Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok

17.31
Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok - Hallo sahabat IFKNews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel IFKNews Sekilas Politik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok
link : Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok

Baca juga


Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok

Beritaterheboh.com - Lima warga Kulon Progo terpantau menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat di Purworejo. Salah satu korban, Sudadi (70) berbagi kisahnya selama menjadi pengikut si raja Toto Santoso (42) dan ratu Fanni Aminadia (41).

"Saya ini korban mas, tidak tahu apa-apa. Karena dulu sering kumpul diajak ya ikut," kata Sudadi menanggapi tipu-tipu ala Keraton Agung Sejagat saat berbincang dengan detikcom, Kamis (16/1/2020).

Sudadi menceritakan, dalam Keraton Agung Sejagat, dia mendapat jabatan sebagai maha menteri atau semacam menteri koordinator. Dia memiliki jabatan menteri dengan pangkat jenderal bintang tiga.


Mbah Sudadi, sapaan akrabnya, mengaku sempat bangga mengenakan pakaian seragam kebesaran 'kerajaan' Agung Sejagat warna hitam dengan kombinasi kuning.

Apalagi saat tiba di kompleks Keraton Agung Sejagat di Dusun Pogung, Desa Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo, dia sempat disanjung ibu-ibu yang mengatakan 'Pak Jenderal Bintang Tiga gagah dan berkumis'. Saat itu Sudadi datang setelah mengikuti kirab sejauh tiga kilometer.

"Saya sempat tersanjung, kok penyambutannya seperti itu. Apalagi juga dijaga juga oleh polisi," tutur warga Plumbon, Kecamatan Temon, Kulon Progo ini.

Namun, Sudadi mulai merasa ada kejanggalan setelah mengikuti sidang untuk mendengarkan dekrit yang dibacakan oleh si raja Toto. Dekrit hanya dibacakan tanpa ada ketok palu. Itu dilakukan dua kali dengan disaksikan oleh para pengikutnya secara bergantian.

Sudadi menambahkan, dia banyak mengeluarkan uang selama menjadi pengikut Keraton Agung Sejagat. Tapi Sudadi tak menyebutkan jumlah uang yang dia keluarkan tersebut.

Ia hanya memerinci uang dipakai untuk membayar seragam, menyewa mobil, makan dengan teman-temannya, hingga iuran-iuran lain. Dia juga terpaksa menomboki temannya yang ingin naik pangkat.


Kini, Sudadi hanya bisa ikhlas menerima kenyataan setelah raja-ratu Keraton Agung Sejagat ditangkap Polda Jawa Tengah pada Selasa (14/1) lalu atas sangkaan penipuan dan bikin onar.


Sudadi mengaku tidak akan menuntut kepada siapapun. "Biarlah, saya tidak akan menuntut," tuturnya.(detik.com)



from Berita Heboh https://ift.tt/35YujNJ
via IFTTT


loading...

Demikianlah Artikel Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok

Sekianlah artikel Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Cerita Pengikut 'Raja' Toto, Jadi Maha Menteri Tapi Tombok dengan alamat link https://ifknews.blogspot.com/2020/01/cerita-pengikut-raja-toto-jadi-maha.html

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar