaian kunjungan luar negeri yang ia lakukan. Prabowo berkata sejak menjabat Menteri Pertahanan dirinya memang perlu berkunjung dari satu negara ke negara lain.

"Memang kita butuh untuk keliling, menjajaki kemungkinan-kemungkinan," kata Prabowo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/1).

Menurut Prabowo rangkaian kunjungan kerjanya bertujuan untuk mempelajari alat utama sistem persenjataan sekaligus meminta dukungan dan kerja sama dengan sejumlah negara.

"Karena belum tentu alutsista itu diberi kepada kita untuk dibeli," kata dia.

Sejak dilantik pada 23 Oktober 2019, Prabowo telah melawat ke sejumlah negara, antara lain Malaysia, Thailand, Turki, China, Filipina, dan Jepang. Pekan lalu, Prabowo melakukan kunjungan ke sejumlah negara Eropa seperti Prancis dan Jerman. 

Kunjungan itu merupakan bagian dari tugas Prabowo untuk memperkuat kerja sama pertahanan dengan berbagai negara.

Rangkaian kunjungan kerja itu disoroti oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS Mardani Ali Sera. Dia mengingatkan Prabowo bahwa Presiden Jokowi pernah meminta agar pejabat negara meminimalkan jumlah kunjungan ke luar negeri.

"Jokowi saat 16 Agustus 2019 lalu sudah mengingatkan agar meminimalkan kunjungan ke luar negeri," kata Mardani lewat pesan singkat kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (15/1).


Bahkan, lanjutnya, Jokowi secara demonstratif menunjukkan bahwa kunjungan kerja ke luar negeri bisa dilakukan hanya lewat telepon seluler, mengingat dunia sudah saling terkoneksi saat ini.


Menurut Mardani, tak masalah Prabowo melakukan kunjungan ke luar negeri selama hal tersebut bisa memberikan dampak terkait kepastian investasi.

Dia juga mengatakan diperlukan transparansi dari kunjungan kerja ke luar negeri.

"Semua pejabat publik mesti siap untuk mendapat pengawasan dari publik. Karena dana yang digunakan memang dana masyarakat," kata Mardani.(cnnindonesia.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/3auEbCe
via IFTTT

Kesal Banyak Komentar Miring, Putri Delina Buat Peringatan Tegas!

21.33
Beritaterheboh.com - Putri Delina meminta publik tak lagi berpikiran negatif terhadap kematian ibunya. Adik Rizky Febian itu juga meminta orang agar tak emncampuri urusannya.

Kepergian Lina Zubaedah terus menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.

Mantan istri Sule tersebut memang cukup mengejutkan banyak pihak dengan kematiannya yang dirasa mendadak.

Tak hanya mendadak, kepergian Lina juga menjadi sorotan setelah Rizky Febian melaporkan kejanggalan kematian ibunya ke Satreskrim Polrestabes Bandung.

Hal itu dilatarbelakangi atas ditemukannya sejumlah lebam di tubuh Lina.


Spekulasi pun banyak bermunculan akibat adanya temuan-temuan tersebut.

Melihat banyaknya komentar miring atas kematian ibunya, Putri Delina pun merasa geram.

Anak kedua Sule itu lantas menuliskan sebuah pesan kepada publik untuk tidak mencampuri urusannya.

Hal tersebut terlihat pada tayangan YouTube di channel Putri Delina yang dipublikasi pada Senin (20/1/2020).

"Terima kasih mamah untuk segalanya, I love you mah!!!

Putri ingin menyampaikan permohonan maaf atas nama mamah pribadi, untuk kesalahan yang di sengaja maupun tidak di sengaja.

Putri minta semuanya stop untuk berpikirian yang tidak wajar atas semua ini, banyak hal yang tidak harus Putri sampaikan.

Jadi sekarang Putri minta kalian untuk doain mamah selalu, support Putri terus biar Putri-nya kembali tersenyum dan semangat menjalanakan semuanya.

Pesan dari Putri tidak usah mencampuri urusan orang," tulis Putri dengan background hitam.


Tulisan panjang tersebut ditulis Putri setelah menampilkan video kenangan terakhir bersama Lina di Garut.

Kala itu Lina dan anak-anaknya tengah menikmati liburan akhir tahun bersama di sebuah homestay.

Melihat pernyataan Putri, banyak warganet yang memberikan support untuk adik Rizky Febian itu.

Umrah Hamka
Semangat yaah .. ambil hikmahnya. Abaikan yang ga suka

Arlinda agury

Semangat terus kak putri, inshaa Allah bunda Lina Khusnul khatimah. Beliau orang baik, sudah terlihat dari auranya

Ilham Fadil

Keep strong grils , kamu hebat .
Jngn prnh dengarkan omongan yg kurang baik atau apapun itu anggap aja angin lalu . Ambil hikmah dr smuanya, buang yg negatifnya. Sukses selalu, allah bersamamuuuu

Tribunnews.com

from Berita Heboh https://ift.tt/2TEEZyq
via IFTTT