Beritaterheboh.com - Polisi membubarkan arisan guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Jember untuk menekan penyebaran corona. Petugas sempat memberikan teguran keras pada penyelenggara yang awalnya ngotot meneruskan acara. Arisan itu digelar di rumah warga di Jalan Melati, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. "Peristiwanya kemarin (28/3) siang, diikuti sekitar 30 orang. Saya memang sempat agak keras ke pemilik rumah yang sudah diingatkan Bhabinkamtibmas tapi tetap ngeyel," kata Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto saat dihubungi detikcom, Minggu (29/3/2020). Edy menceritakan, awalnya dia mendapat keluhan dan laporan masyarakat terkait adanya acara arisan yang diikuti puluhan orang. Warga resah karena acara digelar di tengah mewabahnya virus corona. "Ada warga yang laporan. Ada orang kumpul-kumpul kok dibiarkan. Akhirnya didatangi oleh Bhabinkamtibmas," ujar Edy. Edy sendiri mengaku saat itu sedang melakukan penyemprotan disinfektan bersama Muspika di suatu tempat di Kecamatan Kaliwates. Dia memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk segera membubarkan acara arisan tersebut. "Tapi pemilik rumah ngeyel. Malah dia bilang sudah dapat izin Kapolres. Kan nggak mungkin Pak Kapolres mengizinkan. Sementara warga sekitar terus laporan kenapa kok acara terus berlangsung dan nggak dibubarkan. Akhirnya saya bersama Muspika datang ke lokasi," kata Edy. Sampai di sana, acara ternyata sudah hampir selesai. Edy pun memanggil pemilik rumah dan sempat memarahinya. "Saat saya datang bersama Camat dan Danramil, acaranya sudah hampir selesai. Sudah mau makan-makan. Berarti kan memang acara itu terus berlangsung. Itulah mengapa saya sempat marahi pemilik rumahnya," ujar Edy. Selanjutnya pemilik rumah dibawa ke Mapolsek Kaliwates. Di sana, sang pemilik rumah mengakui kesalahannya dan berjanji tak akan mengulangi. "Sudah bikin surat pernyataan. Terus pulang dijemput anaknya. Saya juga sudah laporkan ke Pak Kapolres," pungkas Edy.(detik.com)
from Berita Heboh https://ift.tt/2QWCu8y
via IFTTT
Beritaterheboh.com - Pemerintah mengumumkan ada penambahan pasien meninggal akibat virus Corona (COVID-19). Hingga hari ini, jumlah pasien yang meninggal total menjadi 114 orang. "Pasien meninggal bertambah 12. Menjadi 114 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Minggu (29/3/2020). Sementara itu, pasien yang sembuh bertambah 5 orang. Total pasien yang sembuh saat ini 64 orang. "Pasien yang sembuh bertambah 5 orang. Sehingga total menjadi 64 orang," ujar Yuri. Hingga hari ini, tercatat ada 1.285 kasus positif Corona di Indonesia. Jumlah tersebut bertambah 130 dari angka sebelumnya. "Total 1.285 kasus positif," ujar Yuri.(detik.com)
from Berita Heboh https://ift.tt/2xvYFLW
via IFTTT
Beritaterheboh.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, atau yang dikenal dengan Ibas membuat bilik disinfektan. Videonya saat mencoba bilik tersebut viral di media sosial Warganet merasa lucu dengan cara Ibas memperkenalkan bilik disinfektan tersebut. Salah satu videonya diunggah oleh akun Instagram @nongandah pada Sabtu (28/3/2020). Sementara di Twitter, rekaman yang sama diunggah oleh akun @bintangforza. Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, Ibas awalnya terlihat berlari menuju teras. Ia lalu berkata kepada wanita yang merekamnya, "Hai, mau masuk, boleh enggak? Aku mau coba disinfektan dulu ya masuk ke dalam bilik. Terima kasih". Ibas kemudian mendekat ke bilik disinfektan yang terpampang nama lengkapnya di kaca samping. Bahkan ada tulisan "Mas Ibas Berjuang untuk rakyat #MasIbasLawanCorona" di sana. "Jangan lupa hand sanitizer buat tangannya supaya bersih. Dilap berkali-kali," ujarnya saat akan masuk ke bilik disinfektan tersebut. Wanita yang merekam video juga berkata, "Wow ini benda apa?" "Dalam bilik ajaib, wah bersih sekali. Terasa dari atas hingga ke bawah," kata Ibas saat berada di dalam bilik. Anak kedua dari Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono ini juga memutar tubuh agar cairan disinfektan dapat mengenai seluruh badannya. Pada bagian akhir video, Ibas mengatakan bahwa bilik tersebut akan menyemprotkan cairan disinfektan selama tujuh detik. Video yang diunggah ke Twitter telah disaksikan lebih dari 270 ribu kali dan mendapatkan 1.700 retweet dan 2.800 like, pada Minggu (29/3/2020) siang. Warganet di Instagram, telah menonton video tersebut lebih dari 1.600 kali dan menulis 21 komentar. Akun @bintangforza yang mengunggah video itu Twitter menyoroti cara bicara Ibas saat mengatakan, "Wahhh... bersih sekali!". Sementara akun Instagram @nongandah menganggap cara Ibas menyampaikan pesan dalam video itu mirip seperti Doraemon, tokoh kartun dari Jepang. "Pesannya bagus tapi aku nontonnya seperti sedang nonton film Sinchan atau Doraemon. 'wah, bersih sekali'," tulis @nongandah. Ia melanjutkan, "Jangan lihat fasilitasnya yang bagus dan lengkap tapi lihat niat dan pesannya aja: mengajak kita tetap berolahraga mesti #dirumahaja dan jaga kebersihan #cucitangan. Di tengah situasi seperti ini berbagi info atau apapun haruslah kita apresiasi. Terima kasih mas Ibas untuk videonya. Ayooo mas, banyakin dan sebar alat seperti ini ke kampung-kampung dan tempat buat masyarakat Indonesia". Beberapa warganet lain pun merasa lucu dengan video Ibas memperkenalkan bilik disinfektan. Seperti komentar dari @udiet26, "Gue penasaran waktu selesai video ini terus lihat hasilnya emang gak kepikiran: Eh, ini kayaknya aneh deh". "Mas Ibas wardrobe sama settingnya sih udah OK. Cuma sutradara sama kameramannya coba diedukasi lagi supaya bisa buat video yang lebih menarik. Luntur semua karismamu, mas! Terima kasih," tulis @me_idy.(suara.com/Artikel Asli)