Mug Club: UCSD Universal Pre-K Program Registration - WKTV

Mug Club: UCSD Universal Pre-K Program Registration - WKTV

20.58
--> --> --> --> -->

Let's block ads! (Why?)



"mug" - Google News
January 21, 2020 at 08:01PM
https://ift.tt/36bcieT

Mug Club: UCSD Universal Pre-K Program Registration - WKTV
"mug" - Google News
https://ift.tt/2PkclyJ
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Viral Surat Edaran RW di Surabaya soal Iuran 2 Kali Lipat bagi Nonpribumi. Ini Penjelasan Warga

20.03
Beritaterheboh.com - Surat edaran hasil keputusan bersama RW 03 Kelurahan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, viral di grup WhatsApp. Pasalnya, dalam surat tersebut diterangkan bahwa setiap warga nonpribumi diwajibkan membayar iuran dua kali lipat jika ingin mendirikan bangunan di kelurahan setempat.

Salah seorang warga setempat Tulus Warsito (40) mengatakan surat edaran hasil keputusan warga RW 03 Kelurahan Bangkingan itu memang benar. Ia menjelaskan kata 'nonpribumi' yang ada di surat edaran bukan berkonotasi rasis. Namun berarti warga pendatang.

"Benar, tapi penjelasannya pribumi adalah warga asli kampung yang lahir dan besar di sana. Nonpribumi warga pendatang maksudnya. Bukan masalah ras, lo," kata Tulus kepada detikcom, Selasa (21/1/2020).

Bukan hanya di RW 03, lanjut Tulus, surat edaran hasil keputusan itu juga hampir ada di setiap RW yang ada di Kecamatan Lakarsantri. Tapi tidak semuanya mencantumkan istilah pribumi dan nonpribumi.

"Hampir semua RW yang ada di Kecamatan Lakarsantri ada begitu (surat edaran penarikan iuran). Tapi bahasanya tidak ada pribumi ya. Hanya warga asli dan pendatang," imbuh Tulus.

Menurut Tulus, peraturan penarikan iuran bagi warga pendatang sebenarnya sudah ada sebelumnya. Peraturan itu belum diberlakukan meski sudah diputuskan.

"Aturan itu ada sebelum kepemimpinan beliau (RW sekarang). Ini belum berlaku. Pas selesai rapat peraturan diedarkan. Terus gejolak," bebernya.


"Ini nanti malam kita gelar lagi rapat membahas persoalan itu," tambahnya.

Dalam surat tersebut disebutkan, peraturan telah disepakati oleh warga tertanggal 12 Januari 2020. Keputusan yang dihasilkan ada 21 poin. Keputusan berisi peraturan-peraturan yang harus ditaati warga asli dan warga nonpribumi.

Dari 21 poin tersebut, beberapa poin menyebutkan bahwa warga nonpribumi yang membangun rumah akan ditarik iuran Rp 1 juta. Uang itu untuk kas RT dan RW. Sedangkan warga nonpribumi yang akan membangun perusahaan dikenai iuran Rp 5 juta.(detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2tD6OMW
via IFTTT

Rocky Gerung Prediksi Jokowi Tak Sampai 2024, Ini Alasannya

18.03
Beritaterheboh.com - Pengamat politik Rocky Gerung memprediksi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jilid II tak akan sampai 2024. Sebab, ada persoalan yang dinilai sulit untuk diselesaikan hingga memengaruhi stigma masyarakat terhadap presiden.

Hal itu disampaikan Rocky Gerung lewat video unggahan kanal YouTube Rocky Gerung Official bertajuk Rocky Gerung: Saya Adalah ILC seperti dikutip Suara.com, Selasa (21/1/2020).

Rocky yang menjadi pembicara dalam sebuah acara mulanya menyinggung tanggapan miring terhadap Anies Baswedan soal banjir hingga kasus suap yang menyeret Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Menurutnya, kekinian kepercayaan masyarakat terhadap konstitusi pemerintah telah menurun.

"Dulu ada institusi yang kita percaya, satu KPK dan kedua KPU. Sekarang dua-duanya keropos. Jadi apa lagi hal yang bisa dipercaya dari institusi negara?," ucapnya.

Melihat kondisi sedemikian rupa, Rocky Gerung mengatakan muncul kegelisahan di pihak negara untuk memastikan masa depan pemerintahan.

"Karena itu banyak orang menganggap bahwa ini ada proses political decline atau pembusukan politik," lanjutnya.

Ia menambahkan, "Dan sekali pembusukan itu terjadi sebaiknya jangan ditahan, biarkan saja. Karena mesti terjadi pembusukan itu".

Rocky lantas menyoal keberlangsungan pemerintahan Jokowi Jilid II yang menurutnya tidak sampai 2024.

"Kalau orang berfikir bisa nggak presiden sampai 2024? Saya berfikir nggak nyampe tuh," tandasnya.

awaban itupun langsung disambut sorak penonton. Sementara Rocky kemudian membebekan alasana asumsinya tersebut.

"Bukan saya inginkan dia enggak nyampe, tapi dia sendiri akan bikin dirinya enggak nyampe karena tadi ketidakmampuan mengolah public issue," papar Rocky.

Lebih lanjut, Rocky menyebut Jokowi tidak mampu mengucapkan sesuatu yang membuat orang punya harapan sehingga rakyat meragukan kemampuannya.

"Semua soal sudah diselesaikan, tapi orang bertanya 'Apa yang bisa kita harapkan dari periode kedua ini?. Jadi ini semata-mata soal kemampuan, bukan dendam terhadap Jokowi," pungkasnya.(suara.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2vc6g17
via IFTTT

Istrinya Dicibir Karena Melahirkan Caesar, Suami Ini Beri Pembelaan

17.33
Beritaterheboh.com - Melahirkan sejatinya merupakan proses yang mendebarkan karena ibu maupun bayi berhadapan langsung dengan pertaruhan hidup dan mati. Apa pun metode melahirkan yang dijalani oleh ibu, baik secara vaginal maupun sesar, tetap memiliki risiko sehingga tak sepatutnya dihakimi. Melihat istrinya dicibir, seorang ayah blak-blakan mendukung istri melahirkan sesar dengan mengutarakannya secara langsung.

Seorang Bunda pembaca mengungkapkan kisah menariknya di forum berbagi aplikasi theAsianparent. Ia mengungkapkan betapa ibu yang melahirkan sesar pun melalui banyak hal untuk bisa menyelamatkan bayinya.

Ia pun menunjukkan bahwa sang suami begitu suportif, membelanya ketika ada orang lain yang menganggap sebelah mata ibu yang melahirkan sesar. Seperti apa ya Parents kisahnya?


Suami begitu suportif mendukung istri dan tetap menghargai perjuangannya.

Bermula dari chat di grup yang berisi informasi mengenai kelahiran sang Bunda, suaminya pun geram karena munculnya komentar mengenai istrinya tersebut.

“Kenapa disesar, wah bukan ibu dong.. nggak ngerasain.. betapa dan betapa… seorang ibu,” ujar salah satu anggota grup yang namanya disensor.

Melihat adanya komentar miring tersebut, sang suami pun langsung ‘pasang badan’. Ia mendukung sang istri dan menasehati orang tersebut dengan bijak.


Sang suami mencoba menepis anggapan dan komentar negatif orang lain atas perjuangan sang istri.

Menurutnya proses melahirkan secara normal maupun sesar bukanlah patokan. Baginya melahirkan melalui sesar tidak mengurangi perjuangan seorang ibu disaat ia mengandung hingga melahirkan.

*“Gak masalah seorang istri lahiran normal atau sesar itu tidak mengurangi perjuangan dia saat mengandung sampai melahirkan… Lagi pula tidak ada ukuran istri menjadi seorang ibu hanya dari proses lahiran normal atau sesar. *

Silahkan baca di google, banyak ilmu dan pengetahuan. Jangan menghina atau mengejek seorang istri… ingat anda masih punya anak wanita yang belum nikah dan belum hamil,” ujar sang suami.

Berikut ini adalah hasil tangkapan layar dari percakapan yang diunggah oleh Bunda ini di Aplikasi TheAsianparent.


Lebih lanjut, Bunda tersebut pun menceritakan bahwa kelahiran sesar yang dialaminya bukan tanpa rasa sakit. Bahkan, ia memang mengalami rasa sakitnya pembukaan namun harus menjalani persalinan sesar di akhir.


Sang Bunda menceritakan bahwa perjuangannya sendiri saat sesar tidaklah mudah.

“Org luar yang hanya melihat normal/sc tanpa tau proses yang terjadi sebenarnya.. 4 malam saya berjuang dalam proses pembukaan agar bisa melahirkan normal. Dan pada hari ke 5 saya baru berani memutuskan sc karena mentok di pembukaan 8.” tuturnya.

Tak hanya merasa sakit secara fisik, perasaan bersalah pun seketika muncul dalam benaknya. Saat proses persalinan, sang bayi mengalami keracunan mekonium atau tinja pertama, karena proses pembukaan berlangusng cukup lama.

Ibu itu pun harus rela tidak bisa bertemu secepatnya dengan sang buah hati setelah dilahirkan.

“Betapa merasa bersalahnya saya ketika sesaat setelah melahirkan anakku harus dirujuk ke RS yang berbeda karena keracunan mekonium karena lamanya proses pmbukaan. Saya baru betemu anak saya setelah 3 hari saat saya keluar dari RS.” tuturnya kembali.

Baik secara fisik dan psikis, setiap Bunda yang melahirkan sesar sudah berkorban sama besarnya.

Setelah menanti beberapa hari untuk bertemu, pasangan ini pun harus kembali menunggu untuk membawa pulang buah hatinya.

‘Dan baru bs berkumpul dirumqh setelah perawatan 5 hari. Entah apa yang terjadi kalo misal aku tetep kekeuh tidak ingin operasi sesuai arahan bidan” tutur Bunda satu ini.

Tentu kondisi keracunan mekonium ini bisa fatal terjadi bila dibiarkan lebih lama. Namun untungnya si kecil berhasil selamat. Atas arahan bidan untuk operasi sesar, keluarga kecil ini kini bisa berkumpul di rumah bersama-sama.

***

Nah Parents, dari pengalaman Bunda satu ini sebaiknya kita sama-sama bisa berkaca bahwa sebetulnya ibu yang melahirkan sesar pun memiliki proses dan perjuangannya sendiri. Hendaknya kita saling mendukung dan mendoakan, bukan malah menjatuhkan.

Apakah Bunda memiliki kisah menarik lain untuk dibagikan? Kami nantikan kisah inspiratif Bunda untuk dibagikan di Aplikasi TheAsianparent Indonesia!

Sumber : Aplikasi TheAsianparent

from Berita Heboh https://ift.tt/37eX3Dc
via IFTTT

Nyesek! Curhat Wartawan Istana Kepresidenan, Detik-detik Kapal Terbalik Dihantam Ombak di Labuan Bajo

15.03
Beritaterheboh.com - Kapal pinisi wisata yang ditumpangi oleh sejumlah wartawan Istana Kepresidenan terbalik dihantam ombak di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (21/1). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Tiba-tiba kencang gitu, ombak gede. Terus beneran langsung kayak hitungan detik terbalik," kata salah satu wartawan yang turut dalam kapal nahas itu, Desca Natalia. Desca mengaku semua perlengkapan liputannya hilang dalam kejadian itu.

"Tas isinya laptop, dompet dan semua-semuanya entah hilang atau gimana. Sepatu juga sudah copot semuanya," ucap dia.

Staf BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Hans membenarkan terbaliknya kapal pinisi wisata yang ditumpangi wartawan. Menurut Hans, peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 12.20 WITA.

"Lokasi kapal tenggelam berdekatan dengan Pulau Bidadari Labuan Bajo," jelas Hans.

Hans memastikan, seluruh penumpang dan ABK pinisi selamat. Diperkirakan kapal pinisi terbalik karena dihantam gelombang tinggi.

"Saat ini BPBD sedang berkoordinasi dengan SAR dan instansi terkait lainnya," pungkas Hans.(Merdeka.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2TJLfEY
via IFTTT

Arya Wedakarna Resmi Dipolisikan Terkait Klaim AWK sebagai Raja Majapahit Hingga........

14.03
Foto: I Gusti Ngurah Harta

Beritaterheboh.com - Mengenakan pakaian adat Bali, pinisepuh perguruan sandi murti I Gusti Ngurah Harta bersama dengan Ketua Puskorhindunesia Ida Bagus Susena mendatangi Polda Bali, Selasa (21/1/2020).

Mengatasnamakan Komponen Rakyat Bali, mereka melaporkan anggota DPR RI Asal Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK) atas dua hal.

Pertama terkait pelecehan terhadap sulinggih, pemangku di Bali dan klaim AWK sebagai Raja Majapahit.


"Kami ingin melaporkan keleliruan yang dilakukan oleh AWK di Bali. Kami ingin meluruskan," kata Ngurah Harta sebelum memasuki Ditreskrimsus Polda Bali.

Komponen Rakyat Bali mendatangi reskrimsus polda Bali dengan membawa sejumlah bukti video dugaan pelecehan dan klaim diri raja tersebut.

Menurut Ngurah Harta, statemen-statemen yang disampaikan AWK ke publik bisa merusak generasi muda

"Misalnya soal sulinggih, terus pengaburan sejarah, mengaku diri raja, ini kan bisa merusak mental generasi muda kita. 20 tahun kedepan generasi muda kita bisa percaya bahwa di Bali ada Raja Mahapahit, padahal itu keliru," jelas pria yang sempat maju menjadi calon DPD RI itu

Ditengah sistem pendidikan sejarah yang semakin berkurang di tingkat sekolah, menurut Ngurah Harta, generasi muda Bali bisa dengan mudah percaya dan yakin bahwa di Bali ada Raja Mahapahit.

"Karena pelajaran sekarang di sekolah sejarah kan tidak seperti dulu. Sehingga anak anak muda umur 5 tahun tidak paham tentang mahapahit akhirnya membaca apa yang dia klaim di advertorial berita iklan," ungkap Ngurah Harta seraya berharap anak muda Bali cerdas dan tak mudah percaya dengan klaim klaim yang disampaikan AWK

Selain itu, tindakan AWK perlu dibawa ke ranah hukum karena baginya ini lebih parah dari isu-isu sara yang berkembang diluar Bali.

"Mengapa sekarang dilaporkan? Ini sebenarnya lebih parah daripada di Jawa. Karena ini merusak tatanan tradisional Bali. Soal semua, sulinggih dan sebagainya. Dia ngomong tidak paham agama tapi ngomong agama," tutur Ngurah Harta

Ngurah Harta juga menyampaikan bahwa sebetulnya AWK bukanlah keturunan bangsawan.

Walau di Bali banyak puri, namun menurut Ngurah Harta, tak satupun tokoh puri yang pernah mengklaim diri sebagai Raja di Bali.



Justru AWK yang menurutnya bukan keturunan bangsawan justru berani mengklaim diri raja

"Di Bali banyak puri, tidak ada mau mengaku sebagai raja majapahit.  Karena di Bali memang tidak ada keturunan mahapahit. Kalau mahapahit menaruh orangnya pada zaman dulu ketika Bali dikahalahlan, iya benar. Dibantu oleh arya arya itu. bUkan arya weda. Yang ada arya kenceng, arya kepakisan, dan suadara-saudaranya," jelas Ngurah Harta

Selain itu, tujuan Ngurah Harta mendatangi polda Bali juga untuk melaporkan para pendukung AWK yang sempat menjelek-jelekan nama Ngurah Harta di media sosial.

Berbekal bukti-bukti screenshoot, mereka melaporkan pendukung AWK atas tuduhan pencemaran nama baik

Ngurah Harta mengaku tujuan dia melaporkan AWK bukanlah untuk menjatuhkan AWK untuk bisa menduduki kursi senayan.

Sebab, jikapun nantinya AWK dipolisikan karena kasus ini, bukan dia yang akan menggantikan AWK.

"Toh juga kalau AWK dipolisikan bukan saya yang naik. ini kami murni ingi meluruskan sejarah saja. Karena kalau ini dibiarkan akan berdampak buruk bagi tradisi Bali," ujarnya.(*)



Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul AWK Dilaporkan Terkait Pelecehan Terhadap Sulinggih di Bali dan Klaim AWK sebagai Raja Majapahit,

from Berita Heboh https://ift.tt/369iB2R
via IFTTT

PSI Pertanyakan Pemenang Tender Monas Rp 71,3 M Ada di Gang Kampung

13.33
Beritaterheboh.com - Pemprov DKI Jakarta diketahui tengah merevitalisasi kawasan Monas. Sebagian kawasan Monas kini terlihat gundul karena ratusan pohon telah ditebang.

Sebelumnya, akun resmi instagram komunitas @koalisipejalankaki menyayangkan dan mempertanyakan sikap Provinsi DKI Jakarta terkait penebangan pohon- pohon di Monas bagian utara sehingga terlihat 'gundul' untuk revitalisasi Monas dan pembangunan MRT fase II.

"Kami tidak anti pembangunan, yang kami sayangkan adalah bagaimana cara membangunnya. Pohon memiliki manfaat besar, tidak seharusnya ditebang," kata akun koalisi pejalan kaki.

Komentar mengejutkan terkait revitalisasi Monas juga datang dari Anggota DPRD DKI, Fraksi PSI William Aditya Sarana.

Dalam akun Twitternya @willsarana, ia menyebut ada kejanggalan di balik proyek Monas.

Proyek di Monas sampai 71.3 Milliar Rupiah tapi pemenang tender lokasinya pas dicek di google map kok di perkampungan begitu? Bisa dijelaskan pak gub @aniesbaswedan https://t.co/YiV5KfV5em

— William Aditya Sarana (@willsarana) January 20, 2020

"Proyek di Monas sampai 71.3 Milliar Rupiah tapi pemenang tender lokasinya pas dicek di google map kok di perkampungan begitu? Bisa dijelaskan pak gub @aniesbaswedan," cuitnya.

ia membalas cuitan sebelumnya yang diunggah Justin Andrian. Justin Andrian yang juga merupakan Anggota DPRD DKI dari PSI ini menuliskan lelang konstruksi Penataan Monas punya nilai HPS Rp 71,3 M. Pemenang: PT. Bahana Prima Nusantara yang terletak di Jalan Nusa Indah No 33, Ciracas, Jaktim.

"Dicek di Google Map, lokasinya kurang meyakinkan nih," cuitnya.

Setelah menelusuri link yang dibagikan, Anda akan dituntun Google Maps dan yang terbuka adalah sebuah gang perumahan yang terlihat tidak adanya sebuah kantor kontraktor besar pemenang tender Monas Rp 71,3 M.

Seperti diketahui Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monumen Nasional (Monas) Isa Sanuri mengatakan pohon- pohon yang diisukan ditebang oleh pengelola sebenarnya direlokasi atau dipindahkan ke area lain.

"Itu sebenarnya bukan ditebang begitu saja, jadi pohon-pohon itu akan dipindahkan. Kalau tidak bisa dipindahkan akan kita buat baru (pohon-pohon)," ujar Isa mengutip Antara.

Lebih lanjut Isa mengatakan pohon- pohon yang berukuran besar dan berjumlah sebanyak 150 batang dipindahkan ke pelataran Selatan, sedangkan untuk pohon- pohon kecil di pindahkan ke bagian timur dan barat Monas.(indozone.id)

from Berita Heboh https://ift.tt/37eHawA
via IFTTT