Rapat di DPR, Mulan Jameela Singgung Status SKK Migas. Ini Jawaban Dwi Soetjipto

18.31

Beritaterheboh.com -  Anggota Komisi VII DPR RI Mulan Jameela dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan SKK Migas menyinggung status institusi tersebut yang bersifat sementara pasca pembubaran BP Migas 2012 lalu. SKK Migas disebut Mulan harus membuat kajian untuk membentuk institusi yang permanen.

"Saya membaca beberapa laporan dan informasi bahwa berdasarkan keputusan MK pada waktu pembubaran BP Migas 2012 status SKK Migas bersifat sementara dalam keputusan itu diminta buat kajian tentang bentuk institusi permanen pengganti BP Migas," tuturnya dalam RDP di Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Mulan kemudian bertanya soal kabar kajian tersebut apakah sudah dilakukan atau belum oleh SKK Migas. Menurutnya kajian tersebut merupakan hal penting.

"Yang ingin saya tanyakan apa sudah dibuat kajian tersebut. Kalau sudah tolong diinformasikan kepada kami, kalau belum kenapa tidak gitu. Karena menurut saya ini hal ini sangat penting sekali," tambahnya.


Sebagai informasi, MK membubarkan BP Migas karena ketidaksesuaian dengan undang-undang yang berlaku.

"Frasa "dengan Badan Pelaksana" dalam Pasal 11 ayat (1), frasa "melalui Badan Pelaksana" dalam Pasal 20 ayat (3), frasa "berdasarkan pertimbangan dari Badan Pelaksana dan" dalam Pasal 21 ayat (1), frasa "Badan Pelaksana dan" dalam Pasal 49 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 136, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4152) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," bunyi amar putusan MK pada 5 November 2012.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) no. 9 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, juga disebutkan bahwa SKK Migas bersifat sementara sampai UU Migas baru terbit.


Jawaban SKK

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan status lembaga yang dipimpinnya juga tergantung dari Komisi VII DPR RI. Pasalnya berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, juga disebutkan bahwa SKK Migas bersifat sementara sampai UU Migas baru terbit.

"Mengenai status SKK Migas tepat sekali. Kami juga berharap dari DPR khususnya Komisi VII memprioritaskan bagaimana membuat keputusan MK bisa ditindaklanjuti lebih baik," kata Dwi.

Sebagai informasi, MK membubarkan BP Migas karena ketidaksesuaian dengan undang-undang yang berlaku. BP Migas dibubarkan pada 2012 lalu dan menjadi SKK Migas.

Dwi menambahkan, pentingnya kejelasan status SKK Migas bagi para investor dan pegawai di dalamnya. Kejelasan status juga dinilai menjadi hal yang penting.

"Beberapa suara juga kami dengar dengan siapa mereka berkontrak kemudian internal SKK bagi para pegawai menjadi hal yang penting kejelasan," katanya.(detik.com/Artikel Asli )

from Berita Heboh https://ift.tt/2NwMDal
via IFTTT

Potong Pembicaraan Fahira saat Debat, Roy Suryo Baperan Ngomel-ngomel Sama Dewi Tanjung

18.01


Beritaterheboh.com - Politisi Partai Demokrat Roy Suryo menanggapi perdebatan antara Dewi Tandjung dan Anggota DPD RI Fahira Idris di salah salah satu stasiun televisi swasta. Melalui aku  Twitter pribadinya, @KRMTRoySuryo2, pakar telematika itu mengunggah layar tangkap video tersebut.

Roy Suryo menilai bahwa kader PDIP Dewi Tandjung tidak mengerti etika dalam berdialog. Ia bahkan menyebut jika Dewi merupakan kader partai yang tidak jelas.

“Dialog antara Mbak @fahiraidris dengan si Dewi Tandjung yang sangat Norak dan Tidak mengerti Etika: Selalu motong-motong pembicaraan. Sangat jelas sekali bagaimana kapasitas 2 Orang tersebut, next jangan kasih panggung kader Partai yang gak jelas ini,” kata Roy Suryo.

Lebih lanjut, Roy menjelaskan maksud kader tidak jelas yang disebutkannya ini, tidak diakui resmi oleh PDI-Perjuangan. Roy mengunggah percakapan via WhatsApp dengan seseorang yang diduga ketua DPR RI, Puan Maharani.

“Agar tidak salah, Tadi saya menTwit si Dewi Tanjung adalah “Kader Partai yang Gak Jelas”, maksudnya adalah Dia-nya yang memang tidak diakui resmi oleh @PDI_Perjuangan. sebagaimana konfirmasi langsung dari Mbak Puan Maharani ini, saat Dia melaporkan Novel Baswedan (yang juga ngaco) itu,” ujarnya.

Agar tidak salah,
Tadi saya menTwit si Dewi Tanjung adalah "Kader Partai yg Gak Jelas", maksudnya adalah Dia-nya yg memang tidak diakui resmi oleh @PDI_Perjuangan sbgmn konfirmasi langsung dari Mbak Puan Maharani ini, saat Dia melaporkan Novel Baswedan (yg juga ngaco) itu



Pada Selasa 14 Januari 2020 Abu Janda dan Dewi Tanjung mengadakan aksi bertajuk 'Para Bunda Tangguh Pembela Rakyat'. Aksi digelar di depan Balai Kota DKI Jakarta dan akan mempersoalkan cara Anies menangani banjir.

Mendengar rencana itu, Fahira Idris bersama organisasi yang diketuainya, Bang Japar mengerahkan personel untuk mengawal Gubernur Anies. Aksi tandingan itu bertujuan untuk memberikan dukungan agar Gubernur Anies tetap fokus bekerja.

Fahira mengklaim selama Anies menjabat sebagai orang nomor satu di Jakarta, penanganan masalah banjir terus melejit naik bila dibanding kepemimpinan gubernur-gubernur terdahulu.

“Jika mau kita sandingkan data-data banjir, dapat terlihat jelas kok sejauh mana program pencegahan yang telah dilakukan Pemprov DKI saat ini dibanding sebelumnya,” tandasnya.[akurat.co]


from Berita Heboh https://ift.tt/2RjTuVD
via IFTTT

Di Blora juga Ada 'Keraton Baru' & Dipantau Polisi. Ini Penjelasan Raja Keraton Djipang

17.31

Beritaterheboh.com - Ternyata, di Kabupaten Blora juga terdapat kerajaan bernama Keraton Djipang yang terletak di Kecamatan Cepu. Pihak kepolisian akan memantau kegiatan dari kerajaan tersebut.

Kapolres Blora AKBP, Antonius Anang, membenarkan adanya sekelompok orang yang mendirikan kerajaan di wilayah hukumnya. Namun, ia sendiri belum bisa memastikan pergerakan kerajaan tersebut merugikan masyarakat atau tidak.

"Sampai saat ini saya belum melihat itu, Mas. Tapi nanti saya akan cek terlebih dahulu. Sampai saat ini tidak ada (pergerakan yang merugikan), aman," jelasnya saat dimintai konfirmasi detikcom melalui pesan singkat, Kamis (16/1/2020).


Keraton Keraton Djipang berada di Desa Jipang Kecamatan Cepu, Blora, beridiri sejak 2014. Bahkan pada tahun 2016 lalu, sempat digelar kirab budaya di wilayah setempat yang kala itu didukung Pemerintah Kabupaten Blora.

Raja Keraton Djipang, PRA Barik Barliyan Surowiyoto, menyebut keberadaan kerajaan Djipang merupakan aset sejarah dan budaya. Alasannnya, di masa lalu pernah berdiri sebuah kerajaan sehingga memiliki kaitan kesejarahan.

"Ini kembali muncul di permukaan karena sebagai upaya kami untuk tetap melestarikan sejarah dan budaya yang ada. Saya memang ada keturunan dari Adipati Jipang, Arya Penangsang," terangnya kepada detikcom melalui pesan singkat hari ini.


Barik juga menegaskan, Kerajaan Djipang berbeda dengan Keraton Agung Sejagat di Kabupaten Purworejo yang keberadaanya meresahkan warga hingga ditutup oleh polisi karena dugaan penipuan.

"Kami ada historikalnya, dulu memang sudah ada (kerajaan) ini, sehingga jelas berbeda. Keberadaanya saat ini orientasinya untuk sektor pariwisata dan melestarikan sejarah dan budaya. Kalau yang di Purworejo itu orientasinya untuk penipuan, bahkan makar. Pun kami juga telah terdaftar di Forum silaturahmi keraton nusantara," paparnya.(detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/3abGERQ
via IFTTT

Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok

17.31
Beritaterheboh.com - Lima warga Kulon Progo terpantau menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat di Purworejo. Salah satu korban, Sudadi (70) berbagi kisahnya selama menjadi pengikut si raja Toto Santoso (42) dan ratu Fanni Aminadia (41).

"Saya ini korban mas, tidak tahu apa-apa. Karena dulu sering kumpul diajak ya ikut," kata Sudadi menanggapi tipu-tipu ala Keraton Agung Sejagat saat berbincang dengan detikcom, Kamis (16/1/2020).

Sudadi menceritakan, dalam Keraton Agung Sejagat, dia mendapat jabatan sebagai maha menteri atau semacam menteri koordinator. Dia memiliki jabatan menteri dengan pangkat jenderal bintang tiga.


Mbah Sudadi, sapaan akrabnya, mengaku sempat bangga mengenakan pakaian seragam kebesaran 'kerajaan' Agung Sejagat warna hitam dengan kombinasi kuning.

Apalagi saat tiba di kompleks Keraton Agung Sejagat di Dusun Pogung, Desa Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo, dia sempat disanjung ibu-ibu yang mengatakan 'Pak Jenderal Bintang Tiga gagah dan berkumis'. Saat itu Sudadi datang setelah mengikuti kirab sejauh tiga kilometer.

"Saya sempat tersanjung, kok penyambutannya seperti itu. Apalagi juga dijaga juga oleh polisi," tutur warga Plumbon, Kecamatan Temon, Kulon Progo ini.

Namun, Sudadi mulai merasa ada kejanggalan setelah mengikuti sidang untuk mendengarkan dekrit yang dibacakan oleh si raja Toto. Dekrit hanya dibacakan tanpa ada ketok palu. Itu dilakukan dua kali dengan disaksikan oleh para pengikutnya secara bergantian.

Sudadi menambahkan, dia banyak mengeluarkan uang selama menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat. Tapi Sudadi tak menyebutkan jumlah uang yang dia keluarkan tersebut.

Ia hanya memerinci uang dipakai untuk membayar seragam, menyewa mobil, makan dengan teman-temannya, hingga iuran-iuran lain. Dia juga terpaksa menomboki temannya yang ingin naik pangkat.


Kini, Sudadi hanya bisa ikhlas menerima kenyataan setelah raja-ratu Keraton Agung Sejagat ditangkap Polda Jawa Tengah pada Selasa (14/1) lalu atas sangkaan penipuan dan bikin onar.


Sudadi mengaku tidak akan menuntut kepada siapapun. "Biarlah, saya tidak akan menuntut," tuturnya.(detik.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/35YujNJ
via IFTTT
Ikea recalls travel mug over safety concern - Bangkok Post

Ikea recalls travel mug over safety concern - Bangkok Post

16.31
Ikea says buyers of the Troligtvis travel cup should return them to its stores due to safety worries. (Screen capture from ikea.com)
Ikea says buyers of the Troligtvis travel cup should return them to its stores due to safety worries. (Screen capture from ikea.com)

Ikea is advising all buyers of Trovigtvis travel mugs made in India to return the product for safety reasons.

The Swedish furniture maker said the mugs marked made in India may contain certain chemicals in excess of safe limits. Buyers can return them for a full refund, it said.

Ikea has sold the product in four colours in Thailand since August last year. The price tag is 39 baht. The recall applies to all the Swedish company's stores around the world.

Let's block ads! (Why?)



"mug" - Google News
January 16, 2020 at 11:49AM
https://ift.tt/2FQK3rr

Ikea recalls travel mug over safety concern - Bangkok Post
"mug" - Google News
https://ift.tt/2PkclyJ
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Polisi Sebut Anggota Keluarga Cendana Terlibat Investasi Bodong MeMiles

16.31
Beritaterheboh.com - Dari pengembangan penyidikan kasus investasi bodong MeMiles, polisi menyebut ada keterlibatan anggota Keluarga Cendana. Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan Keluarga Cendana yang terlibat ada tiga orang.

Namun Luki hanya menyebut satu inisial saja yakni AHS. Sementara dua lainnya adalah istri AHS dan satu anggota keluarga Cendana.

"Saya ndak nyebutin, yang jelas ada (dari Keluarga Cendana) inisialnya AHS," kata Luki di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (16/1/2020).



Luki menyebut AHS, istri, dan satu orang lagi akan dipanggil untuk diperiksa Selasa pekan depan. Surat pemanggilannya juga sudah dikirim hari ini. Selain itu, Luki menambahkan nama AHS muncul dari berita acara penyidikan dan digital forensik.

"Mungkin hari Selasa dipanggil, hari ini sudah dilayangkan pemanggilan. Karena apa, kami melakukan pemanggilan-pemanggilan ini berdasarkan berita acara penyidikan hasil dari digital forensik yang mana ada mengarah kepada inisial AHS dan istrinya," paparnya.



Saat ditanya apa keterlibatan AHS, Luki menyebut masih belum merinci. Karena, AHS belum diperiksa oleh penyidik.

"Kami belum tahu (dia member apa bukan), nanti kami tunggu pemeriksaannya, yang jelas dia ikut di dalam dan mendapat reward. Kami akan menunggu hasil pemeriksaannya," pungkas Luki.(detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2Rlom7Z
via IFTTT

Sebelum Pakai Baju Tahanan, 'Ratu' Keraton Agung Sejagat Sempat Tulis Surat Terbuka di IG Untuk Ganjar Pranowo

15.01

Beritaterheboh.com - Fanni Aminadia sang 'Ratu' dari Keraton Agung Sejagat menuliskan surat terbuka yang ditujukan untuk Gubernur Jawa Tengah,Ganjar Pranowo.

Surat terbuka Fanni Aminadia 'Ratu' Keraton Agung Sejagat tersebut ia bagikan melalui media sosial Instagram pribadi miliknya.

Dalam surat itu, sang 'ratu' menuliskan tentang ketidakadilan saat penangkapan dirinya dan suami sampai dengan perlakuan tak layak yang mereka terima.


Kabar munculnya Keraton Agung Sejagat di Purworejo Jawa Tengah merhasin menjadi sorotan warganet.

Tak hanya itu, keraton Agung Sejagat di Purworejo ini bahkan memiliki pemimpin seorang RRaja dan Rau.

Totok Santoso (42) dan Fanni Aminadia (42) mengaku sebagai 'Raja' dan 'Ratu' dari keraton Agung Sejagat.


Pengakuan disertai aksi pasutri ini membuat geger masyarakat, terutama yang tinggal di Purworejo, Jawa Tengah.

Sebab mereka memproklamasikan berdirinya kerajaan yang diberi nama Keraton Agung Sejagat pada Minggu (15/1/2020) lalu.

Totok mengaku sebagai raja dengan sebutan sinuwun, sementara Fanni dianggap sebagai permaisurinya yang bergelar Kanjeng Ratu Dyah Gitarja.

Beredar pula foto-foto dan video keduanya mengenakan baju layaknya Raja dan Ratu.

Namun tak lama mereka memakai baju kebesaran itu, kini malah ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan keonaran oleh Polda Jawa Tengah.

Totok Santoso dan Fanni Aminadia pun akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

Potret keduanya yang tampak anggun dan berwibawa saat berhadapan dengan ratusan pendukungnya tak terlihat lagi.

Keduanya hanya menduduk ketika dihadirkan dalam rilis polisi Rabu (15/1/2020).


Totok dan Fanni kini menjadi tahanan Polda Jawa Tengah.

Mereka disangkakan pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong yang mengakibatkan keonaran serta pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk dokumen yang diduga dipalsukan keduanya.


Sebelum ditangkap dan ditahan oleh pihak kepolisian, Fanni Aminadia sang 'Ratu' Keraton Agung Sejagat itu sempat menuliskan sebuah surat terbuka untuk pemerintah.

Melansir dari unggahan Instagram Fanni, Rabu (15/1/2020), Ratu Keraton Agung Sejagat tersebut menuliskan surat yang ditujukan untuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, rupanya Fanni yang mengaku bergelar Kanjeng Ratu Dyah Gitarja ini sempat membuat postingan di akun Instagramnya.

Inilah isi surat terbuka yang ditulis oleh Fanni AMinadia, Ratu Keraton Agung Sejagat:

"Sugeng siang Pak Ginanjar, prinsipnya kami sangat menyambut baik bahkan menunggu agar diskusi dan diuji secara akademisi sejarah ini bisa terealisasi.

Tapi pelintiran berita dan penggalan dokumentasi ternyata mampu merubah makna dari pernyataan kami

Saya yang dituduh menyebar berita Hoax, padahal yang menyebar media.


Dan saya kemarin berencana memposting surat terbuka dan untuk Bapak, tapi tanpa diberi kesempatan klarifikasi, mediasi dan bahkan penangkapan kami terkesan eksklusif lengkap dengan media.

Kami berusaha korporatif tapi justru diperlakukan layaknya teroris kelas dunia atau dihakimi sebelum diberi hak mengklarifikasi.

Dimana prosedur yang harusnya dijalankan untuk menjaga asas praduga tak bersalah.


Barusan saya diminta ganti baju tahanan, tanpa diberi tahu salahnya dan menjadi tersangka atas apa?...

Saya mohon Bapak bisa menghimbau agar apartur yang bertugas jangan politisir kasus kami yang terlanjur viral untuk sekedar pers konference berhasil menangkap.... #ganjarpranowo #nurani #poldajateng," tulis Fanni di Instagram, Rabu (15/1/2020).







Sugeng siang Pak Ginanjar, prinsipnya kami sangat menyambut baik bahkan menunggu agar diskusi dan diuji secara akademisi sejarah ini bisa terealisasi. Tapi pelintiran berita dan penggalan dokumentasi ternyata mampu merubah makna dari pernyataan kami🙏 Saya yang dituduh menyebar berita Hoax, padahal yang menyebar media. Dan saya kemarin berencana memposting surat terbuka dan untuk Bapak, tapi tanpa diberi kesempatan klarifikasi, mediasi dan bahkan penangkapan kami terkesan eksklusif lengkap dengan media. Kami berusaha korporatif tapi justru diperlakukan layaknya teroris kelas dunia atau dihakimi sebelum diberi hak mengklarifikasi. Dimana prosedur yang harusnya dijalankan untuk menjaga asas praduga tak bersalah. Barusan saya diminta ganti baju tahanan, tanpa diberi tahu salahnya dan menjadi tersangka atas apa?... Saya mohon Bapak bisa menghimbau agar apartur yang bertugas jangan politisir kasus kami yang terlanjur viral untuk sekedar pers konference berhasil menangkap.... #ganjarpranowo #nurani #poldajateng
A post shared by @fanninadia_tbtd (@fanniaminadia) on
Unggahannya itu dalam beberapa jam langsung diserbu komentar netizen.

Ada warganet yang membantu Fanni dengan mencantumkan akun Instagram Gubernur Ganjar Pranowo pada kolom komentar.

Ada juga yang hanya menghujat Fanni akan klain sebagai Ratu yang ia lakukan bersama sang suami.



Gaya Fanni di Facebook Tak Luput Jadi Sorotan


Sebelumnya, kepada pengikutnya, termasuk wartawan, Totok Santosa Hadiningrat mengenalkan Fanni sebagai pasanganya.

Ia juga mengenalkan Fanni Aminadia sebagai ratu kerajaan.

Ia menyebut Fani memiliki gelar Kanjeng Ratu Dyah Gitarja, sebuah nama yang diambil dari ibu Raja Majapahit.


Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan bahwa Toto dan Fanni bukanlah suami istri seperti info yang selama ini beredar di masyarakat.

Lalu siapa sebenarnya Fanni?


Identitasnya memang belum diungkap pihak kepolisian yang menyelidiki dugaan penipuan yang dilakukan Kerajaan Agung Sejagat bikinan Totok.

Tapi di media sosial, Fanni cukup aktif bermain Facebook, setidaknya, sampai November 2019 lalu.

Di Facebook, ia memakai nama lengkapnya, yakni Fanni Aminadia sebagai nama akunnya.

Dalam profil Facebook-nya, Fanni mengklaim dirinya bekerja sebagai penulis skenario dan script writer di sejumlah PH atau Production House.

Ia juga menuliskan ini untuk menerangkan pekerjaanya : CEO/Owner/Producer at Toedjoeh Management, EP, Director at CITRA INSAN ASIA Production and CUT AJAH at SET Films.

Fanni juga menulis setidaknya 3 judul FTV atau drama televisi tak berseri, yang diklaim sebagai karyanya, yakni FTV "SUMPAH GW SAYANG BENERAN",  FTV "PLIZ DEH JANGAN LEBAY", dan FTV "COWOK IMPORT".

Sementara di kolom pendidikanya, Fanni menulis pernah menempuh pendidikan Studied Time Based Art Film - COFA di University South Wales, Sidney, Australia, lulus pada tahun 2011.

Namun, benar atau tidaknya, memang belum terkonfirmasi.

Postingan terakhirnya dibuat pada 7 November 2019.

Ia mengunggah fotonya mengenakan kebaya Jawa, lengkap dengan sanggul.

Saat itu, ia menulis soal keanggotanya di sebuah organisasi bernama Laskar Merah Putih atau LMP.

Ada juga foto ketika ia duduk di singgana yang persis seperti singgasana yang diperkenalkan Totok Santosa sebagai singasana raja dan ratu Kraton Agung Sejagat di Purworejo.

Hanya beberapa jam setelah Fanni ditangkap polisi, netizen pun sudah menyerbu akun Facebook ini.

Banyak netizen yang mengolok-olok Fani, dengan menyindir soal adanya Kraton Agung Sejagat. (Tribunnews.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2FVez3e
via IFTTT