Beritaterheboh.com - Video masjid digembok dibuka paksa pakai palu viral di media sosial. Dalam video tampak seorang perempuan membuka paksa pagar masjid yang telah digembok menggunakan palu. Salah satu yang membagikan video viral ini adalah akun Instagram @ndorobeii. "Turut prihatin dengan video ini. Gara-gara masjid digembok, seorang ibu-ibu terlihat membuka paksa dengan cara dipukul pakai palu," tulis @ndorobeii via Instagram, Jumat (24/4/2020). Dalam video tersebut, perempuan yang mengenakan baju berwarna ungu itu tampak memukul gembok pagar dengan berani. Ia juga ditemani dengan dua orang berbaju hitam dan putih di dekatnya. Suara palu saat digunakan untuk memukul terdengar sangat nyaring. Pagar pun akhirnya berhasil dibuka hingga beberapa orang terlihat masuk. Belum cukup merusak gembok, seorang pria yang mengenakan baju hitam kembali menjebol pintu masuk masjid dengan palu. Sontak, kejadian tersebut mengundang beragam reaksi warganet. Banyak yang menyayangkan aksi tersebut mengingat penutupan masjid dilakukan untuk kebaikan bersama dalam mengantisipasi penularan virus corona. "Cuma bisa berdoa semoga pandemi virus buruk COVID-19 ini segera menghilang dari bumi nusantara," kata @ndorobeii. "Kadang pintar aja enggak cukup, kita juga harus jadi orang yang pengertian. Susah banget disuruh ngerti," kata @zakhrufa. "Giliran lagi viral masjid/mushola ditutup, sok-sok ribet enggak bisa ibadah. Giliran dibuka lapang enggak ribut mau ibadah. Menurut gue pribadi mah enggak usah begitu. Ibadah mah di mana aja juga bisa yang penting niat. Di hutan aja bisa ibadah," kata @theosetiawan22.
Beritaterheboh.com - Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia mencapai angka 8.607 hari ini. Kasus positif COVID-19 paling banyak masih berasal dari DKI Jakarta. "Terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 8.607," kata juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah virus Corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube BNPB, Sabtu (25/4/2020). Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 turut bertambah menjadi 1.042 orang. Sementara itu, jumlah pasien yang meninggal mencapai angka 720 orang. Baca juga: Update Corona di Indonesia 25 April: 8.607 Positif, 1.042 Sembuh, 720 Meninggal "Pasien COVID yang meninggal 689 orang," tutur Yurianto. Berikut ini rincian kasus positif yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia: 1. Aceh: 9 kasus positif 2. Bali: 183 kasus positif 3. Banten: 370 kasus positif 4. Bangka Belitung: 9 kasus positif 5. Bengkulu: 8 kasus positif 6. DI Yogyakarta: 79 kasus positif 7. DKI Jakarta: 3.684 kasus positif 8. Jambi: 21 kasus positif 9. Jawa Barat: 907 kasus positif 10. Jawa Tengah: 621 kasus positif 11. Jawa Timur: 770 kasus positif 12. Kalimantan Barat: 51 Kasus positif 13. Kalimantan Timur: 97 Kasus positif 14. Kalimantan Tengah: 100 Kasus positif 15. Kalimantan Selatan: 146 Kasus positif 16. Kalimantan Utara: 83 Kasus positif 17. Kepulauan Riau: 83 Kasus positif 18. Nusa Tenggara Barat: 180 kasus positif 19. Sumatera Selatan: 119 kasus positif 20. Sumatera Barat: 97 kasus positif 21. Sulawesi Utara: 36 kasus positif 22. Sumatera Utara: 105 kasus positif 23. Sulawesi Tenggara: 41 kasus positif 24. Sulawesi Selatan: 432 kasus positif 25. Sulawesi Tengah: 36 kasus positif 26. Lampung: 38 kasus positif 27. Riau: 38 kasus positif 28. Maluku Utara: 14 kasus positif 29. Maluku: 22 kasus positif 30. Papua Barat: 16 kasus positif 31. Papua: 136 kasus positif 32. Sulawesi Barat: 35 kasus positif 33. Nusa Tenggara Timur: 1 kasus positif 34. Gorontalo: 14 kasus positif Dalam Proses Verifikasi di Lapangan: 26 kasus detikcom/artikelasli
from Berita Heboh https://ift.tt/2S5Zked
via IFTTT
Beritaterheboh.com - Polda Metro Jaya terus memantau kendaraan pribadi maupun umum yang kini telah dilarang meninggalkan Jakarta. Hal itu menyusul larangan mudik Lebaran yang sudah diterapkan sejak Jumat (24/4/2020) kemarin. Melalui data yang dihimpun Polda Metro Jaya sejak pukul 00.00 WIB sampai 19.00 WIB, ada sebanyak 681 kendaraan yang diminta untuk memutar balik alias tidak diperkenankan keluar Jakarta saat melihat di pos pemantauan tol Bitung. "Dari Pos Pam (Pengamanan) Tol Bitung, kendaraan yang dialihkan 681 unit. 375 pribadi dan 306 angkutan umum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfimasi, Sabtu (25/4/2020). Selanjutnya, kata Yusri, dari data pemantauan kepolisian di Pos Pemantauan Cikarang Barat ada sekitar 1.008 unit kendaraan pribadi maupun kendaraan umum seperti bus maupun travel telah dialihkan. Atau disuruh putar balik untuk tidak meninggalkan Jakarta. "Kedua, pos pengamanan Cikarang Barat kendaraan yang dialihkan ke Jakarta 1.008 unit. Kendaraan pribadi 706 unit dan kendaraan umum 302 unit," ujar Yusri. Yusri menyebut bahwa data dari dua pos pemantauan yang dilakukan ada sekitar 1.689 kendaraan tak diizinkan keluar Jakarta. "Jadi, total 1.689 unit kendaraan yang diputar balik untuk tidak mudik," tutup Yusri Diketahui, aturan larangan mudik resmi diberlakukan paa Jumat kemnarin. Sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo, larangan mudik bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Pelarangan tersebut berlaku hingga 31 Mei 2020 mendatang bagi angkutan darat. Lalu untuk angkutan kereta api hingga 15 Juni 2020. Kemudian hingga 8 Juni 2020 untuk angkutan laut, dan 1 Juni 2020 untuk angkutan udara.(suara.com)
from Berita Heboh https://ift.tt/2xPITvY
via IFTTT