Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

16.08

Beritaterheboh.com - DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah membawa kejadian penolakan pemakaman perawat di Kabupaten Semarang ke ranah hukum. 

Diharapkan, dengan adanya payung hukum yang jelas kejadian tersebut tidak terulang kembali. Ketua DPW PPNI Jateng, Edy Wuryanto mengatakan saat ini sedang mengumpulkan bukti dan dokumentasi terkait kejadian pada Kamis (9/4/2020) petang tersebut.

"Harus ada pembelajaran terkait kejadian ini. Kami sudah mengumpulkan ahli-ahli hukum yang tergabung di PPNI untuk memberi masukan dan kajian," jelasnya, Jumat (10/4/2020) di kantor DPW PPNI Jateng.

Menurut Edy, kejadian penolakan tersebut tidak akan terjadi kalau tidak ada provokator.

"Itu nanti mau masuk delik aduan atau gimana, biar ahli hukum yang menentukan. Kami hanya mengumpulkan bukti dan segala yang diperlukan, lalu kami ambil langkah selanjutnya," ungkapnya.

Dikatakan, perawat, dokter, dan pekerja medis adalah garda yang rawan terpapar corona atau Covid-19.

"Kerawanan paling tinggi itu adalah tenaga kesehatan yang tidak ada di ruang isolasi. Kalau di ruang isolasi, mereka sudah sadar sehingga memakai alat pelindung diri. Kalau di bagian lain, APD-nya hanya secukupnya, jadi rawan terpapar," jelasnya.

Dia pun meminta kepada anggotanya untuk mengenakan pita hitam di lengan kanan sebagai tanda duka mulai 10-16 April 2020. Di Jawa Tengah, lanjutnya, ada 68.000 perawat.


"Kami minta pemerintah lebih serius memerhatikan keselamatan perawat sesuai standar WHO. Segera distribusikan ke perawat mulai dari tingkatan puskesmas hingga ke rumah sakit," papar Edy.

Sebab, perawat tidak mengetahui pasien tersebut masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP). Selain itu, untuk masyarakat atau pasien juga harus jujur menceritakan riwayat perjalanan atau kesehatannya.

"Perawat yang meninggal tersebut, bekerja di bagian geriatri. Seharusnya jauh dari pasien ODP atau PDP, tapi ada pasien yang masuk dan tidak jujur sehingga perawat terpapar," jelasnya.

Seperti diketahui, seorang perawat di RSUP Dr. Kariadi meninggal dunia pada Kamis (9/4/2020). Jenazahnya yang akan dimakamkan di TPU Sewakul mendapat penolakan dari warga sehingga dipindah ke Bergota, kompleks makam keluarga Dr. Kariadi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum"




from Berita Heboh https://ift.tt/3aZtF5O
via IFTTT
東京都 189人感染確認 1日で最多 新型コロナウイルス - NHK NEWS WEB

東京都 189人感染確認 1日で最多 新型コロナウイルス - NHK NEWS WEB

16.02
東京都 189人感染確認 1日で最多 新型コロナウイルス

東京都の関係者によりますと、10日に都内で新たに189人が新型コロナウイルスに感染していることが確認されたということです。

都内で1日に確認された人数としては9日の181人を超えて最も多くなりました。これで都内で感染が確認されたのは、あわせて1708人となります。8日は144人、9日は181人と3日続けて最多の人数を更新しました。

Let's block ads! (Why?)



"以上" - Google ニュース
April 10, 2020 at 03:04PM
https://ift.tt/2RtESDT

東京都 189人感染確認 1日で最多 新型コロナウイルス - NHK NEWS WEB
"以上" - Google ニュース
https://ift.tt/2Oh2Twi
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Curhat Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

15.38

Beritaterheboh.com - Penolakan pemakaman perawat RSUP Dr. Kariadi yang meninggal karena positif corona atau Covid-19,  menjadi viral. 

Pemakaman pada Kamis (9/4/2020) yang sedianya dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sewakul, akhirnya dipindah ke Bergota, komplek makam keluarga Dr. Kariadi Kota Semarang. 

Salah seorang yang berperan dalam penolakan tersebut adalah Purbo, Ketua RT 6 Dusun Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Di hadapan Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah, Edy Wuryanto, Purbo menyampaikan permintaan maafnya. 

"Atas nama pribadi dan warga saya minta maaf adanya kejadian kemarin itu. Saya minta maaf kepada perawat, warga Ungaran, dan pada seluruh masyarakat Indonesia," ungkapnya, Jumat (10/4/2020) di kantor DPW PPNI Jawa Tengah. 

Purbo mengatakan, penolakan pemakaman di TPU Sewakul tersebut adalah aspirasi masyarakat yang berada di lokasi, termasuk beberapa Ketua RT lain. 

"Mereka mengatakan, Pak jangan di sini, jangan dimakamkan di Sewakul," ujarnya menirukan warga. Karena desakan warga, akhirnya aspirasi tersebut diteruskan ke petugas pemakaman. 

Dia menyatakan tidak mungkin mengabaikan aspirasi warga karena tanggung jawab sebagai Ketua RT. Adanya penolakan pemakaman tersebut, karena adanya kesalahan informasi sehingga menyebabkan ketidaksetujuan dari warga. 

"Keluarga almarhumah juga ada yang dimakamkan di Sewakul meski bukan warga kami," ucapnya. Purbo mengakui, dalam hati dia menangis karena adanya penolakan pemakaman jenazah tersebut. "Sungguh, saya juga menangis dengan kejadian tersebut. Apalagi istri saya juga perawat, tapi saya harus meneruskan aspirasi warga," ungkapnya. 

Sementara Ketua RW 08 Dusun Sewakul, Daniel Sugito mengatakan, penolakan pemakaman tersebut sempat dimediasi. Bahkan dokter juga memberi penjelasan hingga Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha datang ke lokasi. 

"Tapi warga tetap menghendaki pemakaman dipindah," ujarnya. 

Ketua DPW PPNI Jawa Tengah, Edy Wuryanto meminta kepada seluruh perawat untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan tulus dan ikhlas. "Kami kecewa dan prihatin dengan kejadian ini, tapi perawat harus tetap memberikan pelayanan kesehatan secara profesional," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...", 

from Berita Heboh https://ift.tt/34pusdL
via IFTTT

Jenazah Perawat Positif Corona Ditolak, Humas Gugus Tugas Covid19 Kab Semarang Beberkan Kronologinya

15.08

Beritaterheboh.com - Video yang menunjukkan penolakan jenazah perawat RSUP dr Kariadi Semarang yang meninggal karena virus corona covid-19 viral di media sosial.

Rencananya, jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Siwarak, lingkungan Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat.

Peristiwa ini menimbulkan perbincangan di kalangan warganet. Mereka rata-rata marah dan menyesalkan terjadinya penolakan tersebut.

Postingan-postingan terkait penolakan jenazah perawat ini diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah, Jumat (10/4/2020).

Gambar pertama yang diunggah @lambe_turah merupakan unggahan akun Facebook Agus Ratna Safitri yang memperlihatkan dua video saat terjadinya penolakan.

Satu video menunjukkan keluarga perawat yang menangis karena jenazah anaknya tidak jadi dimakamkan di tempat tersebut. Video yang lain memperlihatkan beberapa pria tampak berdebat.

Dalam sebuah video yang diunggah akun @lambe_turah menunjukkan seorang pria yang justru bersyukur karena jenazah perawat itu tidak jadi dimakamkan di Sewakul.


"Alhamdulillah, tidak jadi dimakamkan di Sewakul," kata seorang pria yang merekam video saat rombongan ambulans meninggalkan tempat pemakaman.

Terdengar juga dalam video itu seseorang berbicara dalam bahasa jawa, "paling kan seharusnya itu (jenazah) dibakar, dikremasi".

Jenazah Perawat Positif Corona Ditolak, Publik Murka: Tangkap Provokatornya

Slide terakhir yang diunggah oleh @lambe_turah menunjukkan klarifikasi dari warga desa lain yaitu Susukan. Mereka mengaku tidak menolak pemakaman jenazah perawat tersebut.

Salah satu pria dalam video itu bercerita, "Sebetulnya tadi kita atas nama warga RT 05 menerima, sudah bikin tempat yang mau ditempati untuk jenazah. Ternyata ada info Suwakul menerima, kita batalkan di sini".

"Setelah itu, info lagi datang di Suwakul ditolak. Dan setelah itu katanya diterima di TPU Bergota. Kita atas nama warga RT 05 yang bertempat di Gunung Kalong sangat kecewa adanya berita seperti ini," imbuhnya.

Warganet yang mengetahui kabar penolakan jenazah tenaga medis ini ikut menyesal. Bahkan beberapa diantaranya merasa marah dengan provokator yang memicu penolakan.

Seperti komentar, @ichsanramadhani_ "Ya tolak juga kalau warga itu sakit corona berobat ke RS, bilang aja maaf takut ketularan corona".

"Tangkap provokatornya," komentar warganet lain.

"Ini karena kurangnya edukasi tentang Covid-19, dan pemikiran-pemikiran orang kolot di situ," tulis @riska_yuniati.

"i see human, but not humanity," tulis @duhitakurnia.

Kronologi penolakan jenazah perawat


Dilansir AyoSemarang---jaringan Suara.com, Jumat (10/4/2020), Humas Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan mengatakan, bahwa pasien tersebut sedianya bakal dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Siwarak, lingkungan Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, sesuai dengan permintaan pihak keluarga.

Namun proses pemakaman harus dialihkan karena ada penolakan dari sekelompok warga setempat, sebelum jenazah tiba di TPU Siwarak.

Sebelum ada penolakan, sudah ada koordinasi pihak terkait dan keluarga, sedianya pemakaman tersebut dilakukan di Sewakul sesuai permintaan keluarga. Situasi cukup kondusif, persiapan untuk pemakaman juga mulai dilakukan.

"Pemangku wilayah RT 06/ RW 08 Kelurahan Bandarjo juga telah menyepakati rencana pemakaman tersebut. Namun selepas petang, kami mendapatkan informasi ada sekelompok warga yang menolak," kata Alexander Gunawan, Kamis (9/4/2020).

Alex menjelaskan, sesuai dengan domisili, pasien positif Covid-19 tersebut memang berada di wilayah Ungaran Timur.

Namun atas permintaan keluarga rencananya jenazah tersebut akan dimakamkan berdekatan dengan makam ayahnya.

Entah siapa provokatornya, tiba- tiba muncul penolakan oleh sekelompok warga setempat, padahal informasi awal dari RT setempat sudah tidak ada masalah.

"Jenazah akhirnya diputuskan untuk dimakamkan di tempat pemakaman keluarga Rumah Sakit dr Kariadi, di kompleks TPU Bergota, Semarang, yang terletak di belakang RSUP dr Kariadi," ujar Alex.(suara.com/artikel asli)

from Berita Heboh https://ift.tt/3c5pEwB
via IFTTT
ネットカフェ 休業要請に悩みも|NHK 首都圏のニュース - NHK NEWS WEB

ネットカフェ 休業要請に悩みも|NHK 首都圏のニュース - NHK NEWS WEB

14.43

新型コロナウイルスの感染拡大を防ぐため、ネットカフェなどに休業が要請される中、住む家がないなどさまざまな事情で寝泊まりする人を抱える店舗は、休業してしまうと利用者が居場所を失ってしまうと悩みを募らせています。

緊急事態宣言を受けて、東京都内では複数のネットカフェの系列店が臨時休業になっているうえ、東京都は感染拡大を防ぐため「遊興施設」の1つとして、ネットカフェに対して休業に協力するよう要請しました。
しかし都内でネットカフェを経営するオーナーは、遊興施設というよりは、住む家がないという理由や、仕事や家庭の事情で家を離れざるを得なくなり寝泊まりする人たちがいるのが現実で、そうした人たちが居場所を失ってしまうと悩みを抱えています。
この店舗では、一晩2000円ほどで完全個室の部屋で過ごすことができるため、長期で滞在する人たちを多く受け入れていて、この日は10人あまりが寝泊まりしていました。
店を利用する53歳の男性は建設関係の仕事をしていて、2年以上、この店を生活の拠点にしているといいます。
男性は、都内が仕事の現場になることが多く、店が休業すると今の仕事を続けられるか不安を感じていて「行政には従わないといけないし、ネットカフェがたたかれているのもわかっています。でも、そんな急に言われても困ってしまいます」と話していました。
東京都によりますと、ネットカフェなどで寝泊まりしながら生活する人は1日あたりおよそ4000人と推計され、都は、こうした人たちに一時的な住まいとして、民間のアパートや都営住宅など新たに400室を用意しようと準備を急いでいるということです。
店によりますと、これまでに利用者で感染を疑うような症状が出た人はおらず、店内の消毒や換気を徹底しているということで、利用者が新たな生活の拠点を確保するめどがたつまでは、営業を続けざるを得ないと話しています。
オーナーの男性は「皆さん、家もないし、行くところもない。そんな人たちに出て行ってくださいとはとても言えないです。臨時に泊まることができる場所はどこで、いつから入れるのかなど、明確にしてほしいです」と話していました。

Let's block ads! (Why?)



"滞在する" - Google ニュース
April 10, 2020 at 01:23PM
https://ift.tt/2JQQ3lZ

ネットカフェ 休業要請に悩みも|NHK 首都圏のニュース - NHK NEWS WEB
"滞在する" - Google ニュース
https://ift.tt/3aPvtP9
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update
ネットカフェ 休業要請に悩みも|NHK 首都圏のニュース - NHK NEWS WEB

ネットカフェ 休業要請に悩みも|NHK 首都圏のニュース - NHK NEWS WEB

14.13

新型コロナウイルスの感染拡大を防ぐため、ネットカフェなどに休業が要請される中、住む家がないなどさまざまな事情で寝泊まりする人を抱える店舗は、休業してしまうと利用者が居場所を失ってしまうと悩みを募らせています。

緊急事態宣言を受けて、東京都内では複数のネットカフェの系列店が臨時休業になっているうえ、東京都は感染拡大を防ぐため「遊興施設」の1つとして、ネットカフェに対して休業に協力するよう要請しました。
しかし都内でネットカフェを経営するオーナーは、遊興施設というよりは、住む家がないという理由や、仕事や家庭の事情で家を離れざるを得なくなり寝泊まりする人たちがいるのが現実で、そうした人たちが居場所を失ってしまうと悩みを抱えています。
この店舗では、一晩2000円ほどで完全個室の部屋で過ごすことができるため、長期で滞在する人たちを多く受け入れていて、この日は10人あまりが寝泊まりしていました。
店を利用する53歳の男性は建設関係の仕事をしていて、2年以上、この店を生活の拠点にしているといいます。
男性は、都内が仕事の現場になることが多く、店が休業すると今の仕事を続けられるか不安を感じていて「行政には従わないといけないし、ネットカフェがたたかれているのもわかっています。でも、そんな急に言われても困ってしまいます」と話していました。
東京都によりますと、ネットカフェなどで寝泊まりしながら生活する人は1日あたりおよそ4000人と推計され、都は、こうした人たちに一時的な住まいとして、民間のアパートや都営住宅など新たに400室を用意しようと準備を急いでいるということです。
店によりますと、これまでに利用者で感染を疑うような症状が出た人はおらず、店内の消毒や換気を徹底しているということで、利用者が新たな生活の拠点を確保するめどがたつまでは、営業を続けざるを得ないと話しています。
オーナーの男性は「皆さん、家もないし、行くところもない。そんな人たちに出て行ってくださいとはとても言えないです。臨時に泊まることができる場所はどこで、いつから入れるのかなど、明確にしてほしいです」と話していました。

Let's block ads! (Why?)



"滞在する" - Google ニュース
April 10, 2020 at 01:23PM
https://ift.tt/3e3TyTQ

ネットカフェ 休業要請に悩みも|NHK 首都圏のニュース - NHK NEWS WEB
"滞在する" - Google ニュース
https://ift.tt/3aPvtP9
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

Pria di NTT Umumkan Terpapar Covid-19 Via Youtube, Pernah Pergi ke Jakarta & Yogya

14.08
Beritaterheboh.com - Sejak Kamis (9/4) sore, warga Nusa Tenggara Timur dibuat panik dengan terkonfirmasi satu kasus Covid-19, yang diumumkan oleh gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 nasional.

Masyarakat panik karena kasus pertama yang terkonfirmasi tersebut, tidak menyebutkan secara lengkap letak Kabupaten, maupun Kota pasien itu dirawat.

Juru bicara Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Nusa Tenggara Timur pun secara gamblang, ikut mengkonfirmasi satu kasus namun baru akan diumumkan secara resmi, Jumat (10/4) hari ini, oleh ketua gugus tugas yakni gubernur Viktor B. Laiskodat.

Belum resmi diumumkan, satu video youtube beredar. Dalam video itu seorang pria mengaku dirinya telah terpapar Covid-19, dan sementara dirawat di RSUD W.Z Yohanes Kupang.

Menurut pria yang diketahui bernama El Asamau itu, dirinya mempunyai riwayat perjalanan dari Yogyakarta, Jakarta, Bali dan Kupang. Tiba di Kupang (22/3) ia langsung mengisolasi diri secara mandiri. Tanggal (27/3) ia mendapatkan kabar bahwa teman satu kegiatan di Yogyakarta dinyatakan positif, sehingga dirinya langsung memeriksakan diri di RSUD W.Z Yohanes Kupang.

Hingga tanggal (6/4) karena menunggu hasil pemeriksaan yang tak kunjung diterima, ia keluar dari isolasi mandiri dan bertemu beberapa temannya.

Video youtube dengan nama Channel memakai namanya sendiri itu, sudah ditonton belasan ribu orang dan ratusan dibagikan ke berbagai platform media sosial.(Merdeka.com)

from Berita Heboh https://ift.tt/3c7N8kM
via IFTTT