Komite Keselamatan Konstruksi Awasi Proyek Tol BORR Usai Ambruk

07.56
Komite Keselamatan Konstruksi Awasi Proyek Tol BORR Usai Ambruk - Hallo sahabat IFKNews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Komite Keselamatan Konstruksi Awasi Proyek Tol BORR Usai Ambruk, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Komite Keselamatan Konstruksi Awasi Proyek Tol BORR Usai Ambruk
link : Komite Keselamatan Konstruksi Awasi Proyek Tol BORR Usai Ambruk

Baca juga


Komite Keselamatan Konstruksi Awasi Proyek Tol BORR Usai Ambruk

Liputan6.com, Bogor - Pekerjaan proyek tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi 3A akan dilanjutkan, Senin (22/7/2019). Pada saat dimulainya kembali pekerjaan fisik tol akan diawasi oleh Komite Keselamatan Konstruksi.

"Ya, pekerjaan akan dipantau selama dua hari, Senin dan Selasa depan," kata PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Hendro Atmojo, Jumat (19/7/2019).

Komite bentukan Kementerian PUPR ini nantinya akan melakukan pengujian operasional pekerjaan secara nyata maupun secara simulasi. Hal itu untuk memastikan bahwa pekerjaan tersebut telah dilaksanakan dan memenuhi semua peraturan yang telah ditetapkan antara pelaksana kerja dan klien.

"Harus di commissioning oleh komite. Artinya, tim itu untuk memastikan apakah sudah mengikuti SOP (standar operitional procedure) yang disempurnakan atau belum," ujar Hendro.

Pascaambruknya bekisting pier head tiang di pier 10 Tol BORR beberapa waktu lalu, pihak MSJ telah merekomendasikan kepada PT PP selaku kontraktor pembangunan tol layang untuk mengganti kepala proyek dan konsultan pengawas.

Tak hanya itu, pihak kontraktor juga harus mengganti para pekerja lapangan dengan yang lebih berpengalaman dibidang konstruksi elevated, memerhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta menggunakan peralatan sesuai standar.

Pihak kontraktor juga harus menanggung kerugian yang ditimbulkan akibat robohnya kepala tiang. Termasuk menyelesaikan pekerjaan fisik tol sepanjang 2,85 kilometer sesuai target, yakni 30 Desember 2019.

"Kalau pekerjaan molor, ya kita denda," tegas Hendro.

Terhitung 1 Juli 2019, progres pekerjaan fisik pembangunan tol layang baru mencapai 35,571 persen. Akibat dihentikannya pembangunan kurang lebih selama dua pekan akibat kepala tiang roboh, menyebabkan kemunduran pekerjaan sekitar 4,3 persen dari progres yang harus dicapai.

"Biasanya pengerjaan fisik selama seminggu sebesar 3 persen sehingga ada insiden ini pengerjaan molor diperkirakan 4,3 persen," ujar Hendro.

Arus Lalu Lintas Terganggu

Sebelumnya, kepala tiang Tol BORR di Pier 10, Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor ambruk 10 Juli 2019. Dua orang pekerja proyek luka ringan akibat insiden tersebut.

Kejadian ini juga menyebabkan material cor menutupi Jalan Soleh Iskandar mengarah Parung sehingga lalu lintas dari kedua arah dialihkan ke jalur lain.

Dua hari pascakejadian hingga sekarang ini, jalur masih diberlakukan dua arah namun menggunakan pola sistem buka tutup. Hal ini karena masih dilakukan proses perbaikan kepala tiang yang ambruk.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2M0pTzj
July 20, 2019 at 07:21AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2M0pTzj
via IFTTT


loading...

Demikianlah Artikel Komite Keselamatan Konstruksi Awasi Proyek Tol BORR Usai Ambruk

Sekianlah artikel Komite Keselamatan Konstruksi Awasi Proyek Tol BORR Usai Ambruk kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Komite Keselamatan Konstruksi Awasi Proyek Tol BORR Usai Ambruk dengan alamat link https://ifknews.blogspot.com/2019/07/komite-keselamatan-konstruksi-awasi.html

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar