Viral Pasar Ikan Hias Jatinegara Ramai Saat PSBB, Ada yang Tak Bermasker. Ini Pengakuan Warga

13.34

Beritaterheboh.com - Suasana hiruk-pikuk tampak di Pasar Ikan Hias, Jatinegara, Jakarta Timur, di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pagi tadi. Ada sejumlah warga di pasar yang sedang membeli ikan hias dan tak memakai masker.

Foto kerumunan di Pasar Ikan Hias, Minggu (19/4/2020), itu diunggah oleh Ammar Fawzi melalui Instagram Stories-nya di akun @goldfaser. Fotonya ini kemudian di-repost oleh akun Instagram @jktinfo yang memiliki pengikut lebih dari 2 juta akun. Foto ini viral dan mendapat beragam tanggapan.

Dalam foto tersebut tampak ada kerumunan warga lebih dari lima orang. Warga berkerumun di sekitar emperan toko. Sementara di sisi jalan banyak sepeda motor terparkir, hampir memakan area badan jalan.


Ammar menceritakan, foto suasana kerumunan warga itu dia ambil saat sedang lewat pagi tadi. Dia melihat warga melakukan transaksi jual-beli ikan hias.

"Jadi saya lewat tempat tersebut jam 05.30 WIB. Seperti biasa, di sana ramai orang bertransaksi jual beli ikan hias," kata Ammar kepada detikcom, Minggu (19/4).

Dia mengatakan, sebelumnya kawasan tersebut ditutup pemerintah sebagai upaya pencegahan Corona. Namun kini dia melihat pedagang membuka lapaknya kembali.

"Pada mulanya tempat yang sudah disediakan pemerintah ditutup, karena adanya pandemi Corona, tapi pedagang masih tetap berdagang di pinggir trotoar dari jam 02.00-06.00 WIB," tuturnya.

Selain itu, dia melihat beberapa warga tak memakai masker. Tidak ada petugas yang berusaha menertibkan kerumunan tersebut.

"Ada yang nggak pakai masker dan bisa dikatakan banyak, baik dari pegadang maupun pembeli. Tidak ada petugas, yang saya lihat hanya beberapa ormas dan Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSPU). Mereka diam saja, di dalam foto itu ada gambar PPSU-nya," jelasnya.


Ksatpol PP Jatinegara Sadikin menyebut pasar ikan hias Jatinegara ramai sebelum jam 6 pagi karena distribusi barang. Sesudah itu, pasar kembali sepi.

"Itu sebetulnya gini, itu hanya barang dari Bogor itu ngedrop pagi setelah subuh itu aja. Sekarang sih kalau sudah jam 06.00 WIB-07.00 WIB sudah nggak ada," kata Sadikin dihubungi terpisah.(detik.com)


from Berita Heboh https://ift.tt/3cosm0q
via IFTTT

Fenomena Munculnya Ratusan Cacing Tanah di Solo yang Bikin Merinding, Ini Penjelasan Ahli

12.34
Beritaterheboh.com - Kemunculan ratusan cacing tanah di kawasan Pasar Gede Solo membuat warga kaget. Jumlahnya sangat banyak dan menyebar hingga jalur pejalan kaki di Jalan Urip Sumoharjo.

Petugas kebersihan kemudian langsung membersihkan caing-cacing itu, kemarin. Salah seorang petugas kebersihan, Marsono mengungkap dia memungut cacing hingga satu ember.

Dia menduga cacing tanah muncul dari taman yang ada di sekitar lokasi. Sebab, saat dia membersihkan taman, masih muncul beberapa cacing dari dalam tanah.

"Itu ada ratusan mungkin. Kalau dijadikan satu bisa satu ember. Langsung saya sapu sampai bersih, soalnya kan sini buat jualan," kata pedagang bakso di sekitar lokasi, Marsono kepada wartawan, Sabtu (18/4).


Diwawancara terpisah, pakar Lingkungan Hidup Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prabang Setyono, menegaskan kemunculan cacing-cacing itu bukan dari disinfektan yang belakangan disemprot di berbagai sudut wilayah gegara pandemi virus Corona atau COVID-19.

"Kecuali kalau disinfektan disemprot di satu titik dengan jumlah besar mungkin langsung keluar. Tapi ini kejadiannya di berbagai tempat, jadi saya kira bukan," kata Prabang kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, cacing akan keluar dari tanah secara alami jika ada perubahan kondisi tanah secara drastis. Dia menyebut peristiwa kali ini berbeda dengan kondisi sebelumnya.

Dia justru melihat peristiwa itu logis jika dihubungkan dengan fenomena banyaknya gunung berapi yang aktif secara bersamaan. Namun. dia mengaku belum melakukan penelitian mendalam.(detik.com/artikel asli)



Penjelasan Ahli soal Fenomena Cacing Tak Henti Keluar dari Tanah


Sejak Sabtu (18/4/2020) pagi hingga siang, cacing tak henti-hentinya keluar dari dalam tanah di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah. Kemunculan cacing dinilai aneh karena jumlahnya sangat banyak.

Pakar Lingkungan Hidup dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prabang Setyono mengatakan, munculnya cacing dari dalam tanah dengan jumlah banyak itu diduga karena fenomena alam.

"Cacing itu habitatnya diagregat-agregat tanah. Sehingga bisa jadi yang pertama di situ kelembabnya telah terjadi perubahan drastis. Biasanya tanah itu berubah dari penghujan ke kemarau, biasa begitu," ujar Prabang saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

"Di dalam biasanya panas kelembabannya jelas berkurang. Biasanya cacing mesti keluar mencari perlindungan," katanya menambahkan.

Prabang menjelaskan, kemunculan cacing dari dalam tanah ini tidak hanya terjadi di Solo, tapi juga terjadi di beberapa daerah.

Menurutnya, tahun lalu, fenomena keluarnya cacing dari dalam tanah tak semerata tahun ini.

"Saya juga kaget kok merata ini. Kayaknya tahun ini ada sedikit anomali. Mungkin ada dinamika suhu tanah dari dalam. Ini sedikit masuk logika. Gunung-gunung yang dulunya dianggap tidur ada istilahnya geotektoniknya begitu," ujar Prabang.

Sebelumnya diberitakan, cacing dalam jumlah banyak keluar dari dalam tanah di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Sabtu pagi.

Seorang pedagang bakso di Pasar Gede, Marsono mengatakan, cacing keluar dari taman sekitar pasar pada pukul 05.30 WIB. Jika dikumpulkan, jumlah cacing bisa mencapai satu ember.

Saking banyaknya, cacing yang keluar dari dalam tanah tersebut menyebar sampai ke jalur pejalan kaki dan jalan raya.

Hingga siang hari, cacing itu masih terus keluar dari dalam tanah meskipun jumlahnya tidak sebanyak sebelumnya. (kompascom/artikel asli)


from Berita Heboh https://ift.tt/3am5Unp
via IFTTT
毎日の「お昼ごはんなーに?」がキツい! 外出自粛中のごはん事情(レタスクラブニュース) - Yahoo!ニュース

毎日の「お昼ごはんなーに?」がキツい! 外出自粛中のごはん事情(レタスクラブニュース) - Yahoo!ニュース

12.10

私達家族の住む市では、新学期が始まってちょこっと学校行ったんですが、また臨時休校になってしまいました。

子どもたちずっと家にいます。

もともと夫婦で在宅ワーカーなので、家に常に家族がいることは特にストレスじゃないのですが、

学校に行っていれば子どもたちは給食やお弁当を食べているはずなのが

毎日お昼を家で食べることになり…

「今日の昼食を何にする?」

私はこれが一番大変に感じています!

夫婦二人だけなら、子どもがあまり食べないすごい辛い料理やちょっとクセのある料理(エスニック系とか)なんかも出せますし、なんなら外に食べに行っちゃおう!となるのもしょっちゅうだったのですが、なにせ今は不要不急の外出は自粛中。

コロナ禍以前の我が家の食卓は、大皿に盛った料理を各自自分の箸で取って食べることが多かったのですが、

さすがに感染を気にして、最初は1人分ずつ盛り分けて出すようにしたんです。

それが「これ洗い物増えるな」と気がついたので大皿に戻しました。ただし取り皿と取り箸を用意して。

それに慣れてくるとだんだん皿に盛るのもはしょって、フライパンや鍋ごと食卓にどんと出すこともしばしば。

いやこういう害のない手抜きって大事だと思うのですよ!

本来「料理」は好きなので、それが苦痛になってはいけないと、最近料理に興味を持ち始めた小5娘を巻き込むことにしました。

子どもに「手伝ってもらう」とかえって手間だったりするものですが、「1品任せる」とするとけっこうちゃんと仕上げてくれるんですよ。何を作るかもおまかせ。

もちろんまだまだレパートリーが少ないので、2回に一回は卵焼きが出たりするんですが、それでもとっても気持ちに余裕ができる気がします。

1品考えなくていいのはいいですよ!

元の生活ができるようになったらどんなことがしたいかな~と考えたりするんですが、

私はそうですね、やっぱりおでかけしたいですね。

しかも公共交通機関を使ってね!

子どもと乗る新幹線、けっこう好きなんです。

車内販売のアイス食べたりして。

そして遠出してどこに行きたいかというと…

大好きなリアル脱出ゲームに参加したいです!!

閉め切った密室に大人数で集まって謎を解くまで出られないという3密をすべてぶっこんだ内容ですので今絶対行けないです。

実際この春に行きたかったイベントいくつか開催中止や延期になってしまいました。

名古屋の会場によく行ってたんですが、新幹線で東京とかの大規模なイベントに参加したいな~!

早くその日が来るのを楽しみに、今日も家に引きこもってます。

娘、今日の1品は何?

卵焼き?え、でもシラス入れるんだ、いいじゃなーい!

作=前川さなえ

Let's block ads! (Why?)



"それが好き" - Google ニュース
April 19, 2020 at 09:00AM
https://ift.tt/2VkN8IB

毎日の「お昼ごはんなーに?」がキツい! 外出自粛中のごはん事情(レタスクラブニュース) - Yahoo!ニュース
"それが好き" - Google ニュース
https://ift.tt/2uz367i
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

DKI Tebar 300 Ribu Paket Sembako Saat PSBB Jakarta, Ini Detailnya

12.04

Beritaterheboh.com - Pemerintah DKI Jakarta telah mendistirubusikan 300 ribu lebih bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga miskin dan rentan miskin sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jakarta pada 10 April 2020.

"Terkait PSBB Jakarta sejak 10 April 2020, telah didistribusikan bantuan sosial untuk warga miskin dan rentan miskin yang terdampak COVID-19 sebanyak 300.813 paket sembako terdistribusi," ujar Gugus Tugas COVID-19 DKI, Ani Ruspitawati dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 18 April 2020.

Ani mengatakan sebanyak 89.527 paket bantuan sosial dibagikan di 26 Kelurahan di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan pada Sabtu 18 April. Bantuan tersebut langsung diantar ke rumah warga dengan pengawalan aparat keamanan.

Ani menambahkan bantuan yang berupa paket komoditas bahan pangan pokok, yaitu beras 5 kg 1 karung, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng 0,9 lt 1 pouch, biskuit 2 bungkus, masker kain, dan sabun mandi.
Paket disiapkan oleh Perumda Pasar Jaya dengan pengemasan yang rapat untuk menjaga agar barang tetap higienis.

Ani mengatakan bantuan paket sembako tersebut mulai dibagikan kepada 1,2 juta warga miskin dan rentan miskin. Bantuan tersebut akan diberikan sekali sepekan.(tempo.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2ymPhL5
via IFTTT
キャバクラ勤務の20代女性感染 新潟で20人以上接客 [新型コロナウイルス] - 朝日新聞デジタル

キャバクラ勤務の20代女性感染 新潟で20人以上接客 [新型コロナウイルス] - 朝日新聞デジタル

11.10

 新潟市は18日、17日に新型コロナウイルスの感染が判明した新潟市東区の飲食店従業員の20代女性について、新潟駅前のキャバクラ「Club NOA(クラブ ノア)」に勤務していたと発表した。不特定多数の客と接触している可能性があるとしている。

 市によると、女性は7~10日に勤務。少なくとも20人の接客をしたという。この4日間に同店を訪れ、発熱などの症状が出た場合は帰国者・接触者相談センター(025・212・8194)に電話するよう呼びかけている。

Let's block ads! (Why?)



"以上" - Google ニュース
April 19, 2020 at 07:38AM
https://ift.tt/3cvqaUS

キャバクラ勤務の20代女性感染 新潟で20人以上接客 [新型コロナウイルス] - 朝日新聞デジタル
"以上" - Google ニュース
https://ift.tt/2Oh2Twi
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Ini Kriteria Pasien yang Dapat Klaim Biaya Perawatan Terkait Virus Corona

11.04
Beritaterheboh.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan surat edaran pergantian biaya perawatan pasien terkait virus Corona (COVID-19). Pasien berstatus orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP), dan positif COVID-19 dapat mengajukan klaim biaya perawatan.

Ketentuan tersebut dimuat dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/238/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu Bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Pelayanan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Surat keputusan ini diteken oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto pada Senin (6/4/2020).

Dalam BAB II Poin A dalam surat tersebut, disebutkan ada tiga kriteria pasien yang dapat mengklaim biaya perawatan terkait COVID-19. Klaim dapat dilakukan oleh ODP, PDP, dan pasien yang terkonfirmasi COVID-19.

"Ya ada 3 kriteria pasien yang dapat klaim biaya perawatannya. Pertama orang dalam pemantauan ODP. Nah ini kita bagi dua. ODP yang usia di atas 60 tahun baik dengan atau tanpa penyerta atau komorbid ya atau penyakit lainnya. Kedua ODP yang kurang dari 60 tahun dengan penyerta juga bisa. Kedua, pasien dalam pengawasan. Kemudian yang ketiga pasien positif Covid atau terkonfimasi Covid-19," terang Humas PB IDI dr Halik Malik menjelaskan isi surat keputusan tersebut kepada detikcom, Sabtu (18/4/2020).

Halik menambahkan, proses klaim biaya perawatan tersebut berlaku bagi semua warga negara Indonesia dan warga negara asing yang dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 yang ada di Indonesia. Dia juga mengatakan, pasien dalam tiga katagori tersebut, yang sudah terlanjur membayar biaya rumah sakit tetap dapat mengajukan klaim biaya perawatan di rumah sakit.

"Termasuk yang sudah telanjur membayar di rumah sakit itu seharusnya bisa digantikan tinggal nanti rumah sakitnya klaim kepada pemerintah ketika dananya sudah cair itu bisa ditagih oleh pasien yang pernah berobat dan mengeluarkan biaya itu akan dibayarkan sejumlah biaya yang terverifikasi," ucap Halik.

Disebutkan dalam Poin B dan C di surat tersebut, pelayanan yang dapat diklaim adalah pelayanan rawat jalan dan rawat inap. Klaim biaya perawatan dapat diajukan di rumah sakit rujukan dan rumah sakit tertentu yang memberikan pelayanan terhadap pasien COVID-19.

"Pembiayaan pelayanan pada rawat jalan dan rawat inap meliputi administrasi pelayanan, akomodasi, kamar dan pelayanan di ruang gawat darurat, ruang rawat inap, ruang perawatan intensif, dan ruang isolasi, jasa dokter, tindakan di ruangan, pemakaian ventilator, bahan medis habis pakai, pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium dan radiologi sesuai dengan indikasi medis, obat-obatan, alat kesehatan termasuk penggunaan APD di ruangan, rujukan, pemulasaran jenazah, dan pelayanan kesehatan lain sesuai indikasi medis," demikian tertulis di surat keputusan itu.

Sementara itu, terkait dengan pasien yang berstatus orang tanpa gejala (OTG), Kemenkes menjelaskan mereka tidak butuh perawatan di rumah sakit. Menurutnya, pasien berstatus OTG perlu melakukan isolasi mandiri sehingga tidak perlu mengklaim biaya perawatan apapun.

"Sebenernya gini ada ODP, PDP ada juga konfirmasi. Kalau OTG sebenarnya orang ada virus dia carrier tapi tidak mendapatkan gejala, nggak ada rasa sakit nggak ada rasa demam, batuk nggak ada apa-apa berarti kalau kayak begitu dia perlu dirawat enggak? Kan tidak. Dia isolasi mandiri kan. Kalau dia tidak dirawat, cukup isolasi mandiri nggak perlu diklaim, makanya kalau di Permenkes 238 itu yang bisa diklaim ODP, PDP, dan konfirmasi," jelas Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenkes Sundoyo kepada detikcom.

Lebih lanjut Sundoyo menjelaskan ODP dan PDP merupakan orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi COVID-19 dan memiliki gejala. Sementara OTG adalah orang yang memiliki virus namun tidak memiliki gejala apapun.

"Kalau dia OTG tanpa gejala kan tidak perlu dirawat maka disarankan untuk di rumah, kecuali kalau dia memang sudah ada positif lalu dia memang ada gejala demam misalnya sesak itu lain itu, dia harus dirawat," ujar Sundoyo.

"Jadi gini kenapa OTG tidak dinyatakan secara tegas didalam petunjuk teknis klaim itu karena OTG itu tanpa gejala. Kalau misal tanpa gejala kan nggak mungkin dia dirawat logika hukumnya, maka ketika dia tidak perlu dirawat kan berarti nggak perlu diklaim," sambungnya.(detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/3bgFaWy
via IFTTT

Soal Kerusuhan Seperti 1998 Disebut Bisa Terjadi Lagi, Istana Buka Suara

11.04
Beritaterheboh.com - Sebagian kalangan pengusaha khawatir jika krisis akibat virus Corona ini akan menimbulkan kerusuhan seperti periode 1998.

Ekonom menyebut kekhawatiran ini beralasan, mengingat ruang gerak produksi yang terbatas, pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di berbagai sektor, hingga ancaman-ancaman lainnya.

Lalu bagaimana tanggapan istana terkait kekhawatiran ini?

Pelaksana tugas (Plt) Deputi III KSP, Panutan Sulendrakusuma memastikan sistem keamanan pasti terjaga selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Pasti terjaga, karena institusi keamanan kita terus memantau perkembangan situasi dan penerapan PSBB menyebabkan mereka seluruh aparat keamanan memang tergelar di lapangan," kata Panutan kepada detikcom, Jakarta, Sabtu (18/4/2020).


Panutan menjelaskan, akar permasalahan pelemahan ekonomi saat ini juga berbeda dengan krisis yang terjadi pada tahun 1998. Pada saat 1998 lantaran terjadi KKN yang berujung pada struktur politik dan ekonomi yang tidak inklusif.

Untuk saat ini, kata Panutan disebabkan oleh sektor kesehatan dan terjadi di seluruh dunia.

"Kalau saat ini masalah sumbatan aspirasi mayoritas masyarakat sudah tidak ada, dan akar masalahnya ada di kesehatan. Sehingga kecil kemungkinan krisis kesehatan berujung kerusuhan '98," tegas Panutan.

Sebelumnya, para pengusaha yang sudah babak belur dihantam dampak Corona berharap pemerintah menjaga keamanan dengan baik. Pasalnya, dampak mengerikan dari virus Corona yang kini dirasakan masyarakat bisa memicu kerusuhan.

CEO Royal Agro Indonesia, Final Prajnanta mengatakan dengan kondisi krisis seperti ini ada satu potensi yang belum banyak disorot yaitu negara ini harus aman. Dia khawatir kondisi Indonesia yang sedang goyah gegara serangan virus Corona dimanfaatkan sekelompok orang untuk menciptakan kerusuhan. Bahkan, membuat kerusuhan seperti tragedi 1998.

"Karena potensi adanya pihak yang menjadi tunggangan dengan adanya krisis ini. Kita belajar dari 1998 yang lalu, itu bisa saja terjadi. Sekarang sudah ada beberapa di Tangerang, Malang," tutur Final dalam Diskusi Online DPP PAN secara virtual, Jumat (17/4/2020).

Dia berharap aparat negara, baik TNI maupun Polri tetap mengawasi perkembangan kondisi di lapangan seiring imbas Corona yang dirasakan masyarakat, terutama di sektor ekonomi. Seperti diketahui imbas Corona ke sektor ekonomi telah membuat jutaan orang kena PHK maupun dirumahkan, termasuk tanpa digaji ataupun dipotong separuh.

Peneliti CSIS Fajar B Hirawan mengungkapkan saat ini pemerintah telah memberikan stimulus fiskal sebesar Rp 405,1 triliun dan penerbitan pandemic bond untuk pembiayaan anggaran. Hal ini langkah awal yang baik untuk meredam krisis akibat COVID-19.

Menurut dia penurunan BI 7 days reverse repo rate oleh Bank Indonesia (BI) juga langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia.

Sementara itu untuk bantuan sosial, yang tujuannya menormalisasi kondisi ekonomi seperti sediakala dibutuhkan skema kebijakan yang orientasinya tidak hanya jangka pendek (3 bulan).
"Akan tetapi perlu juga dipikirkan skema kebijakan yang lebih berorientasi jangka menengah-panjang. Perlu diingat ada kelompok masyarakat yang sebelumnya 'tidak berhak' menjadi 'berhak' mendapatkan bantuan sosial akibat pandemi ini," kata Fajar.

Dia menjelaskan pekerja di sektor informal serta pekerja atau buruh di sektor industri manufaktur dan jasa yang akan diPHK akibat COVID-19 adalah beberapa kelompok masyarakat yang akan kembali masuk ke kelompok miskin.

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan menjelaskan dalam kondisi pandemi seperti ini pemerintah memang harus waspada dan ekstra hati-hati dengan motif politik yang tersembunyi.

Apalagi krisis saat ini seluruh sektor berhenti dan terbatas sehingga pendapatan rakyat kecil akan terhimpit, pendapatan harian berkurang jauh, banyak yang tidak memenuhi kebutuhan sehari-hari.Kemudian dari sudut korporasi dampaknya akan sama, banyak perusahaan yang melakukan PHK dan banyak pula yang tidak mendapatkan pesangon.

Menurut Anthony kondisi krisis 98 dengan krisis Corona terhadap makro ekonomi sangat berbeda, saat ini suku bunga malah turun dan inflasi juga cenderung turun.

"Jika pemerintah melakukan kewajibannya sesuai undang-undang dan menyelamatkan mereka yang terdampak dengan bantuan langsung, seperti yang dilakukan di seluruh dunia maka tidak ada alasan untuk terjadi kerusuhan. Kerusuhan hanya akan terjadi jika pemerintah lalai melakukan tugasnya," jelas dia.(detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/3bntBNl
via IFTTT