Nelayan di Bayah Ikuti Pelatihan Pertolongan Korban di Air

14.26
Nelayan di Bayah Ikuti Pelatihan Pertolongan Korban di Air - Hallo sahabat IFKNews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Nelayan di Bayah Ikuti Pelatihan Pertolongan Korban di Air, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Kabar Terbaru, Artikel Update News, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Nelayan di Bayah Ikuti Pelatihan Pertolongan Korban di Air
link : Nelayan di Bayah Ikuti Pelatihan Pertolongan Korban di Air

Baca juga


Nelayan di Bayah Ikuti Pelatihan Pertolongan Korban di Air


LEBAK, KabarXXI.Com - Masyarakat pesisir dan nelayan ikuti pelatihan pertolongan terhadap korban kecelakaan di air yang kerap terjadi dan menelan korban di laut, Jumat, 03 Maret 2019, di Kolam Renang Ciwaru, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Pelatih tersebut dianggap penting diketahui masyarakat luas guna dapat melakukan pertolongan pertama.

Menurut Galih Prasetyo Kusno Adi, Koordinator Instruktut Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, ada lima metode dalam melakukan pertolongan korban di air yang bisa dilakukan.

Ia juga menjelaskan, ada lima metode yang harus dipahami oleh para relawan SAR dalam melakukan pertolongan. 

Pertama adalah Raech atau memberikan pertolongan tanpa harus mencebutkan diri kedalam air atau dengan cara menggapai korban dengan menggunakan suatu benda sebagai alat bantu. 

Kedua adalah Throw atau melemparkan suatu benda yang dapat mengapung dan sudah terikat tali ke arah korban untuk kemudian menarik korban. 

Metode ketiga yaitu Row atau menggabungkan dua metode sebelumnya namun menggunakan perahu karet. 

"Ada 5 metode pertolongan untuk korban dalam air, dengan cara tanpa harus menceburkan diri ke air dan dengan cara menceburkan diri ke air, namun harus selalu diperhatikan alat keselamatan diri seperti life jaket harus digunakan saat melakukan pertolongan," kata Galih Prasetyo.

Selanjutnya metode go atau berenang menggunakan life jaket untuk menolong korban. Atau bisa juga dengan Tow or Carry atau berenang menuju korban tanpa menggunakan life jaket.

"Untuk metode Tow or Carry boleh digunakan jika memang keadaan darurat dan butuh penanganan cepat namun tidak ada alat keselamatan di sekitar lokasi, tapi diperhatikan juga dan yakinkan jika kita mampu melakukan pertolongan tersebut dan jangan nalah menambah korban jiwa," imbuh Galih.

Sementara itu, Observer Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Aswandi mengatakan, bahwa Bimtek yang dilakukan oleh KPP Banten akan sangat membantu, terutama pengaplikasian teori yang diberikan kepada peserta, selain materi mudah dipahami para peserta yang mengikuti Bimtek juga dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik.

"Ini sangat bagus, antara teori dan pengaplikasiannya sesuai, para instruktur juga memberikan penyampaian yang mudah dipahami oleh peserta," ujar Aswandi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa Bimtek seperti ini adalah kegiatan rutin yang dilakuka di seluruh Indonesia untuk menekan angka kematian korban laka air dengan memberikan pembekalan terhadap unsur SAR dan masyarakat sekitar agar dapat menjadi Penolong Pertama saat mengetahui adanya korban yang harus mendapatkan pertolongan.

"Dengan pembekalan ini kami berharap unsur SAR dan masyarakat sekitar dapat menjadi kepanjangan dari BNPB atau KPP dalam memberikan Perolongan maupun Pencarian Korban," tandasnya. (mey)


source http://www.kabarxxi.com/2019/05/nelayan-di-bayah-ikuti-pelatihan.html


loading...

Demikianlah Artikel Nelayan di Bayah Ikuti Pelatihan Pertolongan Korban di Air

Sekianlah artikel Nelayan di Bayah Ikuti Pelatihan Pertolongan Korban di Air kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Nelayan di Bayah Ikuti Pelatihan Pertolongan Korban di Air dengan alamat link https://ifknews.blogspot.com/2019/05/nelayan-di-bayah-ikuti-pelatihan.html

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar