Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan

14.04
Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan - Hallo sahabat IFKNews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel IFKNews Sekilas Politik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan
link : Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan

Baca juga


Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan


Beritaterheboh.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko angkat bicara soal pernyataan Fadli Zon yang mengaku mendapatkan ancaman pembunuhan.

Tak hanya mengaku mendapatkan ancaman pembunuhan, Fadli Zon juga membandingkan laporan kasus ancamannya tersebut dengan 4 tokoh nasional.

Pernyataan Fadli Zon mengenai kasus ancaman pembunuhan tersebut lantas membuat Najwa Shihab mempertanyakannya kepada Moeldoko.

Hal tersebut terjadi ketika Moeldoko menjadi narasumber di acara Mata Najwa dilansir TribunJakarta.com pada Kamis (30/5).

Dalam acara tersebut mengangkat tema mengenai 'Siapa Dalang Rusuh'.

Moeldoko tampak dicecar berbagai pertanyaan terkait isu dalang rusuh di aksi 22 Mei oleh Najwa Shihab.

Satu diantara pertanyaan Najwa Shihab berkaitan dengan pernyataan Fadli Zon.

"Saya mau tanyakan mengenai pernyataan Fadli Zon.


Saya sekali lagi hanya membacakan apa yang dikatakan Fadli Zon, dia mengatakan bahwa pernah juga mendapatkan ancaman pembunuhan tetapi pelakunya tak diproses.

Apakah polisi hanya memproses tokoh dalam pemerintahan tapi ancaman di luar pemerintahan tak diproses?" taya Najwa Shihab.

Moeldoko pun memberikan jawabannya.

Menurutnya terdapat sejumlah perbedaan terkait kasus ancaman yang diterima Fadli Zon dan 4 tokoh nasional lainnya.

"Ini berbeda karena kasus ancaman 4 tokoh nasional dibunuh muncul setelah adanya penangkapan.


Berbeda kasusnya dengan Fadli Zon," jelas Moeldoko.

Moeldoko mengungkapkan, perbedaan kasus Fadli Zon dan ancaman pembuhunan terhadap 4 tokoh nasional terlet pada bukti-bukti yang telah ada.

"Kalau Fadli Zon mungkin hanya sekadar omongan orang dan enggak ada buktinya. Sedangkan kasus ancaman pembunuhan 4 tokoh nasional itu jelas ada buktinya, ada yang disuruh dan ada yang ngomong sehingga kedua kasus tersebut berbeda konteksnya, jangan disamaratakan," papar Moeldoko.


"Jadi ini berangkat dari pengakuan tersangka yang sudah di BAP?" tanya Najwa Shihab.

"Iya," jawab Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal.

Moeldoko bahkan menuturkan, sosok Fadli Zon yang bisa saja mengarang.

"Mungkin beliau suka mengarang, kelakar Moeldoko.

Sontak perkataan Moeldoko itu membuat heboh penonton Mata Najwa.


Penonton Mata Najwa tampak terpingkal mendengarnya, begitu juga dengan Najwa Shihab.

Reaksi Moeldoko itu juga menuai tepuk tangan penonton.

Mulai menit 10.27




Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan,



from Berita Heboh http://bit.ly/30VYRhQ
via IFTTT


loading...

Demikianlah Artikel Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan

Sekianlah artikel Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Ungkap Beda Kasus Ancaman Pembunuhan Fadli Zon & 4 Tokoh Nasional, Moeldoko Banjir Tepuk Tangan dengan alamat link https://ifknews.blogspot.com/2019/05/ungkap-beda-kasus-ancaman-pembunuhan.html

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar