MUI Kasih Catatan Buruk Untuk Kualitas Mamah Dedeh Hingga Irfan Hakim & Ramzi

14.04
MUI Kasih Catatan Buruk Untuk Kualitas Mamah Dedeh Hingga Irfan Hakim & Ramzi - Hallo sahabat IFKNews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul MUI Kasih Catatan Buruk Untuk Kualitas Mamah Dedeh Hingga Irfan Hakim & Ramzi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel IFKNews Sekilas Politik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : MUI Kasih Catatan Buruk Untuk Kualitas Mamah Dedeh Hingga Irfan Hakim & Ramzi
link : MUI Kasih Catatan Buruk Untuk Kualitas Mamah Dedeh Hingga Irfan Hakim & Ramzi

Baca juga


MUI Kasih Catatan Buruk Untuk Kualitas Mamah Dedeh Hingga Irfan Hakim & Ramzi


Beritaterheboh.com -  Majelis Ulama Indonesia atau MUI memberikan catatan buruk ke pendakwah Dedeh Rosidah atau Mamah Dedeh. MUI menilai kualitas jawaban Mamah Dedeh dalam acara Mamah dan Aa di Indosiar.

MUI menilai kualitas jawaban Mamah Dedeh mengenai hukum posting kegiatan ibadah di media sosial bersifat dangkal. Mamah Dedeh juga masih menggunakam dialek khas daerah asal saat melafalkan huruf hijaiyah dalam ceramahnya.

"Kualitas jawaban Mamah Dedeh mengenai hukum posting kegiatan ibadah di media sosial bersifat dangkal, generalisasi dan vonis. Bacaan lafafz huruf fa menjadi pa," kata Wakil Sekretaris Komisi Infokom MUI Elvi Hudhriyah di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Majelis Ulama Indonesia atau MUI juga memberikan catatan buruk ke beberapa program Ramadan di beberapa stasiun TV. Catatan buruk itu diberikan lantaran kelakuan presenter dalam membawakan acara.

Elvi Hudhriyah mengatakan program dengan pengisi acara Mamah Dedeh, Abdel Achrian, Ustaz Wijayanto, dan sejumlah nama presenter beken lainnya seperti Irfan Hakim dan Ramzi punya catatan buruk.

Dua program yang disorot semisal AKSI Indosiar dan Qori Indonesia. Dua program ini menurut MUI mempunyai konten positif. Hanya saja pembawaan yang tidak baik memberikan catatan buruk terhadap pembawa acara maupun pengisi acara.

"Ada model program positif, seperti AKSI Indosiar dan Qori Indonesia. Tapi disayangkan tampilan host acara yang berasal dari komedian tercatat melakukam aksi yang tidak patut, seperti rayuan pada lawan jenis dan ejekan fisik," kata Elvi.

Elvi lalu memberikan contoh seperti apanyang dilakukan oleh Abdel saat memandu acara Qori Indonesia di RTV. MUI menilai Abdel mengeluarkan kata yang tidak patut yakni berupa rayuan untuk peserta atau penonton perempuan.

"Itu kan acara di RTV acara Qori, acara Qori ini menampilkan para Qori-Qoriah pembaca Al Qur'an dengan tilawah yang bagus, juri-jurinya internasional. Nah ini pembawa acaranya komedian jadi apapun dibikin komedi sama dia misalnya ada peserta wanita yang cantik lalu kemudian kayak dirayu itukan gak etis sedangkan itu acara sakral acara baca Al Quran," tutur Elvi.

Menurutnya, faktor pemandu acara yang berlatar belakang seorang komedian juga dapat memberikan dampak tidak baik terhadap program dan konten acara.

"Kontennya bagus cuma dibumbui lawakan yang tidak bernilai. Itu kadang-kadang banyak sisipan-sisipan candaan yang tidak mendidik," ucapnya.

Adapun hasil pemantauan terhadap acara Ramadan di televisi saat sahur dan menjelang berbuka puasa itu telah dilakukan MUI sejak awal Ramadan hingga hari ke-20. Pemantuan dilakukan kepada 16 stasiun televisi dengan melibatkan 20 orang pemantau dari pihak MUI.

from Berita Heboh http://bit.ly/2MgpgUe
via IFTTT


loading...

Demikianlah Artikel MUI Kasih Catatan Buruk Untuk Kualitas Mamah Dedeh Hingga Irfan Hakim & Ramzi

Sekianlah artikel MUI Kasih Catatan Buruk Untuk Kualitas Mamah Dedeh Hingga Irfan Hakim & Ramzi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel MUI Kasih Catatan Buruk Untuk Kualitas Mamah Dedeh Hingga Irfan Hakim & Ramzi dengan alamat link https://ifknews.blogspot.com/2019/05/mui-kasih-catatan-buruk-untuk-kualitas.html

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar