Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

13.23

Beritaterheboh.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menegaskan, wacana membebaskan narapidana kasus korupsi demi mencegah penularan Covid-19 masih dalam tahap usulan dan belum tentu disetujui Presiden Joko Widodo. 

Yasonna mengatakan, tidak semua napi koruptor akan bebas karena ia mengusulkan kriteria yang ketat lewat revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Kriteria tersebut yakni terkait usia napi yang lebih dari 60 tahun dan sudah menjalani 2/3 masa tahanan. 

"Sayangnya, banyak beredar kabar di publik dari pegiat antikorupsi seolah napi kasus korupsi yang umur 60 tahun ke atas pasti bebas," kata Yasonna dalam siaran pers, Sabtu (4/4/2020). 

Yasonna menjelaskan, kriteria usia diambil atas pertimbangan kemanusiaan, karena daya imunitas tubuh yang berusia di atas 60 tahun sudah lemah. Berdasarkan data Lapas Sukamiskin, Ditjen Pemasyarakatan mencatat ada 90 orang napi kasus korupsi yang berusia lanjut. 

Setelah dikurangi dengan napi yang telah menjalani 2/3 masa pidananya per 31 Desember 2020 mendatang, jumlahnya tinggal 64 orang. 

Dari 64 nama tersebut, klaim Yasonna, hanya ada nama pengacara OC Kaligis dan mantan Menteri ESDM Jero Wacik yang menjadi perhatian. 

"Selebihnya, belum bisa dibebaskan karena memenuhi syarat 2/3 masa tahanan meskipun sudah berusia lebih 60 tahun," kata Yasonna. 

Diberitakan sebelumnya, Yasonna Laoly berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. Hal itu dikarenakan napi koruptor dan narkotika, yang tata laksana pembebasannya diatur lewat PP itu, tidak bisa ikut dibebaskan bersama 30.000 napi lain dalam rangka pencegahan Covid-19 di lembaga pemasyarakatan (lapas). 

Lewat revisi itu, Yasonna ingin memberikan asimilasi kepada napi korupsi berusia di atas 60 tahun dan telah menjalani 2/3 masa pidana yang jumlahnya sebanyak 300 orang. 

"Karena ada beberapa jenis pidana yang tidak bisa kami terobos karena Peraturan Pemerintah Nomor 99/2012," kata Yasonna dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR yang digelar virtual, Rabu (1/4/2020).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas", 

from Berita Heboh https://ift.tt/3dVEE1V
via IFTTT

Ngamuk di Instagram, Nikita Mirzani: Rumah Saya Bukan Tempat Buat Minta Duit

11.53

Beritaterheboh.com - Ada kejadian tak mengenakkan yang menimpa keluarga Nikita Mirzani belakangan ini. Ia kesal sekali ada banyak orang yang menyambangi kantor dan kediamannya untuk meminta uang.

Lewat Stories Instagram, Nikita Mirzani ngamuk-ngamuk dan meluapkan emosinya.

"Dengerin semua orang ya, yang nggak punya uang atau nggak punya kerjaan, lama-lama gue emosi. Nggak usah pada ke kantor gue, di sini bukan tempat untuk minta duit," ucap Nikita berapi-api, seperti dilihat detikcom, Minggu (5/4/2020).
Baca juga: Dipo Ingin Cerai dari Nikita Mirzani karena Nggak Tahan


"Kalau gue mau kasih uang, gue akan bantu. Nggak usah juga datang berbondong-bondong ke sini, antre minta duit. Mau bwa anak kek, minta sumbangan, keluh kesah, sampai nangis saya nggak peduli sampai 30 orang datang. Sinting," tutur Nikita dengan nada tinggi.

Ucapan yang dilontarkan turut me-mention pihak Polda Metro Jaya dan keamanan di lingkungan sekitarnya.

"Kalian menganggu keamanan, saya akan lapor polisi. Saya juga kerja sendiri, cari duit sendiri," tukas mantan istri Sajad Ukra.(detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2wUz8fz
via IFTTT
コロナの致死率、日本で2・3%…1100人以上が退院 - 読売新聞

コロナの致死率、日本で2・3%…1100人以上が退院 - 読売新聞

11.17

 新型コロナウイルス感染者の致死率は、決して高くはない。厚生労働省によると、中国での致死率は2・3%。感染しても約8割は軽症で済むとされる。

 日本の場合、クルーズ船を含め国内での感染者は5日現在、4211人。このうち死者は95人で、感染者全体の2・3%だ。感染者のうち1194人(3日現在)は既に退院している。

 治療薬の開発も進んでいる。新型インフルエンザ治療薬「アビガン」や、アフリカのエボラ出血熱の治療用として開発中の薬などを国内でも試験的に投与している。

 ただ一般に、感染した場合、高齢者や基礎疾患を持つ人が重症化しやすい。感染を防ぐため、不要不急の外出を控え、外出しても「密閉」「密集」「密接」の三つの「密」を避けることが大切だ。(大舘匠)

Let's block ads! (Why?)



"以上" - Google ニュース
April 05, 2020 at 10:45AM
https://ift.tt/39PphVL

コロナの致死率、日本で2・3%…1100人以上が退院 - 読売新聞
"以上" - Google ニュース
https://ift.tt/2Oh2Twi
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
ジャンプ編集長が偏愛する“おやじのおやつ”(T JAPAN web) - Yahoo!ニュース

ジャンプ編集長が偏愛する“おやじのおやつ”(T JAPAN web) - Yahoo!ニュース

11.17

週刊少年ジャンプ編集部きっての“おやつ好き”、中野博之のおやつ事情

 1968年に創刊した『週刊少年ジャンプ』(以下ジャンプ)。2017年、39歳で第11代編集長に就任したのが中野博之さんだ。多くの漫画家や編集者をまとめるのは、どんな人物なのだろう? ジャンプきっての“おやつ好き・手土産上手”との噂を聞き、編集部をのぞいてみた。
 整頓された編集長のデスク横には、街の駄菓子屋を彷彿とさせる、よりどりみどりのお菓子が揃うおやつコーナーが。「あ、これは僕の趣味で、おやつを補充したり、ここをきれいにするのは僕の役目なんです。おやつを食べに来た部員からついでに相談されたり、逆に『あれ、どうなった!?』と何気なく質問できたり。編集長としての実利もひっそり兼ねています(笑)。このコーナーに欠かせないのは、『ブルボン』のお菓子。理由は美味しくて、そしてずっと変わらないところ。個人によって好みはさまざまですが、僕はルマンド派。もともと実家に置いてあることが多く、大学受験の勉強で腹が減ると、よく食べていましたね。ホワイトロリータにエリーゼ、チョコリエール、ルーベラ……ブルボンのお菓子はネーミングも秀逸なので、擬人化して漫画にしたいくらい(笑)」。

プロフィールを見る>>

 威圧感が全くなくて、柔和な雰囲気の中野さん。どんな少年だったのだろう?「漫画は『ドラえもん』に始まり『キン肉マン』『キャプテン翼』…、本なら『キンダーブック』シリーズや世界の童話……。幼稚園児の頃から漫画を含めた本全般が大好きで、それさえあれば2時間でも3時間でも動かない、手がかからない子だったみたいです。小学生の頃は、ファミコン全盛期だったのですが、友達の家に遊びに行っても、ゲームよりも友達の本棚に目がいっちゃって。ゲームは戦ったり、点数を競ったり、ロールプレイングなら前に進まないといけない。でも漫画と本はそれをしなくて済む――今思えば、争うことが苦手だったんだと思います(笑)」。高学年になる頃には、ジャンプの読者投稿ページ「ジャンプ放送局」に応募するようになり、”県別優勝”したことも。それが漫画好きにさらに拍車をかけることになった。

 大学時代も本と漫画の世界に没入し、単純に“好き”という理由で出版社に入社。週刊少年ジャンプ編集部に配属された。「ジャンプの編集者の役割は主に2つあり、1つ目は“連載作品を守り、育てること”。そして2つ目が、“原石を発掘し、新しい漫画を立ち上げること”。僕は最初は『世紀末リーダー伝たけし!』の連載を引き継ぎ、同じ島袋光年先生で、10年ほどかけて2008年に『トリコ』を立ち上げました。コミックスは1・2巻同時発売だったんですけど、発売日、打合せの後、駅構内の書店をのぞいたら見当たらない。『人気のため売り切れです』と書店員に言われたときは、うれしいやら安堵するやらで、電車の中で涙が止まらなくなってしまって。“重版出来”のその上をいく“即日重版”を味わえたのは、人生で一番気持ちいい瞬間でした」

【関連記事】

Let's block ads! (Why?)



"それが好き" - Google ニュース
April 03, 2020 at 05:52PM
https://ift.tt/2x2XZxD

ジャンプ編集長が偏愛する“おやじのおやつ”(T JAPAN web) - Yahoo!ニュース
"それが好き" - Google ニュース
https://ift.tt/2uz367i
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
「真備の被害は人災」 西日本豪雨の被災者ら40人が決起集会 15日提訴 - 毎日新聞 - 毎日新聞

「真備の被害は人災」 西日本豪雨の被災者ら40人が決起集会 15日提訴 - 毎日新聞 - 毎日新聞

10.25
真備水害訴訟の決起集会であいさつする弁護団長の金馬健二弁護士(壇上左)=岡山県倉敷市真備町箭田の真備公民館で2020年4月4日午後1時32分、戸田紗友莉撮影

 2018年7月の西日本豪雨災害を巡って国や岡山県、倉敷市、中国電力の責任を問い、損害賠償を請求する真備水害訴訟が15日に岡山地裁に提訴される。弁護団と被災者ら40人が4日、提訴に向けた決起集会を、甚大な浸水被害が発生した同市真備町地区で開いた。

 集会では弁護団による訴訟の説明などがあった。第1次提訴には16世帯32人が参加し、損害賠償の請求額は総額約6億6000万円になる見通し。豪雨から2年の7月には第2次提訴を予定している。

 裁判では、ダムの事前放流や陸こうの封鎖、河道掘削など適切な河川管理が行われず、避難誘導が適切に実行されなかったことなどから水害が発生し、被害が拡大したと主張する。

 この日は磯部作・元日本福祉大学教授(地理学)による講演もあり、水害前後の新成羽川ダムの放流に関する自身の研究について説明した。

 集会に参加した30代の男性は、自宅の1階が浸水して4カ月間の避難生活を余儀なくされたという。「できることをせずに水害が起きたのなら納得がいかない。天気のことだからしょうがないで済ませていたらまた同じことが起きる」と訴えた。

 金馬健二弁護団長は「真備の被害は手当てしていれば防げた可能性が高く、人災と言わざるをえない。この訴訟で二度と水害を起こさないよう追及していきたい」と話した。【戸田紗友莉】

Let's block ads! (Why?)



"被災者" - Google ニュース
April 05, 2020 at 09:13AM
https://ift.tt/39CsI1O

「真備の被害は人災」 西日本豪雨の被災者ら40人が決起集会 15日提訴 - 毎日新聞 - 毎日新聞
"被災者" - Google ニュース
https://ift.tt/2GlMulZ
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Kisah Ojol 59 Tahun Antar Penumpang Purwokerto-Solo Jarak 230 Km Tertipu, Cuma Ditinggal Sandal

09.53

Beritaterheboh.com - Viral seorang driver ojek online (ojol) Mulyono (59) warga Kalibagor, Desa Srowot, Banyumas menjadi korban penipuan di Solo Jawa Tengah, Sabtu (4/4/2020).

Driver ojol ini diminta untuk mengantar pelanggan yang mengaku berasal dari Solo.

Saat itu, Mulyono sedang mangkal di Terminal Purwokerto dan dimintai tolong orang untuk mengantarnya ke Solo.

Awalnya, Mulyono tidak mau lantaran jarak dari Purwokerto ke Solo terlalu jauh sekitar 230 Km.

Orang yang mengaku dari Solo tersebut terus merayu dan menjanjikan akan memberikan uang Rp 700 ribu setelah mengantarnya pulang.

"Tawaran Rp 700 ribu deal dan saya antar," kata Mulyono ditemui TribunSolo.com, Sabtu (4/4/2020) malam di Kelurahan Banyuanyar.

Setelah keduanya sepakat , akhirnya berangkat dari sekitar pukul 14.00 WIB sampai di Solo Pukul 19,00 WIB.

Pelaku penipuan kemudian meminta berhenti di Masjid kawasan Banjarsari, Solo dia mengaku hendak salat.

Apes, setelah menunggu pelaku salat ternyata malah kabur dan hanya meninggalkan sendalnya di Masjid tersebut.

"Saya ditegur warga ditanya menunggu siapa.

Saya jawab menunggu penumpang.

Saya lihat dalam Masjid sudah kabur," jelas dia.

"Sendalnya ditinggal," kata Mulyono.


Berangkat dari situ, kisahnya kemudian viral di aplikasi Whatsapp grup.

Kemudian, banyak orang yang menanyakan kisah tersebut dan menolongnya.

Menurut penuturan Mulyono, pelaku saat membonceng dirinya terlihat berbadan kecil.

Mulyono mengatakan, dirinya tidak mengetahui nama orang tersebut hanya melihat ciri fisiknya.

Orang tersebut memiliki ciri fisik berbadan kecil, berkumis tipis, dan menggunakan celana levis.

"Saya tidak tahu namanya," papar Mulyono.

Driver ojol ini mengaku pasrah dengan apa yang dia terima saat ini.


Mulyono baru saja bergabung dengan ojol empat bulan terakhir ini.

Ia tak memiliki firasat apapun, sebab hanya berniat untuk bekerja.

Sebelumnya Mulyono jadi ojek pangkalan.


Setelah adanya peristiwa ini, dia masih bersyukur ada rekan sesama ojol di Solo Raya yang memiliki solidaritas kuat.

Mereka memberikan bantuan materi dan mengantar secara estafet Mulyono dari Solo - Klaten - Purwokerto. (*)







Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kisah Ojol 59 Tahun Antar Penumpang Purwokerto-Solo Jarak 230 Km Tertipu, Cuma Ditinggal Sandal,

from Berita Heboh https://ift.tt/39MG7V0
via IFTTT

Nyesek! Wafat saat Demam Tinggi Gegara Gagal Jantung, Ayah Dituduh Positif Corona Hingga Foto KTP Disebar

09.53

Beritaterheboh.com - Kejadian mengenaskan menimpa sebuah keluarga di Bandung, Jawa Barat. Karena meninggal dunia dalam kondisi demam tinggi, seorang ayah divonis PDP virus corona Covid-19.


Tak hanya itu, foto KTP yang bersangkutan juga disebar oleh orang yang tidak bertanggungjawab.


Merasa tidak terima dengan kejadian tersebut, putrinya yang bernama Mega menceritakan kisah itu kepada publik lewat media sosial.


Ia merasa sakit hati mengetahui KTP ayahnya disebar dan dicap sebagai pasien yang meninggal dunia karena positif corona.


"Kemarin ayah saya baru meninggal, jam 3 subuh karena gagal jantung," tulis Mega @me666aw mengawali ceritanya di Twitter.



Ia pun menjelaskan kronologi kejadian mulai dari awal.


Kronologi Kejadian Ayah Meninggal Dunia



Ayah Mega yang memang memiliki riwayat penyakit jantung tiba-tiba divonis sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona saat dirawat di sebuah RS di Bandung.


Hal itu disebabkan karena suhu tubuh sang ayah yang semula normal tiba-tiba naik menjadi 39 derajat.



"Sekitar jam 11 atau jam 12 malam, ayah saya kembali dicek suhu tubuh. Suhu tubuhnya naik menjadi 39,5 derajat dan you know dokter jaga di sana bilang apa? Bu, suami ibu terindikasi COVID-19," kata Mega.


Karena vonis tersebut, keluarga Mega akhirnya tak diizinkan mendampingi sang ayah melewati sakaratul maut. Namun, mereka pasrah hingga nyawa sang ayah akhirnya tidak tertolong.


Keluarga Mega pun mendapat surat diagnosa dari RS yang menyebutkan kematian sang ayah disebabkan karena gagal jantung dan terindikasi COVID-19. Namun, Mega dan keluarganya masih menyangkal diagnosis tersebut.


Berdasarkan pengakuan Mega, sang ayah memang memiliki riwayat penyakit jantung selama tiga tahun terakhir.


Bahkan, selama satu tahun terakhir ayahnya tak pernah berpergian karena kondisi kesehatannya yang sudah menurun.



Karena alasan ini, Mega merasa peluang tertular COVID-19 sangat kecil. Ia sempat berpikir apakah ayahnya tertular dari dirinya karena hanya ia yang mobilitasnya cukup tinggi.


Namun, Mega dan keluarganya sama sekali tak menunjukkan gejala COVID-19 seperti batuk, demam, atau diare.


Pihak RS pun sempat menelantarkan jenazah ayah Mega dari jam tiga subuh hingga sembilan pagi karena alasan pasien yang bersangkutan PDP corona.


Tapi, keesokan paginya usai mengadakan rapat, para dokter sepakat bahwa kematian ayah Mega disebabkan gagal jantung.


"Sekarang terserah ibu jenazahnya mau dimandikan atau dibawa kemana. Ibu saya jawab, "Ya terus kenapa tadi dokter bisa mendiagnosis seperti itu?". Dan semua dokter di sana hanya bilang, "Maaf bu semua yang demam diindikasi COVID"," tulis Mega.


Tak hanya sampai di sana, jenazah sang ayah juga sempat hampir ditolak warga karena petugas ambulans yang mengantar jenazah memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.


Ayah Mega baru bisa dimakamkan setelah keluarga memberikan fotokopi surat kematian kepada warga setempat.



KTP Disebar dan Difitnah Meninggal Karena Corona


Tak lama berselang setelah pemakaman tersebut, Mega menerima kabar yang mengejutkan. Seorang warganet dengan nama akun @nurul.fauzia.rachman bertanya via DM Instagram kepada warganet lain yang merupakan tetangga Mega.


"Petugas RS-nya bilang positif. Gejalanya sama katanya," tulis @nurul.fauzia.rachman kepada tetangga Mega via DM Instagram.


P Corona (Twitter).

Ia pun turut melampirkan foto KTP ayah Mega hingga membuat gadis itu geram. Tak tahan dengan kabar simpang siur itu, ia akhirnya menghubungi langsung yang bersangkutan.

Namun, saat dicecar pertanyaan siapa yang menyebarkan KTP sang ayah, warganet tersebut tak mau mengaku.


Akibat informasi yang simpang siur, keluarga Mega saat ini menanggung beban. Hingga berita ini dibuat, Mega masih menunggu klarifikasi dari pihak RS atas insiden penyebaran foto KTP tersebut.


gak bisa bergerak, buat jalan udah gabisa, duduk gabisa, dia cuma bisa berdiri. Saya yg dirumah perempuan semua gak bisa apa2, akhirnya saya minta tolong sepupu laki2 saya. Saya tinggal di lingkungan gang yang semua tetangganya respect. Akhirnya tetangga saya semua datang,

bantu ayah saya buat dibawa kerumah sakit. Tetangga satu gang bantu ngangkut ayah saya ke mobil pak RT, karena rs terdekat dari rumah saya muhamadiyah, akhirnya dibawalah ke rs muhamadiyah, ibu saya ikut. saya dan adik saya jaga rumah.

Sampai di rs (kronologi menurut tetangga dekat dan sepupu saya) di igd satpam memang standby dgn termometer tembak yg lg hits itu. Semua org yg masuk di cek suhu tubuh, termasuk ayah saya yg nafasnya sudah pendek. Di cek lah suhu tubuh ayah saya 36 derajat, normal.

Masuk igd, ayah saya masih hrs cek tekanan darah dll. Padahal posisi ayah saya nafas sudah pendek dan hanya diberi oksigen tabung. Lalu dgn kondisi ayah saya yg sudah sesak dan nafas pendek dia masih dipakaikan masker. Katanya untuk antisipasi.

Ibu saya yg panik, dan tidak tahu apa2 cuma bisa pasrah. Sekitar jam 11 atau jam 12 malam ayah saya kembali di cek suhu tubuh, suhu tubuhnya naik menjadi 39.5 derajat. Dan you know dokter jaga disana bilang apa? "Bu, suami ibu terindikasi covid-19"

Ibu saya yg panik, tidak bisa berpikir apa2 cuma bisa pasrah dan mengiyakan. Satu rumah sakit panik, "bu suami ibu harus isolasi. Ibu dan keluarga hrs isolasi." Ibu saya jawab, "ini yg nolongin suami saya ke rs 1 gang loh!" dijawab "wah 1 gang ibu harus isolasi"

Selanjutnya ayah saya disuruh ronsen. Oke lah ibu saya ikuti semua prosedur rs. Semua petugas rs pakai baju astronot, pakai helm. Setelah di ronsen ada titik2 putih di paru2 ayah saya, dan rs bilang "bu suami ibu harus dirujuk ke rshs" kondisi ayah saya sudah sakaratul maut

Ibu saya gak boleh masuk ruangan, gak boleh mendampingi ayah saya yg sedang sakaratul maut. Sampai akhirnya ketika ibu saya mengurus adm untuk rujukan ke rshs, ibu saya cuma dikasi kabar bu suami ibu udah ga ada. Gak ada yg ucapin kalimat syahadat ke kuping ayah saya.

Oke kami sekeluarga ikhlas memang sudah jalan nya seperti ini. Kami ikut semua prosedur rs dan kami dikasih surat kematian dan surat diagnosa yg tertulis ayah saya gagal jantung + pdp covid-19.






 Sementara ibu saya mau mengurus pemakaman, kalian tau apa yg terjadi di lingkungan rumah saya? Tetangga semua sudah berkumpul, saya keluar rumah mereka semua bubar menjauh dari saya. Tidak ada masjid yg mau memandikan, menyolatkan, dan mengafani jenazah ayah saya.

Sampai akhirnya kami dan keluarga ayah saya sepakat memakamkan ayah saya di makam keluarga ayah saya di daerah cikalong. Skrg ayah saya di cap pdp covid-19 tanpa rapid test, tanpa swab test, hanya karena demam tinggi menjelang sakaratul maut ayah saya, yg di cek oleh dokter jaga

Saya sbg anak paling tua sangat2 tidak setuju, saya ngurus sana sini, apalagi perlakuan rs dan tetangga yg awalnya mengucilkan kami, sampai rumah kami di semprot semua pakai desinfektan tanpa persetujuan kami. YA JENAZAH AYAH SAYA DIPERLAKUKAN SPT BINATANG.


















from Berita Heboh https://ift.tt/2xLeyyf
via IFTTT