Viral Camat Ciledug Marahi Relawan soal Bantuan Banjir, Ini Penjelasannya

17.24

Beritaterheboh.com -  Aksi Camat Ciledug Syarifudin saat memarahi salah satu relawan di tengah bencana banjir yang berlokasi di Wisma Tajur, Ciledug, viral di media sosial.
Rekaman video cekcok itu diunggah melalui akun Instagram @infotangerang.id, Jumat (3/1/2020) lalu.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut memperlihatkan Camat Ciledug Syarifudin memarahi seseorang yang membantu korban banjir.

Dalam keterangan video tersebut dijelaskan, Syarifudin marah lantaran pria tersebut mendata dan membantu korban banjir tanpa berkoordinasi dengannya.


Menanggapi hal tersebut Syarifudin angkat bicara. Menurut dia, pristiwa itu terjadi pada Kamis (2/1/2020), persoalannya adalah miskomunikasi dengan seorang pria bernama Raja, yang merupakan relawan dari Jakarta.

“Kronologinya itu, Raja meminta peralatan evakuasi mulai dari pengeras suara, lampu senter dan lainnya. Di situ saya bertanya, 'Anda relawan bawa apa saja?'. Ia pun menjawab tak bawa apa-apa, ia hanya membawa selembar kertas dan pulpen,” ujar Syarifudin dalam keterangan yang diterima, Sabtu (4/1/20).

Sebelumnya Syarifudin mengaku telah mencari informasi tentang sosok Raja melalui anggota Polsek Ciledug atas aksinya di lokasi banjir.

Karena baginya, penanganan untuk korban banjir di wilayah tersebut merupakan tanggung jawabnya sebagai pejabat wilayah.

"Sebagai pejabat wilayah, saya dan tim Basarnas saat itu bertanggung jawab penuh. Proses evakuasi dalam situasi banjir separah itu harus digerakkan dalam satu komando,” katanya Syarifudin.
Apalagi, kata Syarifudin, keberadaan Raja baru terlihat pada hari kedua bencana banjir terjadi di wilayah tersebut.

“Sejak Rabu, yaitu hari pertama kejadian banjir, saya tidak melihat sosok Raja, seharian saya di Wisma Tajur mengevakuasi warga, istirahat sebelum subuh pun saya masih shalat di Wisma Tajur, disitu saya masih tak melihat Raja,” ucapnya.(kompas.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2tslZrN
via IFTTT
US killed top Iranian commander to stop a war, Trump says as 3,000 American troops head to the region - CNN

US killed top Iranian commander to stop a war, Trump says as 3,000 American troops head to the region - CNN

17.02
US killed top Iranian commander to stop a war, Trump says as 3,000 American troops head to the region - CNN

The US will deploy the troops following a drone strike at Baghdad International Airport that killed military commander Qasem Soleimani, a defense official told CNN.
The troops will come from the Immediate Response Force of the 82nd Airborne Division. CNN has previously reported the forces had been placed on prepare-to-deploy orders.
After hundreds of protesters targeted the US Embassy compound in Baghdad this week, the US sent in 750 troops from the same unit and said additional deployments were possible. The new deployment will encompass the rest of the brigade -- about 3,000 soldiers.
The decision comes after Trump said he ordered the precision strike to kill Soleimani, who was plotting "imminent and sinister attacks" on Americans, adding the decision was one of deterrence rather than aggression.
"We took action last night to stop a war. We did not take action to start a war," Trump said in a statement from his Mar-a-Lago resort on Friday, a day after the airstrike in the Iraqi capital.
Soleimani was the head of the Islamic Revolutionary Guards Corps (IRGC) Quds Force, and became the architect of Tehran's proxy conflicts in the Middle East. Abu Mahdi al-Muhandis -- the deputy head of the Iran-backed Iraqi Popular Mobilization Forces (PMF) -- was also killed.
Abu Mahdi al-Muhandis, left, and Qasem Soleimani were killed in the US strike.
The Trump administration viewed Soleimani as a ruthless killer, and the President told reporters Friday that the general should have been taken out by previous presidents.
The Pentagon blamed Soleimani for hundreds of deaths of Americans and their allies. "General Soleimani was actively developing plans to attack American diplomats and service members in Iraq and throughout the region," the Pentagon said, calling the strike "decisive defensive" action aimed at deterring future Iranian attacks.
Secretary of State Mike Pompeo said the strike had thwarted an "imminent" attack in the region, but declined to give any details on the intelligence on which he based his statement.
Sen. Chris Van Hollen, a Democrat and member of the Appropriations Committee, said the strike will increase threats to US interests from across Middle East.
"Today the administration announced we're sending 3,000 more troops to the region," he said. "So clearly the administration recognizes that this action has actually dramatically increased the risks in the Middle East, increased the risks of an attack from Iran and it should be no surprise to anybody who has followed these issues that Iran does mean what it says when it says this is essentially tantamount to an act of war."

Iran says it will fight back

In a letter to the United Nations, Iran described the attack as state terrorism and an unlawful criminal act.
It was "tantamount to opening a war," Majid Takht Ravanchi, Iran's ambassador to the UN, told CNN's "Erin Burnett OutFront."
"The response for a military action is a military action. By whom? When? Where? That is for the future to witness," he said.
He said the strike had escalated a war that started when Iran pulled out of a nuclear deal with Tehran in 2018.
"The US has started the economic war in -- in May 2018. Last night, they started a military war. By assassinating, by an act of terror, against one of our top generals," he told CNN.
Iran and its allies condemned the strike as an "assassination," while European officials and the UN called for de-escalation.
The Pentagon blamed Soleimani and his Quds Force for recent attacks on coalition bases in Iraq, including the December 27 strike that culminated in the deaths of an American contractor and Iraqi personnel. It also blamed him for the US Embassy attack in Baghdad on December 31.
At least six people were killed in the strike, an Iraqi security source told CNN on condition of anonymity.
Funeral processions will be held for Soleimani in both Iran and Iraq, Iranian state media reported. Iran will hold three days of national mourning, with people also gathering in Baghdad on Saturday to pay tribute to all the officials killed.
Iran's Supreme Leader, Ayatollah Ali Khamenei, has vowed "harsh revenge," according to a statement on his official website.
"His pure blood was shed in the hands of the most depraved of human beings," Khamenei said.
Maj. Gen. Ismail Qaani, who served for years alongside Soleimani, has been appointed as his replacement.
Some US officials are bracing for Iran to retaliate with a cyber attack, but Iran has shown it is also capable of engaging in another form of online warfare: social media disinformation campaigns. Authorities were on Saturday increasing vigilance and fortifying defenses.

Let's block ads! (Why?)



2020-01-04 07:49:00Z
https://ift.tt/2szw8D7
52780536809258

Anies Singgung Banjir 2013, Stafsus Jokowi Angkie Beri Jawaban Bijak

16.54

Beritaterheboh.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkit banjir besar pada 2013 di era Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau Tanggul Latuharhari, Jakarta Pusat. Istana menyebut musibah banjir bisa terjadi di kepemimpinan siapa pun, dan tidak perlu membanding-bandingkan.

"Yah musibah dapat terjadi di kepemimpinan gubernur DKI siapa saja. Namun yang harus dilakukan adalah bukannya memperbandingkan bagaimana besarnya banjir itu terjadi. Melainkan bagaimana pemimpin dapat cepat tanggap memberikan bantuan kepada masyarakat dan mengantisipasi musibah tersebut agar tidak terjadi lagi di masa mendatang," ujar juru bicara Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia lewat pesan singkat, Sabtu (4/1/2020).

"Intinya tidak perlu membandingkan. Itu saja ya," imbuhnya.

Mengenai musibah banjir yang terjadi saat ini di Jabodetabek, Angkie meminta publik memperhatikan masalah evakuasi korban. Ia juga menyesalkan jika masing-masing pihak saling menyalahkan.

Cek Tanggul Latuharhari, Anies Singgung Banjir Jakarta 2013


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau tanggul Kanal Banjir Barat di Jl Latuharhari, Jakarta Pusat, semalam. Anies menyebut petugas tengah memperkuat tanggul supaya tidak jebol kembali seperti pada 2013.

"Semalam meninjau tanggul Latuharhari dan Pintu Air Manggarai.⁣ Tanggul Kanal Banjir Barat di Jalan Latuharhari terus diperkuat. Rembesan air terdeteksi dini oleh Dinas SDA sejak 1 Januari lalu, puluhan petugas kita masih bekerja memperkuat tanggul agar tidak jebol kembali seperti banjir besar di 2013," kata Anies lewat Instagram, Sabtu (4/1/2020).

Berdasarkan catatan detikcom, tanggul tersebut sempat jebol pada 17 Januari 2013 karena luapan Sungai Ciliwung. Limpasan itu lalu masuk ke Kali Cideng yang berada di tengah Jl Sumenep dan Jl Purworejo, Jakarta Pusat. Aliran kali kecil ini mengarah ke Waduk Melati, yang berada di belakang Mal Grand Indonesia.

Kembali ke peninjauan Anies. Selain mengecek tanggul, Anies meninjau Pintu Air Manggarai dan tinggi muka air kemarin malam sebesar 645 sentimeter (Siaga IV).

"Alhamdulillah, semalam pukul 22.00 di Pintu Air Manggarai kondisi tinggi muka air sudah normal kembali, 645 cm (siaga 4), begitu juga TMA di pintu air hulu, Katulampa dan Depok. Petugas tetap bersiaga dan mengangkut hanyutan sampah di pintu air," ujar Anies.


Anies mengapresiasi kinerja petugas yang berjibaku menangani banjir di Jakarta sejak awal tahun ini. Banjir disebabkan oleh hujan ekstrem dan kini banjir di sejumlah titik sudah surut.

"Saya menyadari teman-teman dalam kondisi lelah setelah kerja selama tiga hari terakhir ini. Insyaallah kebahagiaan masyarakat ketika mereka bisa kembali ke rumahnya dan berkegiatan menjadi obat bagi kelelahan kita. Insyaallah kelelahan ini akan dibalas dengan pahala tak ternilai dari Allah SWT," ujar Anies.(detik.com)





from Berita Heboh https://ift.tt/2MQLYju
via IFTTT

Natuna Diklaim China, Dedi Mulyani Sentil Prabowo

15.24

Beritaterheboh.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi mengaku sangat merindukan sikap tegas Prabowo ketika kedaulatan bangsa terusik di Natuna.

Sikap tegas Prabowo soal nasionalisme kerap ditunjukkan saat kampanye Pemilihan Presiden 2019 lalu.

Saat ini, kata Dedi, Prabowo menjadi Menteri Pertahanan RI dan diminta bertindak ketika kedaulatan bangsa terusik di Natuna, Kepulauan Riau.

"Pak Prabowo kami mendambakan kegarangan Bapak ketika nasionalisme dan kedaulatan bangsa terusik," kata Dedi kepada Kompas.com, Sabtu (4/1/2020).

Dedi mengatakan, menjaga wilayah perairan dengan tujuan menjaga kedaulatan dan melindungi seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya merupakan kewajiban yang melekat pada negara.

Menurut Dedi, hubungan persahabatan dengan pemerintah China adalah huburan setara. Karena setara, maka ketika ada kekayaan yang diambil, sikapnya bukan lagi perundingan, melainkan tindakan tegas.

Namun tindakannya bukan berdasarkan pendekatan militer, tetapi tindakan sipil yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan.


Menurutnya, tindakan penenggelaman kapal pencuri ikan yang dilakukan Susi Pudjiastuti saat menjadi Menteri KKP adalah metodologi yang tepat dalam menegakkan aturan kelautan.

"Kalau tujuannya adalah melindungi kekayaan ikan kita, sebenarnya metodologi yang dipakai Bu Susi itu cukup merepotkan pencuri ikan," kata anggota DPR dari Fraksi Golkar itu.

Menurut Dedi, kalau urusan kedaulatan bangsa, pelanggaran keamanan dan batas negara, maka yang harus dilakukan adalah sikap tegas dan tanpa kompromi. Sikap itu yang harus dilakukan oleh Kementerian Pertahanan.

"Dan itu sudah disebutkan oleh Komisi I bahwa harus ada tindakan tegas tanpa kompromi," kata Dedi.

Jangan bikin alibi beragam
Dedi mengatakan, saat ini semua pihak tidak usah lagi membuat alibi beragam. Ia menegaskan, sikap penenggelaman kapal itu adalah efektif dan harus dilakukan.

Tapi pendekatannya bukan militer, melainkan perlindungan kelautan yang dikelola di bawah komando Kementerian Kelautan dan Perikanan, bukan menteri pertahanan, karena konteksnya berbeda.

"Karena yang dihadapi adalah nelayan, bukan tentara. Maka yang harus diterapkan adalah aturan kelautan, maka tenggelamkan kapal itu efektif," tandas Dedi.

Terkait kasus kapal nelayan China yang dikawal militer negara itu, maka pendekatan kedua yang harus dilakukan adalah tindakan milier demi perlindungan keamanan dan kedaulatan negara.

"Kalau perlindungan kemanan, tak ada kompromi. Sikap tegas. Karena itu kedalutan negara," katanya.

Dedi menyindir sikap pemerintah dengan analogi tetangga atau sahabat yang mencuri barang berharga di rumah kita.

"Kita punya rumah dengan kekayaan televisi, uang, dan emas. Kemudian kita punya sahabat atau tetangga dan ia kerjanya ambil uang kita tanpa izin. Apakah kita sebagai kepala keluarga lantas ngobrol gini, ya sudah nggak apa-apa, nanti kita bicarakan dulu, kan itu sahabat papah, mungkin nggak? Nah itu saja," kata Dedi.


Dedi menegaskan, urusan kedaulatan negara tidak bisa ditukar dengan urusan yang lain. Harus tegas.

"Kalau kita punya tetangga banyak bantu kita, atau kerja sama usaha, bukan investasi ya. Lalu istri kita diambil dia, rela nggak?" tanyanya.

"Lebih baik kita miskin daripada harga diri terinjak," ujarnya.(kompas.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2MVPYiC
via IFTTT

Hotman Paris Kembali Sindir Anies Baswedan, Inul Daratista Malah Sigap Beri 'Dukungan'

13.54
Beritaterheboh.com -  Hotman Paris Hutapea tampaknya belum juga puas melayangkan sindirannya pada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Padahal pada beberapa waktu lalu, pengacara kondang ini diketahui membanding-bandingkan kinerja Anies dengan jajaran pimpinan di kota Semarang.

Dalam sindirannya, Hotman menunjukkan sebuah video di saat kota Semarang tampak dengan sigap menangani bencana banjir. Tersorot mesin-mesin yang diketahui bisa menyedot puluhan ribu liter air hanya dalam hitungan satu detik.

Rupanya tak cukup sampai di situ, Hotman kembali melayangkan sentilannya pada Anies Baswedan. Kali ini, ia mengunggah video yang menunjukkan aksi cekatan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dalam menanggulangi banjir.

Uniknya menyertai videonya ini, Hotman Paris malah menyematkan godaannya pada Tri Rismaharini. "Love U Bu Risma: dansa di bali yok," tulis pengacara tersohor berusia 60 tahun ini pada bagian caption, Jumat (3/1).

Seperti biasa, unggahan Hotman Paris langsung disambut banyak netter. Mereka mengungkapkan kekaguman sekaligus mengacungi jempol kinerja Tri Rismaharini untuk kota Surabaya.

Menariknya di antara banyaknya komentar, terselip celetukan pedangdut Inul Daratista. "Ini Ibuku loh bang (stiker acungan jempol), ibu jawa timur suroboyoku tercinta," tulis Inul dengan menggunakan akun @inul.d.



Komentar pelantun lagu "Buaya Buntung" itu rupanya berhasil mengundang perhatian netter lainnya. Bahkan terhitung sampai saat ini, komentar Inul itu telah dibalas hampir 100 netter. Rupanya, celetukan Inul perihal Tri Rismaharini disambut seruan setuju oleh mereka.

"Masoookkkkk," komentar akun @tdgo***** dengan emotikon hati. "Setuju mbak inul, jempol emang bu risma," sambung akun @kar*****92. "@inul.d ibukku sisan loo mbk inul. Bu risma pling oke wes pokok'e," imbuh akun @nov******88.(kanal247.com)


View this post on Instagram

A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on


from Berita Heboh https://ift.tt/2twPOax
via IFTTT

Kuasa Hukum Jelaskan Kronologi Meninggalnya Lina Mantan Istri Sule, Bukan Sakit Jantung

13.24
Beritaterheboh.com - Kabar duka datang dari mantan istri komedian Sule, Lina yang mengembuskan napas terakhir lantaran sakit yang diidapnya.

Abdurahman T Pratomo, selaku kuasa hukum mencoba menjelaskan kronologi meninggalnya Lina saat dihubungi, Sabtu (4/1/2020).

"Jam 04.00 kurang itu posisi Bu Lina sudah pingsan. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Al Islam. Pukul 05.30 dokter menyatakan kalau Ibu Lina sudah meninggal. Langsung dibawa ke rumah duka di Neptunus. Kronologisnya seperti itu," jelas Abdurrahman.

Meninggalnya Lina juga dipicu dari sakit lambung dan darah tinggi yang dimilikinya. Sempat terdengar kabar Lina meninggal karena sakit jantung, namun hal itu tampak tak dibenarkan oleh Abdurrahman.

Baca juga: Bantu Proses Pemakaman Lina, Rizki Febian Masuk Liang Lahat


"Terus saya tanya itu sakitnya apa ke keluarganya. Dia memang punya riwayat penyakit lambung. Mungkin juga ada komplikasi dengan darah tinggi karena kecapekan habis liburan," lanjutnya.

"Seperti itu yang saya dapat informasi langsung dari keluarganya. Jadi kalau serangan jantung, terlalu jauhlah. Saya nggak mendengar itu," sahutnya lagi.

Selain itu, Abdurrahman menyebut Sule dan anak-anaknya turut hadir dalam suasana duka ini.

"Ada semua (keluarga Sule). Sule hadir. Sule datang sebelum dimandiin, dia sudah ada. Rizky Febian jauh lebih duluan dia datang," tukasnya.( detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/36pwhr9
via IFTTT

Sule Bicara Soal Lina Mantan Istri Yang Meninggal Dunia

12.24

Beritaterheboh.com - Lina, mantan istri pelawak Sule meninggal dunia. Sule mengaku tak ada firasat apa-apa atas kepergian mantan istrinya itu.

"Nggak ada firasat sih. Kemarin juga lagi ngobrol sama Iki (Rizki Febian) malem-malem. Begitu tidur Iki ngabarin dibawa ke rumah sakit," ucap Sula kepada detikcom saat ditemui di rumah duka, Sabtu (4/1/2020).

Sule tak menjawab soal sakit apa yang diderita mantan istrinya hingga meninggal. Dia menyebut kepergian Lina karena Allah sayang kepada mantan istrinya.

"Saya pikir Allah sayang, daripada tersiksa terus-terusan," ucapnya.

Sule pun meminta agar mendoakan mantan istrinya yang sudah tiada itu.

"Yang penting doakan yang terbaik," tuturnya.

Beberapa waktu lalu Sule pernah disinggung soal mencari pengganti Lina. Hal tersebut ditanya oleh kedua teman Sule, Angbenn dan Adly Fairuz dalam Channel YouTubenya.

"Mau cari pengganti nggak sih kang?" Tanya Adli.

Sule pun langsung menjawab pertanyaan tersebut.

"Nyari yang setia susah," jawab Sule.

Menurut Sule, jika perempuan sudah melakukan segalanya bagi laki-laki sampai hal terkecil laki-laki tersebut tidak mungkin meninggalkan sang perempuan.

"Laki-laki nggak berpaling kalau pasangan sudah memperhatikan dari hal kecil sampai hal besar," urai Sule.

Pernikahan Sule dan Lina berakhir di meja hijau setelah keduanya mengarungi rumah tangga 21 tahun. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai empat orang anak.(detik.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/2SOqsj4
via IFTTT