Pelayanan RS Ilanur Balaraja Dikeluhkan Pasien, Dinkes Akan Tindaklanjuti

15.43
Pelayanan RS Ilanur Balaraja Dikeluhkan Pasien, Dinkes Akan Tindaklanjuti - Hallo sahabat IFKNews, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pelayanan RS Ilanur Balaraja Dikeluhkan Pasien, Dinkes Akan Tindaklanjuti, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Kabar Terbaru, Artikel Update News, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pelayanan RS Ilanur Balaraja Dikeluhkan Pasien, Dinkes Akan Tindaklanjuti
link : Pelayanan RS Ilanur Balaraja Dikeluhkan Pasien, Dinkes Akan Tindaklanjuti

Baca juga


Pelayanan RS Ilanur Balaraja Dikeluhkan Pasien, Dinkes Akan Tindaklanjuti


KABUPATEN TANGERANG, KabarXXI.Com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang akan menindaklanjuti keluhan keluarga pasien terhadap pelayanan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ilanur Balaraja, di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Tangerang, dr. Corah Usman mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti terkait adanya keluhan terhadap pelayanan di RSIA Ilanur Balaraja.

"Baik, segera kami tindaklanjuti ke RSIA Ilanur," kata Corah melalui pesan WhatsAppnya kepada wartawan, Rabu, 01 Mei 2019.

Pernyataan tersebut diungkap Corah, karena adanya informasi keluhan dari orang tua pasien yang mengeluh atas lambatnya pelayanan di RSIA tersebut.

Alamsyah orang tua pasien atas nama Rapif Azka yang baru berusia 11 bulan yang menderita sakit panas dan kejang-kejang karena lambat mendapatkan perawatan dan obat-obatan.

"Sesampainya di RSIA Ilanur sekitar pukul 09.00 Wib, Minggu pagi, anak saya hanya diperiksa dan kemudian diberi resep untuk menebus obat di apotek, setelah hampir 2 jam lebih menunggu obat, baru dikasih kabar bahwa obat yang dimaksud tidak ada dan memerintahkan untuk beli obat di apotek luar," kata Alamsyah yang mengeluhkan lambatnya pelayanan di RSIA Ilanur tersebut.

Setelah itu, lanjut Alamsyah, pihak Rumah Sakit baru menyatakan tidak sanggup dan memerintahkan agar pasien dirujuk ke Rumah Sakit lain.

"Kondisi anak saya semakin parah, mata sudah terbalik dan tubuhnya kejang-kejang, akhirnya anak saya dirujuk ke RSUD Balaraja," kata Alamsyah.


Atas kejadian itu, Almsyah mengaku kecewa dan menganggap bahwa RSIA tersebut, tidak cepat tanggap dan tidak memiliki obat yang lengkap.

Agar tidak terjadi peristiwa serupa, Alamsyah meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, mengkaji ulang kesiapan fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Tangerang.

"Ini menyangkut nyawa manusia, seharusnya penyedia layanan kesehatan lebih sigap dan cepat melayani pasien sehingga dapat segera mendapatkan pertolongan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Juhana menjelaskan, memang betul adanya pasien anak atas nama Rapif Azka, dan sudah ditangani oleh dokter anak, setelah ditangani dan diperiksa oleh dokter anak, kemudian orang tua harus mengambil obat di apotik. 

"Karena stok obat yang belum lengkap, maka kami sarankan untuk membeli di apotik luar dengan resep dokter yang sudah kami berikan," ucapnya. 

“Kami dari pihak RSIA Ilanur memohon maaf bilamana ada kesalahan terhadap pelayanan kami, untuk ke depannya kami akan berupaya untuk lebih baik lagi. Dengan adanya kejadian ini, kami akan terus berupaya memperbaiki pelayanan kami, supaya lebih baik serta semakin sempurna," imbuhnya. (Widya/Mad)


source http://www.kabarxxi.com/2019/05/pelayanan-rs-ilanur-balaraja-dikeluhkan.html


loading...

Demikianlah Artikel Pelayanan RS Ilanur Balaraja Dikeluhkan Pasien, Dinkes Akan Tindaklanjuti

Sekianlah artikel Pelayanan RS Ilanur Balaraja Dikeluhkan Pasien, Dinkes Akan Tindaklanjuti kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pelayanan RS Ilanur Balaraja Dikeluhkan Pasien, Dinkes Akan Tindaklanjuti dengan alamat link https://ifknews.blogspot.com/2019/05/pelayanan-rs-ilanur-balaraja-dikeluhkan.html

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Tidak ada komentar:

Posting Komentar