Minnesota's top 10 boys' basketball recruits - Minneapolis Star Tribune

Minnesota's top 10 boys' basketball recruits - Minneapolis Star Tribune

17.44
Minnesota's top 10 boys' basketball recruits - Minneapolis Star Tribune

1. Jalen Suggs, Minnehaha Academy, sr., PG: The state’s most complete player can score any time he chooses. College: Gonzaga.

2. Dawson Garcia, Prior Lake, sr., PF: At 6-11, a matchup nightmare who can score inside and outside. College: Marquette.

3. Chet Holmgren, Minnehaha Academy, jr., PF: A 7-footer whose shot-blocking acumen frustrates opponents. The No. 4-ranked recruit in the Class of 2021. College: Undecided, but has many high Division I offers.

4. Dain Dainja, Park Center, sr., P: A talented 6-9 post with the strength to dominate down low and the agility of a guard. College: Baylor.

5. Kerwin Walton, Hopkins, sr., SG: The 6-4 guard can stretch the defense with his long-range shooting. College: Among his 20-plus offers are ones from Arizona, North Carolina, Iowa State, Kansas and Minnesota.

6. Gabe Madsen, Rochester Mayo, sr., SG: The Gophers thought they had a shot at the 6-5 sharpshooter, but they didn’t extend an offer to his twin brother Mason and that cost them. College: Cincinnati.

7. Tre Holloman, Cretin-Derham Hall, soph., PG: Smooth and savvy floor general with a knack for getting to the basket. Has offers from Minnesota, Wisconsin, Iowa, Nebraska, Iowa State, Marquette, Baylor, Texas.

8. Ben Carlson, East Ridge, sr., PF: Relentless rebounder also has a soft shooting touch inside. College: Wisconsin.

9. Steven Crowl, Eastview, sr., C: True center with an array of efficient offensive moves is nearly impossible to stop. College: Wisconsin.

10. Prince Aligbe, Minnehaha Academy, soph., PF: At 6-7 with a muscular frame, a force on the boards and a developing offensive presence. College: Undecided. Has 19 Divison I offers, including Minnesota, Arkansas, Tennessee, Vanderbilt, Maryland, Florida.

Four others with Division I futures

Drake Dobbs, Eden Prairie, sr., 6-0, PG. College: Liberty

Camden Heide, Wayzata, soph., 6-5, SF. Offers: Minnesota, Iowa, Nebraska, Wisconsin, Purdue

J’Vonne Hadley, Cretin-Derham Hall, sr., 6-6, SF. Offers: Colorado State, South Dakota, UNC-Greensboro

Jacob Hutson, Edina, sr., 6-10, C. College: Loyola of Chicago

JIM PAULSEN

Let's block ads! (Why?)



2020-01-07 02:43:19Z
https://ift.tt/35q0N2R
CBMiUWh0dHA6Ly93d3cuc3RhcnRyaWJ1bmUuY29tL21pbm5lc290YS1zLXRvcC0xMC1ib3lzLWJhc2tldGJhbGwtcmVjcnVpdHMvNTY2NzY3MzEyL9IBAA
Minnesota's top 10 boys' basketball recruits - Minneapolis Star Tribune

Minnesota's top 10 boys' basketball recruits - Minneapolis Star Tribune

17.44
Minnesota's top 10 boys' basketball recruits - Minneapolis Star Tribune

1. Jalen Suggs, Minnehaha Academy, sr., PG: The state’s most complete player can score any time he chooses. College: Gonzaga.

2. Dawson Garcia, Prior Lake, sr., PF: At 6-11, a matchup nightmare who can score inside and outside. College: Marquette.

3. Chet Holmgren, Minnehaha Academy, jr., PF: A 7-footer whose shot-blocking acumen frustrates opponents. The No. 4-ranked recruit in the Class of 2021. College: Undecided, but has many high Division I offers.

4. Dain Dainja, Park Center, sr., P: A talented 6-9 post with the strength to dominate down low and the agility of a guard. College: Baylor.

5. Kerwin Walton, Hopkins, sr., SG: The 6-4 guard can stretch the defense with his long-range shooting. College: Among his 20-plus offers are ones from Arizona, North Carolina, Iowa State, Kansas and Minnesota.

6. Gabe Madsen, Rochester Mayo, sr., SG: The Gophers thought they had a shot at the 6-5 sharpshooter, but they didn’t extend an offer to his twin brother Mason and that cost them. College: Cincinnati.

7. Tre Holloman, Cretin-Derham Hall, soph., PG: Smooth and savvy floor general with a knack for getting to the basket. Has offers from Minnesota, Wisconsin, Iowa, Nebraska, Iowa State, Marquette, Baylor, Texas.

8. Ben Carlson, East Ridge, sr., PF: Relentless rebounder also has a soft shooting touch inside. College: Wisconsin.

9. Steven Crowl, Eastview, sr., C: True center with an array of efficient offensive moves is nearly impossible to stop. College: Wisconsin.

10. Prince Aligbe, Minnehaha Academy, soph., PF: At 6-7 with a muscular frame, a force on the boards and a developing offensive presence. College: Undecided. Has 19 Divison I offers, including Minnesota, Arkansas, Tennessee, Vanderbilt, Maryland, Florida.

Four others with Division I futures

Drake Dobbs, Eden Prairie, sr., 6-0, PG. College: Liberty

Camden Heide, Wayzata, soph., 6-5, SF. Offers: Minnesota, Iowa, Nebraska, Wisconsin, Purdue

J’Vonne Hadley, Cretin-Derham Hall, sr., 6-6, SF. Offers: Colorado State, South Dakota, UNC-Greensboro

Jacob Hutson, Edina, sr., 6-10, C. College: Loyola of Chicago

JIM PAULSEN

Let's block ads! (Why?)



2020-01-07 02:43:19Z
https://ift.tt/35q0N2R
CBMiUWh0dHA6Ly93d3cuc3RhcnRyaWJ1bmUuY29tL21pbm5lc290YS1zLXRvcC0xMC1ib3lzLWJhc2tldGJhbGwtcmVjcnVpdHMvNTY2NzY3MzEyL9IBAA

Ini Alasan Novel Baswedan tak percaya 2 pelaku penyerangnya

17.44
Beritaterheboh.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengatakan tak percaya dengan keterangan dua anggota Brimob yang mengaku telah menyerangnya karena didorong urusan dendam pribadi. 

Ketidakpercayaan Novel cukup berasalan. Pasalnya, Novel sama sekali tidak mengenal dan tak pernah bertemu sebelumnya dengan kedua pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian tersebut. Karena itu, mustahil bila kedua pelaku memiliki dendam pribadi.

“Saya tidak pernah bertemu (dengan tersangka), tidak pernah komunikasi atau interaksi lainnya baik kegiatan pribadi atau dinas,” kata Novel setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Senin (6/1).

Novel pun mengaku siap apabila pihak kepolisian perlu mempertemukan dirinya dengan kedua tersangka penyiraman air keras berinisial RM dan RB itu. “Enggak ada masalah buat saya (bertemu dengan RM dan RB). Tentunya ini saya lakukan dalam rangka mendukung upaya proses penyidikan," ujar Novel.

Lebih lanjut, Novel menilai, serangan terhadap dirinya hampir bisa dipastikan berdasarkan fakta-fakta yang disampaikannya saat pemeriksaan, bahwa itu karena terkait dengan tugas-tugasnya dalam rangka memberantas korupsi.  

Novel pun mengaku sudah meyakini hal itu setelah ada temuan-temuan dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang menyebut penyerangan terhadap dirinya terkait kasus-kasus level tinggi atau high profile yang ditanganinya. 

"Ya tentu banyak yang melakukan pemeriksaan itu, investigasi mendalam, baik dilakukan oleh Komnas HAM, tim gabungan yang dibentuk Polri, dan ada beberapa rekan kuasa hukum juga melakukan pendalaman soal itu, dan semuanya mendapatkan fakta hampir serupa," ujarnya. 

Novel Baswedan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi terkait kasus penyerangan terhadap dirinya menngunakan air keras. Didampingi kuasa hukum dan lembaga antikorupsi tempatnya bekerja, Novel datang sekitar pukul 10.20 WIB. Pemeriksaan terhadap Novel baru selesai sekitar pukul 19.50 WIB. 

Pada pemeriksaan tersebut, Novel mengaku dicecar sebanyak 36 pertanyaan dan memberikan keterangan sepanjang 18 halaman. (alinea.id)

from Berita Heboh https://ift.tt/2N4Z9xn
via IFTTT

Kisah Ibu di Bintaro Selamatkan Bayinya dari Banjir ke Dalam Kulkas

17.44
Beritaterheboh.com - Hanim, bayi perempuan berusia empat bulan tampak tenang di gendongan Sakina, ibunya. Ia tidak terganggu dengan riuhnya suasana pengungsian korban banjir di MTS Aljihadiyah, Bintaro, Jakarta Selatan.

Padahal tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dari Kementerian Sosial tengah mengajak anak-anak korban banjir bermain dan bernyanyi. Suasana pun jadi penuh keriangan dan keramaian. Cara ini dilakukan LDP sebagai salah satu upaya menghilangkan trauma akibat bencana banjir yang melanda pemukiman tersebut.

Hanim hanya melihat keriuhan orang-orang, kondisinya tenang. Ia juga tidak menangis saat ada yang menyentuh tubuhnya. Padahal tubuh mungil itu mengalami luka-luka kecil di punggungnya akibat tergores benda-benda yang mengapung saat banjir terjadi.

Sakina menceritakan banjir yang terjadi saat hari pertama pada 2020, Rabu (1/1) itu begitu cepat meluluhlantakkan seluruh isi rumah kontrakannya yang tidak jauh dari Kali Pesanggrahan.

Sekitar pukul 05.00 WIB, air kecokelatan mulai masuk rumahnya. Hanya dalam hitungan menit, tinggi air sudah mencapai pinggang orang dewasa.

Dibalut kain, Hanim dimasukkan ke dalam "freezer", sedangkan Azzam yang belum berusia tiga tahun diletakkan di rak bawah kulkas.

"Kalau tidak dimasukkan ke kulkas mungkin tidak selamat, karena tim evakuasi baru tiba pukul 10.00," kata Sakina dilansir dari Antara.

Untungnya, kulkas yang dibawa dari rumah mertua itu baru sehari dihidupkan, sehingga suhunya tidak begitu dingin dan kedua anak Sakina bisa masuk dan selamat dari terjangan banjir.

Sakina dan suami, serta kedua anaknya kemudian diselamatkan ke rumah tetangga yang berlantai dua. Mereka selanjutnya bertahan di sana hingga tim penyelamat datang.

Perempuan berhijab panjang berwarna hitam itu baru sebulan tinggal dikontrakkan di kawasan tersebut dan tidak menyangka akan mengalami bencana pada awal tahun.

Hingga saat ini, Sakina belum berani melihat rumahnya karena masih dihantui trauma kejadian awal tahun baru itu.

Ria, tetangga Sakina, juga tidak menyangka banjir hebat akan menerjang saat pagi buta. Biasanya, daerah tersebut hanya mengalami genangan semata kaki saat musim hujan dengan intensitas yang ekstrem.

Karena derasnya air, pintu dapur tidak kuat menahan arus, hingga menjebol pintu dan layaknya air bah, menerjang masuk rumah.

Ria bersyukur lantai dua rumahnya bisa menyelamatkan mereka sekeluarga serta para tetangga sekitarnya, termasuk bayi Hanim.

Penyakit Mengintai

Anak-anak memang menjadi kelompok yang rentan saat terjadi bencana. Meski mereka mungkin tidak paham apa yang terjadi, tapi di bawah sadarnya rasa takut itu tetap ada.

Seperti Adifa, bayi berusia 1,5 tahun kerap menangis jika berada di rumah. Begitu pula kala hujan, menurut Rumdaya, sang nenek, Adifa sepertinya trauma dengan air.

"Nangis terus kalau di rumah, kalau hujan," kata dia.

Begitu pula dengan Erin yang berusia 17 bulan, akan merengek ketika ada orang tidak dikenal menyentuhnya atau berusaha bercanda dengan bayi berambut ikal itu.

Dari jumlah tersebut, 201 di antaranya adalah bayi dan 2.041 balita, serta 1.487 anak.

Bayi dan balita, serta anak yang masih tergantung dengan orang tuanya mau tidak mau akan ikut mengungsi dan hidup dalam kondisi serba terbatas di pengungsian. Sementara penyakit, seperti leptospirosis, diare, DBD (Demam Berdarah Dengue), dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), asam lambung, demam, dan infeksi kulit mengancam mereka pascabanjir.

Tuti, salah seorang pengungsi di Masjid Raya K.H, Hasyim Asy'ari di Rawa Buaya, Jakarta Barat mengatakan saat ini yang sangat dibutuhkan popok dan makanan bayi.

"Kalau makanan untuk orang dewasa tidak kurang, tapi makanan dan susu bayi tidak ada, kita juga butuh popok," katanya.(cnnindonesia.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2N4hvyv
via IFTTT

Respons Sule terkait Rizky Febian Lapor Polisi Soal Meninggalnya Lina

17.14

Beritaterheboh.com - Sule mengaku tak tahu anaknya, Rizky Febian membuat laporan polisi terkait kejanggalan meninggalnya Lina Jubaidah, sang mantan istri. Ia juga tak mau banyak komentar soal hal itu.

"Oh saya nggak tahu ya. Saya belum mau komentar deh kalau untuk itu," ungkap Sule saat dihubungi detikcom, Selasa (7/1/2020).

Sule menyebut, kabar tersebut jangan terlalu dibesar-besarkan. Sebab, keluarga masih berduka mengenai kepergian Lina.

"Saya belum mau komentar ya. Untuk kali ini kasihan ya almarhum lagi berduka ya," kata Sule.

"Biar tenang dulu lah ya, nanti kalau ada apa-apa juga ketahuan," tukas sang pelawak.

Sebelumnya, Rizky Febian membuat laporan ke Polrestabes Bandung mengenai kejanggalan meninggalnya Lina. Dalam laporan tersebut, pria yang kerab disapa Iki itu menduga ada lebam pada bagian tubuh Lina.(detik.com/Artikel Asli )

from Berita Heboh https://ift.tt/35tYImJ
via IFTTT

Duga Ada Kejanggalan atas Meninggalnya Lina, Rizky Febian Lapor Polisi

17.14
Beritaterheboh.com -  Rizky Febian membuat laporan ke polisi terkait meninggalnya sang bunda, Lina. Laporan dibuat lantaran diduga ada kejanggalan dalam meninggalnya Lina.

"Dia laporan kemarin ke Polrestabes (Bandung). Diduga adanya kejanggalan meninggalnya almarhumah," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso saat dihubungi, Selasa (7/1/2020).



Erlangga menyebut pihak pelapor atas nama Rizky Febian anak dari Lina. Sementara untuk terlapor, belum disebutkan.



Lina meninggal dunia pada Sabtu (4/1/2020). Pengacara Lina, Abdurahman menyebut Lina meninggal karena memiliki riwayat sakit lambung.

"Posisinya sih tidak seperti itu ya (bukan jantung). Jadi, itu kan yang jelas lambung sama darah tinggi. Mungkin kalau memang itu (jantung), rekam medisnya kita nggak tahu. Cuma kabarnya seperti itu," jelas Abdurrahman saat dihubungi, Sabtu (4/1/2020).(detik.com/Artikel Asli )
)


from Berita Heboh https://ift.tt/2txztCP
via IFTTT

Polri Sebut Istri Hakim PN Medan Diduga Otak Pelaku Pembunuhan

15.44


Beritaterheboh.com - Polisi menangkap pelaku pembunuhan hakim PN Medan, Jamaluddin. Ada tiga orang yang ditangkap termasuk istri korban.

"Kemarin Polda Sumatera Utara yang mem-backup Polrestabes Medan berhasil menangkap pelakunya. Ada 3 pelaku, yang pertama adalah istri korban (ZH), kemudian bersama 2 orang suruhannya (JP dan R)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono di PTIK, Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).

Argo menyebut istri hakim PN Medan diduga otak pembunuhan. Keterangan rinci akan disampaikan Polda Sumut.


"Yang terpenting kami sampaikan pelakunya sudah terungkap, pelakunya 3 di mana otaknya itu istrinya sendiri," sambung Argo.


Hakim Jamaluddin ditemukan tewas oleh warga di dalam mobil berpelat nomor BK-77-HD di area kebun sawit Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (29/11).

Irjen Agus Andrianto saat menjabat Kapolda Sumut mengatakan kasus ini merupakan pembunuhan berencana.

"Ini pembunuhan berencana, pembunuhan berencana itu agak relatif butuh waktu untuk mengungkapnya," ujar Agus, Sabtu (14/12). (abw/fdn/detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2FttuRW
via IFTTT